KESEHATAN
8 Oktober 2019

Diet Keto Bisa Meningkatkan Kesuburan? Simak Penjelasannya di Sini

Seperti apa dampak diet keto yang sedang tren ini terhadap kesuburan?
Artikel ditulis oleh Dina Vionetta
Disunting oleh Dina Vionetta

Salah satu tips untuk meningkatkan kesuburan adalah mempraktikkan pola makan sehat seimbang.

Namun, kini beredar kabar bahwa banyak perempuan melakukan diet keto untuk meningkatkan kesuburan.

Diet ketogenik atau populer disebut diet keto adalah jenis diet rendah karbohidrat. Orang yang menjalani diet ini menghindari atau meminimalkan konsumsi karbohidrat dan memperbanyak asupan protein dan lemak untuk mendapatkan kalori.

Dikutip dari situs web Web MD, diet keto adalah jenis diet jangka pendek yang tujuan utamanya adalah penurunan berat badan.

Benarkah Diet Keto Meningkatkan Kesuburan?

Diet Keto Bisa Meningkatkan Kesuburan Simak Penjelasannya di Sini 01.jpg

Foto: thepoptopic.com

Sementara, dalam situs web Health disebutkan bila hingga kini belum ada uji ilmiah yang memastikan keberhasilan diet keto untuk meningkatkan kesuburan.

“Menurut saya tidak ada faktor spesifik dari diet keto yang membantu tujuan yang terkait dengan kesuburan,” ujar Tanmoy Mukherjee, M.D., direktur divisi endokrinologi reproduksi dari Mount Sinai Health System di New York City.

Dokter Mukherjee menambahkan, “Diet jenis apa pun yang membantu seseorang mencapai gaya hidup yang lebih sehat memang bisa berdampak [positif] terhadap kemampuan tubuh untuk menjadi subur.”

Beredarnya dugaan tentang keberhasilan diet keto untuk meningkatkan kesuburan kemungkinan besar terkait dengan berat badan.

Baca Juga: Benarkah Diet Keto Bisa Cegah Pertumbuhan Kanker?

Berat Badan Ideal Membantu Meningkatkan Kesuburan

Diet Keto Bisa Meningkatkan Kesuburan Simak Penjelasannya di Sini 02.png

Foto: marthamckittricknutrition.com

Berat badan berlebih merupakan salah satu faktor yang dapat membuat perempuan susah hamil. Menurut William Schlaff, M.D., ketua departemen obstetri dan ginekologi dari Jefferson Medical College di Thomas Jeferson University di Philadelphia, “Makin banyak kelebihan berat badan pada seorang perempuan, makin besar peluangnya untuk mengalami penurunan fungsi indung telur.”

Hal itu karena berat badan berlebih dapat mengganggu keseimbangan dan fungsi hormon, termasuk yang berhubungan dengan fungsi reproduksi.

Tim peneliti dari Cleveland Clinic pernah memimpin studi tentang perawatan kesuburan yang dirancang khusus bagi pasien PCOS untuk mengatasi salah satu penyebab utama PCOS, yaitu resistensi insulin.

Pasien PCOS biasanya mempunyai kadar insulin yang tinggi yang menghambat ovulasi. Tujuan dari studi tersebut adalah melihat apakah diet keto dapat meningkatkan hasil perawatan kesuburan dengan mengurangi kadar insulin secara signifikan, serta efek buruknya bagi indung telur.

Studi yang melibatkan empat perempuan penderita PCOS dan infertilitas tersebut dipimpin oleh Ula Abed Alwahab, M.D., pemimpin program PCOS dalam Program Obesitas dan Manajemen Berat Cleveland Clinic.

Baca Juga: Mengidap PCOS, Begini Perjalanan Kehamilanku hingga Menjadi Stay-at-Home Mom

Membuat Jadwal Menstruasi Jadi Teratur

Diet Keto Bisa Meningkatkan Kesuburan Simak Penjelasannya di Sini 03.jpg

Foto: dietdoctor.com

Keempat perempuan tersebut menjalani diet keto selama enam bulan yang dipantau secara ketat oleh tim dokter. Semuanya berhasil menurunkan berat badan antara 8 kg dan 16 kg.

Pada awal studi, mereka semua memiliki siklus menstruasi yang tidak teratur. Empat hingga delapan minggu setelah menjalani diet keto, jadwal menstruasi mereka menjadi teratur. Dua dari mereka kemudian dapat hamil secara alami tanpa induksi ovulasi.

“Data yang sudah ada dalam literatur medis menjelaskan bagaimana penurunan berat badan mampu membantu mengelola PCOS. Namun, belum ada yang mengidentifikasi program penurunan berat badan tertentu yang mampu mewujudkan kondisi tersebut,” kata dokter Abed Alwahab.

Walaupun studi yang dipimpin dokter Abed Alwahab ini baru permulaan, hasilnya dianggap cukup menjanjikan karena menunjukkan keberhasilan diet keto untuk meningkatkan kesuburan, terutama dalam mengatasi PCOS.

Baca Juga: Gagal Lakukan Program Bayi Tabung yang Kedua Kali, Tya Ariestya Tunda Kehamilan Hingga Lebaran Usai

(AN)

Artikel Terkait