KESEHATAN
21 Juli 2020

Dampak Soda Diet Bisa Menyebabkan Kanker? Begini Penjelasannya

Banyak orang memilih soda diet agar bebas kalori, tetapi ini bukan pilihan terbaik.
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Sabrina
Disunting oleh Amelia Puteri

Banyak orang memilih soda diet agar bisa menikmati minuman manis dan bersoda, tanpa khawatir kalori atau gula tambahan dalam jumlah besar. Tetapi, ada juga dampak minum soda diet yang berisiko bagi tubuh.

Dilansir dari medicalnewstoday.com, banyak penelitian menemukan hubungan antara minum terlalu banyak soda diet dan kondisi kesehatan yang serius, termasuk diabetes, perlemakan hati, demensia, penyakit jantung, dan stroke.

Soda diet adalah soda yang meniru rasa soda tradisional tetapi sedikit atau tidak mengandung gula. Biasanya minuman ini menggunakan pemanis buatan, seperti sakarin atau aspartam, untuk mencapai rasa manis yang sama.

Produsen soda sering mengklaim bahwa soda diet lebih menyehatkan daripada soda biasa. Minuman ini juga diklaim cocok bagi orang yang mencoba menurunkan berat badan. Akibatnya, banyak orang melihat soda diet sebagai pilihan terbaik.

Lalu, apakah benar bila dampak dari minum soda diet ini adalah kanker? Cari tahu penjelasannya berikut ini.

Baca Juga: Haruskah Menghindari Minuman Bersoda Saat Promil?

Dampak Soda Diet untuk Kesehatan

diet soda - 1.jpg

Foto: shutterstock.com

Dalam jurnal American Heart Association, ada banyak bukti menunjukkan bahwa konsumsi soda diet berkorelasi dengan peningkatan risiko berbagai kondisi medis, terutama:

  • Kondisi jantung, seperti serangan jantung dan tekanan darah tinggi
  • Masalah metabolisme, termasuk diabetes dan obesitas
  • Kondisi otak, seperti demensia dan stroke
  • Masalah hati, yang termasuk penyakit hati berlemak dan nonalkohol

Banyak penelitian tentang orang yang minum soda telah meluas dan membentang bertahun-tahun.

Namun, beberapa penelitian telah mengendalikan faktor-faktor risiko lain yang mungkin mengarah pada masalah kesehatan kronis, seperti kelebihan berat badan atau memiliki gaya hidup buruk.

Oleh karena itu, mereka mungkin tidak memperhitungkan fakta bahwa orang yang minum soda mungkin memiliki masalah kesehatan lain, terlepas dari minuman soda yang dikonsumsi.

Contohnya, seseorang mungkin meminum soda diet karena mereka memiliki indeks massa tubuh yang tinggi (BMI) dan sedang berusaha menurunkan berat badan.

Selain itu, dampak pada orang yang secara teratur minum soda lebih mungkin mengonsumsi jenis makanan tertentu yang bisa menimbulkan risiko kesehatan.

Para peneliti tidak tahu persis penyebab soda diet dapat meningkatkan risiko penyakit. Menurut Consumer Reports, soda diet dapat merusak pembuluh darah atau menyebabkan peradangan kronis.

Soda diet juga bisa merusak kesehatan dengan mengubah kebiasaan lain. Studi dalam jurnal Physiology & Behavior menunjukkan bahwa soda diet dapat mengubah cara otak merespons rasa manis dengan memengaruhi dopamin, neurotransmitter yang berperan dalam kesenangan, motivasi dan penghargaan.

Selain itu, dampak dari sering minum soda diet dapat menyebabkan seseorang menginginkan lebih banyak permen, termasuk camilan manis dan lebih banyak soda.

Baca Juga: Soda dan Risiko Kanker yang Bisa Serang Tubuh Kita

Pengertian Aspartam

diet soda - aspartam - 1.jpg

Foto: shutterstock.com

Aspartam adalah pemanis buatan yang dijual dengan merek dagang seperti NutraSweet dan Equal, yang telah digunakan di Amerika Serikat sejak awal 1980-an.

Pemanis ini digunakan dalam banyak makanan dan minuman, karena jauh lebih manis daripada gula biasa. Dilansir dari cancer.org, sedikit saja aspartam bisa memberikan tingkat kemanisan yang sama.

Umumnya, aspartam digunakan sebagai pemanis dalam makanan, minuman olahan, dan resep yang tidak membutuhkan terlalu banyak pemanasan (karena panas memecah aspartam).

Pemanis ini juga dapat ditemukan sebagai penyedap dalam beberapa obat. Lalu, apakah aspartam ini bisa menyebabkan kanker?

Baca Juga: Jumlah Soda yang Aman Dikonsumsi Ibu Hamil, Seberapa Banyak?

Dampak Konsumsi Aspartam

diet soda - aspartam sebabkan kanker.jpg

Foto: shutterstock.com

Penggunaan aspartam dipercaya bisa menyebabkan sejumlah masalah kesehatan, termasuk kanker.

Kekhawatiran mengenai penggunaan aspartam dapat menyebabkan kanker berasal dari hasil studi pada tikus yang diterbitkan oleh sekelompok peneliti Italia.

Dalam penelitian itu, mereka menemukan aspartam dapat meningkatkan risiko beberapa kanker terkait darah, seperti leukemia dan limfoma. Namun, ulasan data dari studi ini telah mempertanyakan hasil tersebut.

Hasil studi epidemiologi pada orang tentang kemungkinan hubungan antara aspartam dan kanker (termasuk kanker terkait darah) belum konsisten. Artinya, belum bisa dipastikan aspartam dalam soda diet bisa menyebabkan kanker atau tidak.

Itu dia Moms penjelasan tentang dampak soda diet bagi kesehatan. Meskipun perlu penelitian lebih banyak terkait dampak ini, tetapi ada baiknya mengurangi konsumsi soda diet dan perbanyak minum air putih.

Artikel Terkait