KEHAMILAN
5 Juni 2020

Dua Jenis Pijat Hamil Aman yang Bisa Moms Pilih

Pegal dan ketegangan otot sering menjadi keluhan bagi ibu hamil.
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Phanie Fauziah
Disunting oleh Dina Vionetta

Perubahan saat hamil membuat Moms kerap kali merasa mudah lelah, pegal, dan nyeri pada beberapa bagian tubuh seiring dengan bertambahnya usia kehamilan, apalagi di trimester ketiga.

Dalam sebuah penelitian yang dilakukan University of Miami School of Medicine yang dilansir di WEBMD menunjukkan bahwa pijatan memiliki banyak dampak bagi ibu hamil seperti mengurangi rasa pegal, mengurangi nyeri punggung dan kaki, meningkatkan kualitas tidur, mengurangi kecemasan, serta memperbaiki mood.

Jenis Pijat Hamil

Namun, Moms tetap perlu berhati-hati dalam memilih jenis pijat hamil. Berikut ini jenis pijat hamil yang bisa dipilih Moms.

1. Pijat Swedia

2 Jenis Pijat Hamil yang Bisa Dipilih.jpg

Foto: verywellfamily.com

Manfaat lainnya melakukan pijat selama kehamilan adalah meredakan nyeri otot dan nyeri sendi, mengurangi gejala depresi, dan meningkatkan hasil persalinan dan kesehatan bayi baru lahir.

Menurut American Pregnancy Association, terapi pijat memenuhi berbagai kebutuhan melalui berbagai teknik, salah satunya pijat Swedia.

Pijat swedia bertujuan untuk mengendurkan ketegangan otot dan meningkatkan sirkulasi limfatik dan darah melalui tekanan ringan yang diterapkan pada kelompok otot tubuh.

Jenis pijat hamil ini adalah metode pijat yang disarankan selama kehamilan karena mengatasi banyak ketidaknyamanan yang terkait dengan perubahan kerangka dan sirkulasi yang disebabkan oleh perubahan hormon.

Kadar hormon yang terkait dengan relaksasi dan stres secara signifikan berubah ketika terapi pijat dilakukan.

Baca Juga: Amankah Menggunakan Kursi Pijat saat Hamil?

Ibu hamil yang menerima pijatan rutin, hormon seperti norepinefrin dan kortisol (hormon yang terkait dengan stres) berkurang, dan kadar dopamin dan serotonin meningkat.

Manfaat kesehatan ibu dan bayi baru lahir dirasakan ketika melakukan pijat terapi secara teratur selama kehamilan.

Ada 6 tingkatan pada pijat Swedia, effleurage atau pengusapan dengan telapak tangan (kneading) sambil melakukan penekanan oleh jari dan ibu jari (frictions).

Kedua, petrissage atau memutar telapak tangan, jari, dan ibu jari.

Ketiga, friction atau menekankan telapak tangan, jari, dan ibu jari secara bergantian.

Keempat, vibration atau menepuk-nepuk bagian tubuh dan menggetarkannya.

Kelima, percussion atau gerakan memukul seperti sedang memainkan perkusi. Keenam, melenturkan dan meregangkan otot-otot tubuh.

Baca Juga: 7 Manfaat Pijat Prenatal untuk Ibu Hamil, Bikin Nyaman!

2. Pijat Shiatsu

2 Jenis Pijat Hamil yang Bisa  2.jpg

Foto: bodywisenaturalhealth.co.uk

Shiatsu merupakan salah satu jenis pijat hamil yang aman dilakukan selama kehamilan. Shiatsu berasal dari Jepang dengan cara kerja seperti akupuntur.

Teknik pijatan ini menggunakan tekanan jari dan telapak tangan untuk menyalurkan energi alami dalam tubuh atau disebut qi.

Jenis pijat ini mendukung perubahan tubuh ibu hamil dengan membantu mempertahankan postur dan otot yang baik, memberikan bantuan dari ailments umum seperti sakit punggung, pembengkakan, dan varises.

Melakukan pijatan shiatsu selama kehamilan akan membantu ibu hamil menjadi lebih sadar akan tubuh dan akan diperlihatkan cara menyesuaikan posisi berdiri dan duduk untuk mendukung kehamilan.

Memahami bagaimana beradaptasi dengan tubuh yang mengalami perubahan dapat meringankan banyak gejala umum seperti nyeri pada bagian tubuh tertentu.

Kehamilan adalah masa perubahan emosional yang besar.

Banyak wanita yang harus menyulap kehidupan yang sibuk dengan komitmen kerja dan keluarga, dan tidak jarang merasakan waktu yang cukup menegangkan.

Shiatsu menjadi salah satu pilihan yang memiliki koneksi langsung ke berbagai aspek emosional. Terapi pijat ini akan membuat koneksi emosional ibu dan bayi.

Lingkungan yang tenang dan santai akan bermanfaat bagi ibu dan bayi yang akan membantu mendorong hubungan atau ikatan ibu dengan bayi.

Meskipun kedua pijatan ini aman untuk ibu hamil, The National Center for Complementary and Alternative Medicine menyarankan ibu hamil agar terlebih dahulu melakukan konsultasi dengan dokter kandungan sebelum dipijat sesuai dengan kondisi dan kebutuhan.

Baca Juga: 5 Cara Menggunakan Essential Oil untuk Pijat Hamil

Artikel Terkait