KEHAMILAN
12 Juli 2020

Diastasis Recti Saat Hamil, Ini Penyebab dan Perawatannya

Tekanan di perut ternyata bisa menjadi penyumbang dari keadaan diastasis recti saat hamil, loh!
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Waritsa Asri
Disunting oleh Dina Vionetta

Pernah mendengar istilah diastastis recti? Nah, saat hamil tak jarang beberapa Moms mengalami ini. Diastasis recti adalah pemisahan sebagian atau seluruhnya dari rectus abdominis atau otot ‘six-pack’, yang bertemu di garus tengah perut.

Diastastis recti sangat umum terjadi selama dan setelah kehamilan. Satu studi dari British Journal Sport, menemukan bahwa hingga 60 persen wanita dipercayai akan mengalami kondisi tersebut.

Walaupun begitu, kondisi pun bisa meliput bayi yang baru lahir serta Dads. Dalam beberapa kasus, itu terjadi akibat mengangkat beban yang berat secara tidak benar atau melakukan latihan perut yang berlebihan serta tidak aman.

Baca Juga: 5 Cara Memutihkan Kulit Bokong Agar Kembali Mulus

Penyebab Diastasis Recti Saat Hamil

Diactasis Recti pada Ibu Hamil

Foto: Orami Photo Stocks

Kehamilan memberi banyak tekanan pada perut sehingga kadang-kadang otot-otot di depan tidak dapat mempertahankan bentuknya.

Nah, tekanan perut ini menyebabkan diastasis recti saat hamil. Saat hamil, otot-otot perut dan jaringan ikat meregang dari rahim yang membesar demi mengakomodir pertumbuhan Si Kecil dalam kandungan.

Lalu, penyebab lainnya diastasis recti saat hamil yaitu:

Di masa lalu, indeks massa tubuh (BMI), kenaikan berat badan selama kehamilan, dianggap sebagai faktor risiko adanya kondisi diastasis recti . Tetapi studi 2015 dari Manual Therapy tidak menemukan hubungan antara faktor-faktor ini dan wanita hamil.

Baca Juga:5 Penyebab Sakit Punggung saat Hamil

Perawatan Diastesis Recti Saat Hamil

Jika Moms mengalami diastasis recti saat hamil, kemungkinan akan hilang dalam satu atau dua bulan setelah melahirkan.

Sementara itu, bila ingin melakukan perawatan diastasis recti saat hamil, Moms harus berkonsultasi dengan dokter kandungan sebelum memulai program olahraga apapun.

Namun, berikut ini alternatif untuk perawatan diastasis recti saat hamil:

1. Jaga Postur Tubuh

Ilustrasi postur tubuh

Foto: Orami Photo Stocks

Postur serta berat badan tubuh memengaruhi peluang diastasis recti saat hamil. Sehingga, jaga keduanya selama kehamilan. Ini membantu meringankan beberapa tekanan yang mungkin menyebabkan diastasis recti saat hamil.

2. Latihan Kegel

senam kegel untuk ibu hamil

Foto: Orami Photo Stocks

Moms, latihan kegel juga dapat membantu mencegah atau mengurangi sakit punggung yang mungkin terkait dengan diastasis recti, dan mungkin dapat membantu dengan masalah lain yang mungkin dialami sebelum dan setelah melahirkan, seperti inkontinensia urin atau usus atau hubungan seksual yang menyakitkan.

Sementara itu, dilansir dari artikel Pregnancy, Birth, and Baby, ada beberapa tips lain yang harus diingat yaitu:

  • Hindari mengangkat sesuatu yang lebih berat daripada Si Kecil.
  • Bergulinglah ke samping saat bangun tidur atau duduk.
  • Pilih latihan lembut (bukan yang intens) yang memperkuat otot perut lebih dalam.
  • Lewati aktivitas dan gerakan yang dapat membuat pemisahan perut lebih buruk, seperti sit-up (crunches), ikal miring dan beberapa pose yoga (mintalah saran guru yoga)

Moms juga bisa mengenakan penyangga pendukung atau pakaian dalam kompresi untuk membantu mendukung punggung dan menyelesaikan pemisahan otot.Tapi, sebelum melakukannya diminta berkonsultasi terlebih dulu ke dokter kandungan.

Baca Juga:10 Penyebab Sakit Perut yang Mengesalkan, Moms Sering Alami yang Mana?

Jika diastasis recti memengaruhi kemampuan Moms untuk melakukan tugas sehari-hari maka segera mungkin memeriksakan diri ke dokter kandungan atau bidan untuk memastikan keadaan Moms.

Dalam beberapa kasus, diastasis recti saat hamil dapat menyebabkan hernia umbilikalis, sehingga jangan ragu untuk mendatangi tenaga medis bila Moms memiliki masalah.

Artikel Terkait