NEWBORN
29 Maret 2019

Mari Mencegah Pneumonia Bayi Lewat Pemberian ASI Seperti Ini!

Sebanyak 3 juta anak meninggal karena pneumonia setiap tahunnya
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Carla
Disunting oleh Carla


Pneumonia merupakan salah satu penyakit berbahaya untuk bayi. Dikutip dari Emedicine.mediscape.com, UNICEF memperkirakan bahwa ada 3 juta anak meninggal karena pneumonia setiap tahunnya.

Kematian ini terjadi hampir secara eksklusif pada anak-anak dengan kondisi yang mendasari pneumonia, seperti penyakit paru-paru kronis prematuritas, penyakit jantung bawaan, dan imunosupresi.

Baca Juga : Kebersihan Udara Ternyata Berpengaruh Pada Kesehatan Bayi Baru Lahir Lho

Pneumonia Bayi di Indonesia

shutterstock 453094510

Meskipun sebagian besar korban jiwa terjadi di negara berkembang, pneumonia tetap menjadi penyebab morbiditas yang signifikan di negara-negara maju.

Berdasarkan laporan UNICEF pada 2015, Indonesia termasuk ke dalam 10 negara dengan tingkat kematian balita akibat pneumonia tertinggi di dunia.

Dalam data tersebut, angka kematian balita akibat pneumonia Indonesia mencapai 147 ribu balita.

Penyebab Pneumonia Bayi

shutterstock 700914112

Pneumonia paling umum disebabkan oleh bakteri Streptococcus pneumoniae. Bakteri ini menjadi penyebab 50 persen balita mengalami pneumonia.

Selain bakteri, 30 persen penyakit pneumonia juga disebabkan oleh jamur dan virus. Sedangkan 20 persen sisanya juga disebabkan oleh virus influenza tipe B.

Sumber patogen penyebab pneumonia yang berbeda-beda ini juga menyerang balita dari kelompok usia yang berbeda-beda.

Bakteri seperti Streptococcus, E. Coli, L. monocytogenes, CMV, dan HSV akan menyerang bayi berusia kurang dari satu bulan.

Sedangkan pneumonia yang disebabkan oleh virus, S. pneumoniae, afebrile pneumonia patogen, dan S. aureus akan lebih banyak menyerang bayi berusia satu-tiga bulan.

Balita berusia tiga bulan sampai lima tahun biasanya lebih banyak mengalami pneumonia yang disebabkan oleh virus, M. pneumoniae, S. pneumoniae, dan C. pneumoniae.

Baca Juga : Apakah Bayi Bisa Tertular 5 Penyakit Ini Melalui ASI?

ASI Mencegah Bayi Terserang Pneumonia

shutterstock 745570315

WHO telah merekomendasi ASI eksklusif selama 6 bulan untuk mencegah pneumonia pada anak.

Dikutip dari Smartparenting.com.ph, ASI dapat meningkatkan sistem pertahanan tubuh anak dari penyakit pneumonia.

Dan meskipun anak sampai terserang pneumonia, durasi sakitnya akan lebih pendek ketimbang anak yang tidak mendapatkan ASI eksklusif.

Dikutip dari Medpagetoday.com, anak yang hanya mendapatkan ASI selama 4 bulan hingga kurang dari 6 bulan punya risiko empat kali lipat lebih besar untuk terserang pneumonia dia 2 tahun pertama hidupnya.

Baca Juga: Jenis Makanan Terbaik untuk MPASI agar Anak Terhindar dari Stunting

Gaya Hidup Bersih dan Vaksin untuk Mencegah Pneumonia

shutterstock 695314288

Selain ASI, hal lain yang harus dipastikan adalah vaksin dan kebersihan anak. Dikutip dari Babycenter.com, anak-anak harus mendapatkan vaksin sesuai dengan usianya.

Hib, DTaP, MMR, flu, cacar, dan vaksin pneumococcal dapat membantu mencegah pneumonia bayi.

Kebersihan rumah dan lingkungan dari asap rokok juga harus terus dijaga. Selalu mencuci tangan Moms dan mencuci tangan Si Kecil sebelum makan, setelah bermain di luar rumah, dan setelah menggunakan toilet wajib dilakukan.

Nah, ternyata ASI, vaksin, dan kebersihan merupakan cara ampuh untuk mencegah anak terserang pneumonia bayi. Jadi, jangan lupa dilakukan ya Moms!

(AND)

Artikel Terkait