KESEHATAN
12 Juli 2020

Mengenal Diet Defisit Kalori, Turunkan Berat Badan dengan Cepat!

Apakah Moms tertarik mencobanya?
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Amelia Puteri
Disunting oleh Intan Aprilia

Sebagai usaha dalam menurunkan berat badan, ada banyak cara yang dapat dilakukan.

Tidak hanya dengan olahraga, tetapi juga mengurangi konsumsi kalori yang masuk ke tubuh.

Diet defisit kalori menjadi salah satu cara untuk menurunkan berat badan.

Ketahui seperti apa pengertian diet defisit kalori dan bagaimana cara melakukannya berikut ini Moms.

Baca Juga: Apa Itu Diet Gluten Free dan Apa Manfaatnya?

Pengertian Diet Defisit Kalori

diet defisit kalori-5

Foto: Orami Photo Stock

Banyak orang mengonsumsi jumlah kalori lebih banyak daripada yang diperlukan untuk menjaga berat badan idealnya.

Konsumsi kalori berlebihan tanpa melakukan aktivitas fisik untuk membakar lemak berlebih tersebut, maka kalori ekstra itu akan disimpan tubuh sebagai lemak di bagian paha, perut, dan seluruh tubuh.

Karena itu, pada dasarnya diet defisit kalori merupakan pola makan dengan mengurangi asupan kalori yang masuk dalam tubuh setiap harinya.

Dalam jurnal Association for Psychological Science, disebutkan bahwa ukuran porsi makan menentukan pasokan energi, dan yang harus ditangani sebagai pencegahan dan penanganan obesitas.

Jika Moms berencana melakukan diet defisit kalori sebagai usaha untuk menurunkan berat badan, simak bagaimana cara melakukannya dan seperti apa sisi pro dan kontra dari diet ini.

Baca Juga: Ini Dia Cara Diet Keto Membantu Kesuburan

Tips Melakukan Diet Defisit Kalori

Pada dasarnya, untuk memastikan penurunan berat badan yang sehat, wanita tidak boleh mengonsumsi kurang dari 1.200 kalori per hari, dan pria tidak kurang dari 1.500 kalori, menurut Dietary Guideline for Americans.

Berikut ini beberapa tips melakukan diet defisit kalori yang bisa dilakukan.

1. Ketahui Kalori yang Dibutuhkan dalam Sehari

diet defisit kalori-4

Foto: Orami Photo Stock

Untuk melakukan diet defisit kalori, Moms perlu tahu seberapa banyak kalori yang dibutuhkan.

Ini karena setiap orang punya kebutuhan kalori berbeda, tergantung usia, aktivitas fisik, jenis kelamin, dan usia.

Moms bisa menggunakan kalkulator kalori untuk menghitung seberapa banyak kalori yang dibutuhkan dalam sehari untuk bisa mengurangi berat badan. Misalnya, dari situs Calculator.net.

Mengutip Journal of The Academy of Nutrition and Dietitics, bagi kebanyakan orang, defisit kalori 500 kalori per hari sudah cukup menurunkan berat badan dan tidak memengaruhi rasa lapar atau tingkat energi.

Baca Juga: Sebelum Coba Diet Keto, Pahami Dulu 4 Hal Ini

2. Lakukan Aktivitas Fisik

diet defisit kalori-3

Foto: Orami Photo Stock

Olahraga dapat mendukung penurunan berat badan lebih cepat jika Moms melakukan diet defisit kalori.

National Health Service menyarankan, orang dewasa harus melakukan beberapa jenis aktivitas fisik setiap hari daripada tidak sama sekali.

Moms dapat melakukan gerakan olahraga yang sederhana, seperti gerakan kardio lompat tali, squat, plank, sit-up dan push-up, serta gerakan lainnya.

Untuk waktu olahraganya, American College of Sports Medicine menyarankan durasi selama 150 menit berolahraga per minggu, atau sekitar 30 menit selama lima hari seminggu.

3. Kurangi Asupan Karbohidrat

diet defisit kalori-2

Foto: Orami Photo Stock

Asupan karbohidrat diperlukan tubuh sebagai sumber energi. Tetapi, Moms juga perlu memerhatikan jenis karbohidrat yang dikonsumsi dan juga porsinya. Terutama bila hendak melakukan diet defisit kalori.

Meskipun tidak ada patokan pasti tentang asupan karbohidrat dalam sehari, Moms bisa memilih jenis karbohidrat yang lebih sehat. Menurut Diabetes, berikut ini pilihan karbohidrat yang bisa dikonsumsi:

  • Pilih roti gandum dan sereal.
  • Makan buah utuh (bukan dibuat jus) untuk asupan serat.
  • Konsumsi quinoa sebagai alternatif pasta.
  • Makan biji dan kacang-kacangan sebagai sumber serat karbohidrat rendah
  • Pilih susu dan yogurt tanpa pemanis

Baca Juga: Mengenal Diet Sirtuin, Diet yang Dilakukan Adele

4. Minum Air Putih yang Cukup

diet defisit kalori-

Foto: Orami Photo Stock

Terakhir, adalah minum air putih yang cukup untuk membantu menurunkan berat badan.

Disarankan, konsumsi air sebanyak 30 mL/berat badan dalam sehari.

Tidak hanya memiliki 0 kalori, minum air putih juga dapat membantu membakar kalori lho, Moms.

Jurnal National Library of Medicine mengkaji 12 orang yang minum 500 mL air dingin dan air mineral biasa.

Hasilnya, mereka mengalami peningkatan pengeluaran energi dan membakar kalori antara 2-3 persen lebih banyak dari biasanya dalam 90 menit setelah minum air.

Itu dia Moms, pengertian dan tips melakukan diet defisit kalori. Selamat mencoba!

Artikel Terkait