BALITA DAN ANAK
19 Juli 2019

Dampak Buruk Anak Suka Makan Chiki dan Snack ber-MSG

Terlalu banyak makan garam bisa membuat anak memiliki tekanan darah tinggi
Artikel ditulis oleh Amelia Puteri
Disunting oleh Ikhda Rizky Nurbayu

Camilan asin memang menjadi favorit bagi anak-anak, dan Moms mungkin berusaha sebisa mungkin untuk menghindari Si Kecil dari konsumsi camilan kaya MSG (monosodium glutamat).

Padahal, konsumsi natrium juga perlu dibatasi, terutama pada anak. Mengutip Very Well Family, banyak anak usia sekolah mengonsumsi natrium lebih tinggi dari yang direkomendasikan, menurut laporan oleh CDC dalam Journal of the Academy of Nutrition and Dietetics, edisi November 2016.

Asupan natrium yang direkomendasikan untuk anak berkisar antara 1.900 mg/hari hingga 2.300 mg/hari, tergantung pada usia.

Namun, data dari Survei Pemeriksaan Kesehatan dan Gizi Nasional 2011-2012, para peneliti di CDC meneliti kebiasaan makan lebih dari 2.100 anak-anak antara usia 6 dan 18 tahun.

Ditemukan bahwa, jumlah rata-rata natrium yang dikonsumsi anak-anak setiap hari di angka 3.256 miligram, ini tidak termasuk asupan garam meja.

Baca Juga: 5 Buah Mengenyangkan untuk Camilan di Malam Hari, Tidak Bikin Gemuk!

Dampak Mengonsumsi Terlalu Banyak MSG pada Anak

dampak buruk anak makan chiki

"Anak-anak yang mengalami obesitas dan mengonsumsi terlalu banyak garam mungkin berisiko tinggi mengalami tekanan darah tinggi dan penyakit jantung di masa depan," jelas Bryan Sisk, MD, dokter di Rumah Sakit Anak St. Louis, dikutip dari Childrens MD.

Melansir dari Very Well Health, pola makan dengan tingginya asupan garam juga dikaitkan dengan obesitas di masa kanak-kanak.

Anak-anak yang mengonsumsi banyak garam juga kemungkinan lebih sering mengonsumsi minuman tinggi gula dan kalori, sehingga meningkatkan risiko obesitas.

Anak-anak dengan kebiasaan makan tinggi sodium hingga hampir 40 persen, lebih mungkin mengalami tekanan darah tinggi daripada anak-anak dengan pola makan rendah sodium.

Ada hubungan antara tekanan darah tinggi di masa kecil dan tekanan darah tinggi di masa dewasa. Tekanan darah tinggi di masa kanak-kanak berkaitan dengan perkembangan awal penyakit jantung dan risiko kematian dini, dikutip dari Heart.org.

"Seperti pada orang dewasa, hipertensi pada anak-anak sering terjadi diam-diam, yang berarti anak mungkin tidak merasakan gejala dan orang tua tidak dapat mendeteksi tanda-tandanya," jelas May Loo, MD, pensiunan dokter anak di California Utara dan profesor Stanford University, dikutip dari Parents.

Ia menambahkan, "Namun, ketika tekanan darah meningkat, pembuluh darah arteri bertambah tebal, membuat anak rentan terhadap penyakit kardiovaskular."

Baca Juga: Apakah Baik Memberikan Camilan Instan untuk Bayi?

Cara Mengurangi Konsumsi Sodium pada Anak

anak makan snack.jpg

Moms bisa membantu mengurangi konsumsi sodium pada anak untuk menghindari risiko dari tekanan darah tinggi dan obesitas yang bisa terjadi di masa kanak-kanak.

Berikut ini beberapa tips untuk mengurangi konsumsi sodium pada makanan sehari-hari, dikutip dari Very Well Family:

1. Baca Label Nutrisi

Pastikan untuk membaca label nutrisi dan perhatikan kandungan natrium di dalamnya. Selalu bandingkan suatu merek dengan merek lainnya, dan pilih opsi yang mengandung lebih sedikit garam.

Jika memungkinkan, pilih makanan segar atau beku daripada makanan siap saji karena cenderung mengandung jumlah sodium yang tinggi.

2. Perhatikan Kadar Sodium dalam Makanan Favorit Anak

Studi CDC menemukan bahwa ada 10 jenis makanan yang bisa memenuhi 50 persen kadar natrium yang dibutuhkan anak-anak.

Makanan ini termasuk makanan favorit anak-anak seperti pizza, sandwich (termasuk burger), sup instan, camilan gurih, keju, dan bahkan susu.

3. Masak dengan Menggunakan Sedikit Garam

Saat memasak di rumah, tingkatkan jumlah bumbu dapur yang digunakan, seperti bawang putih dan rempah-rempah, dan kurangi garam.

Gunakan bahan-bahan segar jika memungkinkan, dan hindari menggunakan bahan cepat saji seperti sayuran beku untuk makanan harian. Buat saus menggunakan bumbu yang diolah sendiri.

Artikel Terkait