KEHAMILAN
24 April 2020

Dampak Terpapar COVID-19 Saat Hamil, Waspada!

Corona cukup mematikan bagi mereka yang memiliki komplikasi, lalu bagaimana jika corona ini menyerang ibu hamil?
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Phanie Fauziah
Disunting oleh Dina Vionetta

Virus yang mewabah hampir di seluruh negara saat ini adalah Covid-19 atau yang kita kenal dengan virus corona.

Pada dasarnya tingkat kematian dari virus ini amatlah kecil, namun memiliki penyebaran yang cepat dan cukup mematikan bagi mereka yang memiliki komplikasi penyakit lain.

Banyak ketakutan tentunya setelah wabah ini memasuki Indonesia, dengan pertambahan pasien yang cepat, kematian yang banyak, meskipun tak sedikit juga yang sembuh.

Tetap saja virus corona patut kita waspadai.

Lalu, bagaimana dengan Moms yang dalam kondisi hamil, apa yang terjadi jika terpapar virus corona saat hamil?

Baca Juga: 4 Artis yang Menunda Pernikahan karena Wabah COVID-19, Semoga Disegerakan!

Corona Pada Ibu Hamil

Dampak terpapar corona saat hamil.jfif

Foto: express.co.uk

Menurut dr. Amir Khan, seorang dokter umum di kota Bradford di Inggris utara dan seorang dosen senior di Leeds dan Bradford University, siapa pun yang memiliki immunocompromised, seperti wanita hamil, berisiko lebih tinggi mengalami hal-hal seperti pneumonia dan gangguan pernapasan.

Ia menegaskan bahwa hal tersebut merupakan risiko yang nyata.

Berdasarkan pengalaman panjang dengan penyakit pernapasan lainnya, termasuk influenza dan SARS, the Centers for Disease Control and Prevention memperingatkan bahwa tertular virus corona saat hamil dapat membuat Moms lebih rentan terhadap masalah pernapasan yang parah, seperti pneumonia, dibandingkan dengan wanita yang terinfeksi lainnya.

Hal ini karena wanita hamil telah mengalami peningkatan denyut jantung, kapasitas paru-paru berkurang dan apa yang oleh seorang dokter disebut “sistem kekebalan tubuh yang terganggu”.

Tak hanya itu, Menurut dr.Romeo Galang, seorang OB-GYN di tim tanggap darurat COVID-19 CDC, terkena virus corona saat hamil mungkin juga ada risiko keguguran dan kelahiran prematur yang lebih tinggi.

Baca Juga: 7 Penyakit Pada Wanita yang Menghambat Kehamilan

Dampak Virus Corona Saat Hamil

Dampak terpapar corona saat hamil 2.jpg

Foto: npr.org

Menurut Royal College of Obstetrics and Gynaecology di Inggris, saat ini tidak ada bukti bahwa wanita hamil yang terinfeksi coronavirus berisiko tinggi mengalami keguguran atau bahwa virus tersebut dapat menular ke janin yang sedang berkembang saat seorang wanita hamil.

Seorang bayi yang baru lahir dites positif terkena virus korona di London pekan lalu, menurut laporan pada 14 Maret, kasus termuda dari virus itu.

Sang ibu juga dites positif terkena virus, dengan hasil datang setelah kelahiran. Namun, tidak jelas bagaimana penyakit itu ditularkan di dalam rahim, atau setelah kelahiran.

Dr. Amir Khan menegaskan, semua bukti menunjukkan tidak ada virus yang dapat ditemukan dalam cairan ketuban atau plasenta.

Tetapi kita tahu bahwa jenis coronavirus lain dapat ditemukan di plasenta.

Satu studi yang sangat kecil, yang diterbitkan dalam The Lancet pada 12 Februari, mengamati sembilan wanita hamil yang positif corona pada trimester ketiga mereka di wilayah Wuhan Cina dan tidak menemukan bukti bahwa virus tersebut ditransfer dari ibu ke janin.

Baca Juga: Jangan Bingung Dulu, Ini yang Harus Dilakukan Jika Ibu Hamil Demam

Menjaga Kesehatan Selama Kehamilan di Masa Pandemi

Dampak terpapar corona saat hamil 3.jpg

Foto: babyandchild.ae

Menurit Denise Jamieson, ketua ginekologi dan kebidanan di Sekolah Kedokteran Universitas Emory, sampai saat ini, risiko utama bagi wanita hamil adalah sama untuk semua orang.

Pakar AS mengatakan bahwa, untuk saat ini, wanita harus mematuhi rekomendasi yang sama dengan yang diperintah oleh pemerintah.

Terlepas dari dampak apapun virus corona saat hamil, Moms perlu waspada tapi juga tidak berlarut dalam kepanikan berlebih yang bisa membuat Moms stres.

Jaga kebersihan dengan rajin mencuci tangan, gunakan masker dengan bijak, terapkan gaya hidup sehat, dan rajin berolahraga di rumah. Stay healthy ya, Moms.

Baca Juga: Obstructive Sleep Apnea, Gangguan yang Menyebabkan Berhentinya Pernapasan Saat Tidur

Artikel Terkait