DI ATAS 5 TAHUN
12 Oktober 2017

Demam Anak Naik Turun, Kapan Mama Perlu Waspada?

Selain dari suhu tubuh, bagaimana cara mengetahui demam yang harus diperiksakan ke dokter dan tidak?
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh (ade.ryani)
Disunting oleh (ade.ryani)

Demam pada anak mungkin menjadi hal yang menakutkan bagi Mama. Namun tenang saja, bagi anak yang sehat, demam tidak selalu berkaitan dengan penyakit serius.

Pada dasarnya, demam tidak membahayakan anak dan malah jadi hal yang baik. Sebab, itu merupakan cara tubuh untuk mengatasi infeksi.

Demam terjadi ketika suhu tubuh berada di atas batas normal. Biasanya, suhu tubuh normal manusia adalah 37 derajat celcius.

Jadi, anak bisa dikatakan demam ketika suhu tubuhnya mencapai 38 derajat celcius.

Baca Juga: 4 Perawatan di Rumah Saat Anak Demam

Saat demam, suhu tubuh anak akan naik dan turun setiap beberapa jam sekali. Saat suhu tubuh meningkat, anak mungkin akan merasakan dingin pada seluruh tubuhnya. Dan ketika suhu tubuhnya menurun, ia akan mengeluarkan banyak keringat.

Lalu jika suhu tubuh anak terus menerus naik dan turun saat demam, perlukah Mama khawatir?

Mama tidak perlu cemas apabila:

  • Demam yang dialami anak tidak berlangsung lebih dari lima hari dan anak berperilaku normal
  • Si Kecil masih ingin bermain, makan dan minum dengan normal saat demam (meskipun ia tampak lebih lelah dari biasanya).
  • Suhu tubuh tidak lebih dari 39,2 derajat celcius pada bayi tiga bulan hingga tiga tahun. Dan tidak lebih dari 39,4 derajat celcius pada anak yang lebih besar.
  • Demam terjadi setelah anak diimunisasi. Itu merupakan hal yang normal apabila terjadi kurang dari waktu 48 jam.

Baca Juga: 5 Gangguan Kesehatan Anak di Tahun Pertama

Sebaliknya, Mama harus segera memeriksakan anak ke dokter, apabila:

  • Anak Mama yang terkena demam berusia kurang dari tiga bulan. Demam pada bayi yang baru lahir bisa jadi tanda awal penyakit serius.
  • Demam berlangsung lebih dari lima hari.
  • Suhu tubuh lebih dari 40 derajat celcius.
  • Suhu tubuh anak di bawah 40 derajat celcius namun mengalami diare, muntah-muntah, dehidrasi dan mengalami sakit pada tenggorokan serta telinganya.
  • Anak sulit bangun, mengalami sakit kepala, kulit kemerahan dan kesulitan bernapas.
  • Perilaku anak tidak seperti biasanya. Misalnya, tidak berhenti menangis, selalu marah, menolak minum dan makan, kesulitan bangun tidur dan sering mengeluarkan liur.

Baca Juga: Gejala Tifus Pada Balita

Semua anak pasti mengalami demam. Mereka akan kembali normal dalam waktu beberapa hari.

Saat anak demam, lebih penting untuk melihat bagaimana tingkah laku mereka dibanding angka pada termometer.

Jika anak menunjukkan rasa sakit yang membuat Mama khawatir, sebaiknya segera kunjungi dokter.

(GLW)

Artikel Terkait