KESEHATAN
8 Februari 2019

Diet Mediterranean, Cara Terbaik Menurunkan Berat Badan di Tahun 2019

Dapat menghindari risiko kanker payudara dan Alzheimer, lho
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh mentari.delita
Disunting oleh mentari.delita

Salah satu resolusi Moms di tahun 2019 ini mungkin adalah menurunkan berat badan dan menjalani gaya hidup yang lebih sehat. 

Setelah tahun lalu gagal dengan berbagai program diet, mungkin ini waktunya mencoba diet Mediterranean.

Penasaran bukan bagaimana diet ini menjadi cara terbaik menurunkan berat badan? Mari simak ulasan berikut!

Mengenal Diet Mediterranean

foto: nestleprofessional.us

Pada awalnya diet Mediterranean didasarkan pada makanan tradisional yang digunakan orang untuk makan di negara-negara seperti Italia dan Yunani pada tahun 1960.

Sejumlah penelitian telah menunjukkan bahwa diet Mediterranean dapat menyebabkan penurunan berat badan dan membantu mencegah serangan jantung, stroke, diabetes tipe 2, dan kematian dini.

"Tambahkan satu makanan sehat untuk menggantikan yang tidak sehat," tutur Haitham Ahmed, M.D., M.P.H., Medical Director pada Rehabilitasi Jantung di Cleveland Clinic Lalu apa saja yang dikonsumsi saat melakukan diet ini? Berikut daftarnya:

1. Makanan utama: Sayuran, buah-buahan, kacang-kacangan, biji-bijian, kacang-kacangan, kentang, biji-bijian, roti gandum, bumbu, rempah-rempah, ikan, makanan laut, dan minyak zaitun extra virgin

2. Makan secukupnya: Unggas, telur, keju, dan yogurt

2. Makanan yang dikurangi: Daging merah

3. Makanan yang dihindari: Minuman yang mengandung gula tambahan, daging olahan, biji-bijian olahan, minyak sulingan dan makanan olahan lainnya

"Apa yang kamu tidak makan juga penting. Jumlah besar karbohidrat seperti gula dan roti putih akan meningkatkan kadar gula darah, kemudian menyebabkan tubuh menyimpan lemak yang memicu diabetes dan obesitas. 

Selain itu, lemak di susu, keju, butter, es krim, dan daging berlemak akan meningkatkan kolesterol. Makanan-makanan itu akan meningkatkan risiko penyakit jantung," lanjut Ahmed. 

Baca Juga: Hati-hati, Ini 6 Bahaya Diet Terlalu Ekstrem

Manfaat Diet Mediterranean

medi2foto: behealthylife.net

Penelitian telah menunjukkan bahwa diet tradisional Mediterranean mengurangi risiko penyakit jantung.

Diet ini dikaitkan dengan kadar rendah kolesterol LDL (LDL) teroksidasi dan kolesterol jahat yang kemungkinan besar membentuk endapan di arteri tubuh.

Bahkan, studi lain juga menemukan bahwa mengikuti diet Mediterranean dikaitkan dengan penurunan risiko kematian kardiovaskular serta kematian secara keseluruhan.

Diet Mediterranean juga dikaitkan dengan berkurangnya risiko kanker, dan penyakit Parkinson serta Alzheimer.

Serta untuk perempuan yang mengonsumsi makanan Mediterranean yang dilengkapi dengan minyak zaitun extra virgin dan kacang-kacangan campuran dapat mengurangi risiko kanker payudara.

Baca Juga: Ternyata Ini Penyebab Diet Selalu Gagal Berdasarkan Zodiak Masing-masing!

Inspirasi Menu Diet Mediterranean Selama 1 Minggu

foto: avshuntindonesia.com

Moms tentu sudah mulai tertarik bukan dengan diet ini? Jangan khawatir, bagi Moms yang berniat melakukannya, tapi bingung menu apa yang dapat dijadikan pilihan.

Berikut ada sediki inspirasi menu diet Mediterranean selama 1 minggu: 

Senin

Sarapan: Yogurt dengan stroberi dan gandum.

Makan siang: Sandwich gandum dengan sayuran.

Makan malam: Salad tuna, dicampur dengan minyak zaitun kemudian sepotong buah untuk pencuci mulut.

Selasa

Sarapan: Oatmeal dengan kismis.

Makan siang: Salad tuna dari malam sebelumnya.

Makan malam: Salad dengan tomat, zaitun, dan keju.

Rabu

Sarapan: Omelet dengan sayuran, tomat, dan bawang ditambah sepotong buah.

Makan siang: Sandwich gandum, dengan keju dan sayuran segar.

Makan malam: Lasagna.

Baca Juga: 5 Aplikasi Ini Dapat Membantu Program Diet Moms, Yuk Dicoba!

Kamis

Sarapan: Yogurt dengan irisan buah dan kacang.

Makan siang: Sisa lasagna dari malam sebelumnya.

Makan malam: Salmon panggang, disajikan dengan nasi merah dan sayuran.

Jumat

Sarapan: Telur dan sayuran, digoreng dengan minyak zaitun.

Makan siang: Yogurt dengan stroberi, gandum dan kacang-kacangan.

Makan malam: Daging domba, dengan salad dan kentang panggang.

Sabtu

Sarapan: Oatmeal dengan kismis, kacang-kacangan, dan apel.

Makan siang: Sandwich gandum dengan sayuran.

Makan malam: Pizza yang dibuat dengan gandum utuh, atasnya keju, sayuran, dan zaitun.

Minggu

Sarapan: Omelet dengan sayuran dan buah zaitun.

Makan siang: Sisa pizza dari malam sebelumnya.

Makan malam: Ayam bakar dengan sayuran dan kentang, serta buah untuk pencuci mulut. 

Bagaimana Moms, mudah sekali bukan menjalani diet ini? Kemudahan juga dirasakan karena dalam melakukan diet ini Moms tidak perlu menghitung kalori atau melacak protein, lemak, dan karbohidratnya. Selamat mencoba!

(MDP)

Artikel Terkait