KESEHATAN
26 Maret 2020

Mengenal Diet Plant-Based, Pola Makan Nabati yang Baik untuk Kesehatan

Diet nabati merupakan pola makan yang berasal dari tumbuhan dan baik untuk kesehatan
Artikel ditulis oleh Sabrina
Disunting oleh Dina Vionetta

Diet plant-based atau diet nabati adalah pola makan yang hanya mengonsumsi sebagian besar makanan berasal dari tanaman. Beberapa orang menafsirkan pola makan ini sebagai diet vegan, karena menghindari semua produk hewani.

Padahal diet nabati artinya hanya mengonsumsi makanan nabati, seperti buah-buahan, sayuran, biji-bijian dan kacang-kacangan yang menjadi fokus utamanya. Tetapi dilansir oleh medicalnewstoday.com, mereka juga terkadang mengonsumsi daging, ikan dan produk susu.

Pola makan nabati juga fokus pada makanan utuh yang sehat, bukan makanan olahan. Bahkan pola makan nabati menawarkan banyak manfaat kesehatan.

Manfaat Kesehatan Diet Nabati

diet plant 1.jpeg

Foto: pexels.com

Penelitian menunjukkan bahwa orang yang menjalani pola makan nabati cenderung memiliki indeks massa tubuh (BMI) yang lebih rendah. Mereka juga memiliki tingkat obesitas, diabetes dan penyakit jantung lebih rendah daripada orang yang makan daging.

Pola makan nabati yang tinggi serat, karbohidrat kompleks dan kadar air tinggi membantu menjaga orang merasa kenyang lebih lama serta meningkatkan penggunaan energi saat istirahat.

Sebuah studi tahun 2018 menemukan bahwa pola makan nabati efektif untuk mengobati obesitas. Para peneliti telah meminta orang yang kelebihan berat badan untuk menjalani pola vegan nabati.

Hasilnya, mereka kehilangan lebih banyak massa lemak dan mengalami peningkatkan sensitivitas insulin. Begitu pula dengan orang yang menjalani diet vegan pun berat badannya menurun signifikan sebanyak 6,5 kilogram.

Artinya, diet nabati juga membantu orang mencegah maupun mengelolan diabetes dengan meningkatkan sensitivitas insulin serta mengurangi resistensi insulin.

Sebuah studi tahun 2019 dari Journal of American Heart Association menemukan bahwa orang dewasa paruh baya dengan pola makan nabati juga memiki risiko penyakit jatung lebih rendah.

Apa yang Harus Dimakan dengan Pola Makan Nabati?

diet plant 2.jpeg

Foto: pexels.com

Pola makan nabati fokus dengan mengonsumsi sayuran, buah-buahan, biji-bijian dan kacang-kacangan. Artinya, pola makan ini tidak fokus pada daging, ikan, telur atau produk susu.

"Ketika direncanakan dengan tepat, semua kebutuhan nutrisi tubuh akan terpenuhi dengan pola makan nabati," kata Ryan Maciel, kepala nutrisi di Precision Nutrition dikutip dari womenshealthmag.com.

Orang yang menjalani pola makan nabati bisa mengganti protein hewani dengan mengonsumsi kacang polong, lentil atau produk kedelai. Karena, kacang-kacangan juga mengandung protein sehat.

Setelah kebutuhan protein tercukupi, cobalah mengonsumsi sayuran dan buah-buahan untuk memenuhi kebutuhan nutrisi lainnya. Dalam hal ini, sayuran berdaun gelap merupakan sumber zat besi dan kalsium yang baik.

Makanan yang Harus Dihindari

diet plant 3.jpeg

Foto: pexels

Adapun makanan yang harus dihindari jika seseorang menjalani pola makan nabati seperti yang dilansir oleh goodhousekeeping.com, antara lain:

  1. Makanan cepat saji
  2. Makanan penutup dan minuman manis
  3. Biji-bijian olahan, seperti nasi putih, roti putih, pasta olahan dan lainnya
  4. Makanan kemasan, seperti kue kering, keripik, sereal manis dan lainnya
  5. Daging olahan, seperti bacon, sosis dan lainnya

Baca Juga: Bisa Berisiko! Ketahui Jenis Sayuran yang Tidak Cocok Untuk MPASI Bayi

Itulah hal yang bisa Moms pahami jika akan melakukan diet nabati atau plant-based diet. Semangat untuk mencobanya ya, Moms!

Artikel Terkait