KEHAMILAN
25 Desember 2019

Ketahui 3 Ciri Fisik Pembuahan Berhasil Berikut Ini

Ciri-cirinya dapat dilihat setelah dua minggu terjadi pembuahan
Artikel ditulis oleh Amelia
Disunting oleh Dina Vionetta

Dalam melakukan program kehamilan, Moms dan Dads tidak hanya sekadar rutin berhubungan seks. Memiliki pola hidup sehat menjadi faktor yang tak kalah penting agar bisa hamil.

Kehamilan dapat terjadi apabila sel telur berhasil dibuahi oleh sel sperma. Moms mungkin ingin mengetahui seperti apa ciri fisik pembuahan berhasil terjadi pada sel telur. Tanda implantasi ini menjadi tanda awal kehamilan.

"Implantasi adalah ketika sel telur yang telah dibuahi menanamkan dirinya ke dalam lapisan rahim dan mulai membangun plasenta dan embrio," kata Jingwen Hou, MD, Ph.D., dokter kandungan khusus endokrinologi reproduksi dan infertilitas di Hawaii, mengutip Parents.com.

Baca Juga: Memperbaiki Kualitas Sel Telur Agar Cepat Hamil Dalam 90 Hari

Ciri Fisik Pembuahan Berhasil

ciri fisik pembuahan berhasil-1.jpg

Foto: medicalnewstoday.com

Mengutip jurnal F1000 Research, kematian embrio manusia alami termasuk dalam angka yang tinggi, khususnya selama minggu-minggu pertama setelah pembuahan, dengan total kehilangan prenatal 70 persen.

Namun, mengetahui ciri fisik pembuahan berhasil dapat terjadi dua minggu setelah pembuahan dengan periode menstruasi yang terlewat. Sehingga, menentukan nasib embrio sebelum dua minggu ini sulit diterka.

Berikut ini beberapa ciri fisik pembuahan berhasil.

1. Terjadinya Perdarahan

Perdarahan implantasi terjadi ketika telur yang dibuahi menanamkan dirinya ke dalam rahim, menyebabkan lapisan rahim terlepas. Ini merupakan ciri fisik pembuahan berhasil.

Biasanya kondisi ini berlangsung 1-3 hari, dan terjadi satu minggu sebelum menstruasi atau pada saat menstruasi biasa. Karena itu, banyak wanita menganggap mereka hanya mengalami menstruasi dini atau ringan.

"Beberapa wanita mungkin memiliki sedikit bercak atau pendarahan sekitar 10 hingga 14 hari setelah pembuahan, dan itu diduga terkait dengan implantasi," kata Dr. Hou.

Perbedaan perdarahan implantasi dibanding menstruasi, yaitu pada pendarahan implantasi biasanya berwarna merah muda atau cokelat. Aliran darahnya juga tidak bertambah deras seperti menstruasi.

2. Mengalami Kram

Dr. Hou juga mengatakan bahwa wanita mungkin mengalami kram ringan di sekitar waktu implantasi sebagai ciri fisik pembuahan berhasil. Namun, kram ini bisa diartikan sebagai tanda-tanda menstruasi.

"Kram dapat terjadi di sekitar waktu yang sama dengan pendarahan implantasi, dan terasa mirip dengan kram menstruasi," jelasnya.

Kram implantasi ini biasanya muncul dan menghilang di perut bagian bawah atau punggung bawah. Beberapa wanita menggambarkan sensasi kram implantasi seperti berikut ini:

  • Rasa ditusuk
  • Rasa seperti ditarik
  • Rasa kesemutan

Baca Juga: Sering Kembung, 1 dari 8 Tanda Pembuahan yang Berhasil Setelah Berhubungan Intim

3. Ciri Fisik Pembuahan Berhasil Lainnya

Dr. Chloe Acevedo, dokter kandungan di Atlantic Medical Group Women's Health, Westfield, turut menjelaskan seperti apa tanda-tanda sel telur yang berhasil dibuahi.

Ia menyebutkan bahwa gejala implantasi lainnya termasuk mual, nyeri payudara, warna areola jadi lebih gelap, kelelahan, sakit kepala, kembung, perubahan suasana hati, dan perubahan nafsu makan.

Namun, Dr. Chloe menerangkan bahwa gejala-gejala di atas kerap diartikan sebagai gejala PMS.

"Gejala implantasi ini kadang-kadang dapat dikacaukan dengan gejala PMS, yang bisa samar dan tidak spesifik," katanya mengutip Parents.com.

Baca Juga: Bisakah Periode Pembuahan Sel Telur Dideteksi?

Tetap Lakukan Tes Kehamilan

ciri fisik pembuahan berhasil-2.webp

Foto: parents.com

Terlepas dari ciri fisik pembuahan berhasil yang dapat terjadi, perlu dicatat bahwa tidak semua wanita mengalami gejala-gejala ini.

Tidak semua orang mengalami kram implantasi dan pendarahan saat mereka pertama kali hamil.

Studi pada jurnal Annals of Epidemiology, disebutkan bahwa seperempat peserta melaporkan pendarahan pada trimester pertama mereka. Hanya 8 persen dari peserta yang mengalami pendarahan hebat.

Sebanyak 28 persen peserta yang memiliki bercak dan perdarahan ringan juga merasa sakit, dan 54 persen dari peserta yang mengalami pendarahan berat turut mengalami rasa sakit.

"Penting untuk dipahami bahwa satu-satunya cara untuk memastikan apakah gejalanya disebabkan oleh implantasi atau PMS adalah dengan tes kehamilan," pungkas Dr. Chloe.

Artikel Terkait