RUPA-RUPA
10 September 2020

Dua Bocah Tewas Tenggelam di Kolam Renang Jagakarsa, Berikut 3 Faktanya

Kolam renang pribadi ini berada di rumah mewah daerah Jagakarsa
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Teti
Disunting oleh Amelia Puteri

Kegiatan berenang memang menyehatkan dan tentu menyenangkan bagi anak-anak. Hanya saja, kegiatan ini salah satu kegiatan yang harus diawasi orang tua demi keselamatan Si Kecil. Namun, ada saja kelalaian orang tua terjadi.

Baru-baru ini, ada berita tentang dua orang bocah tenggelam di kolam renang pribadi di sebuah rumah yang berlokasi di Jagakarsa. Rumah ini sedang direnovasi oleh orang tua dari bocah tersebut.

Berikut ini beberapa informasi yang telah diketahui sejauh ini.

Baca Juga: Rumah Sakit Jakarta Bisa Kolaps Karena COVID-19, Penting Kembali Lakukan PSBB

Bocah Tewas Tenggelam di Kolam Renang Jagakarsa

Diketahui, dua bocah yang tewas tenggelam di kolam renang pribadi merupakan kecelakaan dan murni dari kelalaian orang tua. Berikut ini informasi yang telah didapatkan.

1. Murni Kelalaian Orang Tua

Tak Hanya untuk Fisik, Ini Manfaat Berenang untuk Psikologi Anak 4.jpg

Mengutip pikiran-rakyat.com, Polres Metro Jakarta Selatan mengungkapkan, kejadian dua bocah tenggelam di kolam renang di Jagarkarsa ini murni sebagai peristiwa kecelakaan.

Dalam peristiwa tersebut, tidak ada unsur kesengajaan yang menyebabkan tindak pidana.

Dari hasil pemeriksaan pihak polisi, kedua bocah perempuan yang tewas tenggelam diketahui bernama ALC usia 10 tahun dan BK usia 9 tahun.

Kedua anak perempuan tersebut ditemukan tewas mengambang di kolam renang di sebuah rumah mewah yang sedang direnovasi, di Jalan M Kahfi Gang Haji Murni, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Senin siang sekitar pukul 12.00 WIB.

Baca Juga: Tinggal di Lokasi Rawan Banjir, Ketahui 5 Langkah Pertolongan Pertama saat Anak Tenggelam

2. Kronologi Bocah Tewas Tenggelam

rumah direnovasi perhatikan 5 hal ini untuk jaga keamanan balita 5

ALC adalah anak buruh bangunan yang bertugas merenovasi rumah mewah di Jagakarsa tersebut.

Di rumah yang sedang direnovasi oleh bapak ALC, terdapat kolam renang sedalam dua meter, tapi kedua anak tersebut awalnya berenang di kolam yang ketinggian airnya 60 cm, sekitar pukul 11.00 sambil ditemani oleh bapaknya.

Pada pukul 12.00 WIB, anak-anak ini sempat berhenti berenang dan makan siang. Bahkan sang ayah mengingatkan agar kedua anak tersebut tidak kembali berenang di kolam tersebut.

Usai makan, bapak ALC turun untuk merokok. Tetapi, selama setengah jam sama sekali tidak mendengat suara anak-anak tersebut. Karena tidak terdengar suaranya, bapak korban lalu mencari anaknya dan temannya ke lantai atas rumah, namun tidak menemukannya.

Ternyata kedua anak tersebut sudah mengambang di kolam renang sedalam dua meter. Saat kejadian di lokasi hanya ada bapak korban dan seorang penunggu rumah.

Baca Juga: Daftar Rumah Sakit dengan NICU di Jakarta Barat

3. Dibawa ke Rumah Sakit Fatmawati

top image hal yang harus dhindari untuk cegah anak tenggelam d kolam renang

Foto: Orami Photo Stock

Saat kejadian, penunggu rumah sedang keluar, adapun pemilik rumah mewah tersebut juga tidak sedang tinggal di rumah tersebut.

Kedua bocah yang menjadi korban ini dilarikan ke Rumah Sakit Fatmawati sebelum akhirnya diserahkan ke pihak keluarga. Meski begitu, saksi-saksi tetap diperiksa.

Artikel Terkait