BALITA DAN ANAK
28 April 2020

COVID-19 Bisa Pengaruhi Kesehatan Mental Anak, Ini Langkah yang Dapat Dilakukan

Perhatikan anak dan berikan dukungan sebagai langkah penting
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Amelia Puteri
Disunting oleh Dina Vionetta

Pandemi virus COVID-19 tidak hanya memengaruhi kesehatan fisik, tetapi juga mental. Dengan adanya kebijakan melakukan aktivitas di rumah, hal ini sadar ataupun tidak disadari berimbas pada kesehatan mental anak.

Keterbatasan melakukan aktivitas serta perubahan rutinitas mungkin bisa menjadi salah satu faktor yang dapat memengaruhi kondisi mental Si Kecil di tengah pandemi ini.

Lalu, bagaimana virus corona ini bisa memberikan dampak terhadap mental anak? Baca lebih lanjut untuk mengetahuinya berikut ini.

Baca Juga: Dukung Kesehatan Mental Anak dengan 5 Cara Ini

Ketidaktahuan Kapan Pandemi Akan Berakhir Picu Kecemasan

kesehatan mental anak-1

Foto: Orami Photo Stock

Moms tentu sudah tahu bahwa COVID-19 adalah jenis virus baru, dan peneliti masih mencari tentang karakteristik dari penularan virus ini, serta melakukan proses uji dalam pembuatan obatnya.

Karena ilmu pengetahuan tentang virus ini akan selalu berkembang, tidak dapat dipastikan kapan pandemi virus corona akan berakhir. Dampaknya, perasaan cemas menyelimuti orang dewasa, dan memengaruhi kondisi kesehatan mental anak-anak.

"Kami tidak tahu berapa lama pandemi ini akan berlangsung, dan itu dapat meningkatkan kecemasan pada anak-anak, seperti halnya untuk orang dewasa," kata Robin Gurwitch, Ph.D., profesor psikologi di Duke University Medical Center mengutip Parents.

Baik Moms, Dads, atau Si Kecil, mungkin merasa kewalahan, sedih, atau bingung tentang penyebaran virus corona dan merasa khawatir tentang diri sendiri, atau keluarga dan teman-teman.

Baca Juga: Mencegah Penyebaran Bakteri dan Kuman pada Si Kecil selama Masa Pandemi Covid-19

Kecemasan Merupakan Hal yang Normal Dirasakan

kesehatan mental anak-2

Foto: Orami Photo Stock

Perasaan cemas karena ketidakpastian soal virus dan pandemi COVID-19 yang tengah terjadi ini merupakan sesuatu yang banyak dialami oleh anak-anak, dan hal ini sebenarnya cukup normal.

"Kecemasan adalah fungsi normal dan sehat yang mengingatkan adanya ancaman, dan membantu kita mengambil langkah-langkah untuk melindungi diri kita sendiri," jelas Dr. Lisa Damour, psikolog remaja, mengutip Unicef.

Dalam Journal of Postgraduate Medicine, disebutkan bahwa kecemasan adalah emosi manusia normal dan melibatkan respons perilaku, afektif, dan kognitif terhadap persepsi bahaya yang dihadapi.

Karena itu, perlu peran orang tua dalam mengambil langkah untuk membantu anak mengelola perasaan cemasnya. Hal ini dapat membantu menjaga kesehatan mental dan turut menenangkan anak.

Baca Juga: Perhatikan 7 Gejala Fisik Kecemasan pada Anak

Menjaga Kesehatan Mental Anak di Tengah Pandemi COVID-19

kesehatan mental anak-3

Foto: Orami Photo Stock

Ada beberapa hal yang bisa Moms lakukan sebagai cara untuk menjaga kesehatan mental anak di tengah pandemi virus corona yang sedang terjadi. Berikut caranya mengutip Parents.

1. Fokus pada Hal Positif

Salah satu upaya untuk fokus dalam hal positif adalah dengan mengungkapkan rasa syukur. Dalam Harvard Health, rasa terima kasih ini berkaitan dengan kebahagiaan yang lebih besar.

Rasa syukur membantu orang merasakan emosi yang lebih positif, menikmati pengalaman yang baik, meningkatkan kesehatan mereka, menghadapi kesulitan, dan membangun hubungan yang kuat.

Bahkan di saat stres dan adanya rasa takut terhadap pandemi COVID-19, masih ada peluang untuk meningkatkan pengalaman positif sekaligus menjaga kesehatan mental anak.

2. Akui Perasaan Si Kecil

Di tengah pandemi virus corona ini, hal terpenting yang dapat Moms lakukan adalah bersikap proaktif dalam menanyakan perasaan anak, mendengarkan ketika mereka mengekspresikan perasaannya, dan akui pikiran-pikiran itu.

Moms juga jangan menyembunyikan perasaan sendiri, misalnya seperti diam-diam menangis. Akui bahwa ini adalah saat yang sulit dan menakutkan, dan keluarga jadi merasa sedikit takut dan cemas, tetapi ini bukan masalah dan yakinkan anak-anak bahwa Moms dan Dads dapat menanganinya bersama.

Baca Juga: Mari Perhatikan Kesehatan Mental Anak Sejak Dini dengan 4 Cara Ini

3. Buat Rencana

Setelah berbicara dengan anak-anak tentang perasaan yang mereka rasakan, penting untuk membahas bagaimana cara agar tetap aman dan langkah dari Moms dan keluarga untuk dapat membantu orang-orang di sekitar.

Bicaralah dengan anak-anak tentang apa yang bisa dilakukan, seperti tinggal di rumah untuk menjaga keluarga dan orang lain tetap aman, serta mencuci tangan selama 20 detik.

4. Dorong Interaksi Sosial

Karena anak-anak tidak melakukan interaksi tatap muka dengan teman-temannya untuk waktu yang lama, penting bagi orang tua untuk mengajak anak melakukan interaksi sosial bahkan meskipun harus secara virtual.

Moms bisa mengajak orang tua lain agar para anaknya dapat berkomunikasi via conference call, dan ajak mereka untuk bertukar cerita satu sama lain tentang hal yang dirasakan di tengah pandemi.

Itu dia Moms, dampak kesehatan mental pada anak di tengah pandemi COVID-19 dan langkah yang bisa dilakukan untuk menjaga Si Kecil dari perasaan cemas dan rasa takutnya.

Artikel Terkait