PROGRAM HAMIL
14 Juli 2020

Douching Vagina, Benarkah Bisa Meningkatkan Peluang Hamil?

Simak penjelasan di bawah ini, Moms
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Reksita
Disunting oleh Dina Vionetta

Setiap pasangan yang ingin segera memiliki anak tentu saja rela melakukan apa pun agar tujuannya tercapai.

Termasuk melakukan hal-hal yang oleh kebanyakan orang dianggap aneh. Misalnya, melakukan douching vagina dengan tujuan meningkatkan peluang hamil.

Namun, benarkah douching vagina bisa membantu cepat hamil? Sebelum Moms ikut mencobanya, yuk simak terlebih dahulu pembahasan di bawah ini.

Baca Juga: Begini Cara Tepat Membersihkan Vagina

Apa Itu Douching Vagina?

Douching Vagina, Benarkah Bisa Meningkatkan Peluang Hamil? 1

Foto: pexels.com

Kata “douche” berasal dari bahasa Perancis yang berarti mencuci atau merendam.

Mengutip MacArthur Medical Center, douching adalah mencuci atau membersihkan bagian dalam vagina menggunakan air atau campuran cairan lainnya.

Douche atau cairan yang digunakan biasanya berisi campuran air dan cuka, soda kue, atau yodium, yang dapat dibeli di toko-toko tertentu.

Douche biasanya dijual dalam kemasan botol atau wadah khusus. Penggunaannya hanya cukup disemprotkan ke dalam vagina melalui tabung atau nozzle.

Douching berbeda dengan mencuci bagian luar vagina seperti yang umumnya dilakukan oleh wanita saat mandi atau buang air kecil.

Di mana douching lebih bertujuan untuk membersihkan bagian dalam vagina secara menyeluruh. Biasanya dengan alasan menghilangkan bau atau mengatasi masalah keputihan.

Baca Juga: 5 Manfaat Berhubungan Intim Saat Hamil yang Perlu Moms Ketahui

Dokter dan Ahli: Douching Mengganggu Lingkungan Alami Vagina

Douching Vagina, Benarkah Bisa Meningkatkan Peluang Hamil? 2

Foto: freepik.com

Sebagian besar dokter cenderung melarang douching vagina tanpa adanya indikasi medis tertentu yang memang membutuhkan prosedur tersebut.

Hal ini dikarenakan douching dapat mengubah keseimbangan flora vagina (bakteri baik di dalam vagina) dan keasaman alami di dalam vagina yang sehat.

“Saya tidak bisa memikirkan bagaimana caranya douching bisa bermanfaat, karena douching hanyalah membersihkan semua yang ada di dalam vagina, termasuk semua bakteri sehat,” jelas Professor Ronnie Lamont, juru bicara untuk Royal College of Obstetricians and Gynaecologist, kepada NHS UK.

Sebagaimana diketahui, di dalam vagina yang sehat terdapat bakteri baik dan berbahaya.

Keseimbangan bakteri inilah yang membantu menjaga lingkungan vagina tetap asam, yang berfungsi untuk melindungi vagina dari infeksi atau iritasi.

Baca Juga: Hati-hati, Ini 4 Dampak Terlalu Sering Memakai Skinny Jeans Bagi Kesehatan Vagina

Penelitian: Peluang Hamil Rendah, Risiko Kesehatan Meningkat

Douching Vagina, Benarkah Bisa Meningkatkan Peluang Hamil? 3

Foto: freepik.com

Beberapa wanita percaya bahwa douching vagina dapat meningkatkan peluang hamil karena membuat vagina lebih bersih dan mudah dilalui oleh sperma.

Sementara lainnya berpikir bahwa douching justru membantu mencegah terjadinya kehamilan, terutama jika dilakukan segera setelah berhubungan intim.

Apa pun yang Moms percayai, faktanya sebuah penelitian di The American Journal of Maternal Nursing, menemukan bahwa wanita yang menggunakan douching vagina memiliki peluang hamil 30% lebih rendah dibandingkan dengan wanita yang tidak melakukannya. Mengapa demikian?

Office for Women’s Health menyebutkan bahwa douching dapat menyebabkan peningkatan pertumbuhan bakteri berbahaya di dalam vagina, yang dapat menyebabkan infeksi jamur atau vaginosis bakterialis.

Jika sebelumnya Moms sudah pernah mengalami infeksi vagina, melakukan douching justru dapat mendorong pertumbuhan bakteri yang menyebabkan infeksi naik ke saluran tuba, rahim, dan ovarium.

Di mana ini dapat menyebabkan penyakit radang panggul (PID) atau masalah kesehatan serius lainnya. Termasuk dapat meningkatkan risiko infeksi menular seksual seperti HIV.

Sebagaimana diketahui, semua risiko yang dikaitkan dengan douching telah banyak dibuktikan dalam berbagai penelitian sebagai penyebab penurunan kesuburan hingga infertilitas.

Bahkan douching yang dilakukan setelah berhubungan intim juga disebut dapat meningkatkan risiko kehamilan ektopik.

Jadi, dengan adanya berbagai fakta di atas, apakah Moms masih tertarik melakukan douching vagina untuk meningkatkan peluang hamil?

Baca Juga: 5 Makanan Enak dan Baik untuk Kesehatan Vagina

Artikel Terkait