BALITA DAN ANAK
2 Agustus 2019

Dysarthria pada Anak: Gejala, Penyebab, dan Pengobatannya

Anak sulit bicara karena gangguan fungsi motorik
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Orami
Disunting oleh Andra Nur Oktaviani

Sudah besar tapi terlihat kesulitan bicara, bisa jadi buah hati mengalami kondisi yang disebut dengan dysarthria pada anak.

Anak dengan kondisi dysarthria sebenarnya memiliki tingkat kognitif dan pemahaman bahasa yang normal, hanya tidak bisa mengucapkan kata dengan benar.

Supaya lebih jelas, Moms bisa baca sampai selesai untuk tahu lebih banyak tentang dysarthria pada anak.

Baca Juga: Menggerakkan Tangan Saat Bicara Ternyata Meningkatkan Kreativitas Anak

Gejala Dysarthria Pada Anak

Dysarthria Pada Anak Gejala, Penyebab, Dan Pengobatannya 1.jpg

Healthline.com

Menurut The Royal Children’s Hospital Melbourne, dysarthria adalah istilah medis untuk menggambarkan gangguan bicara yang disebabkan oleh masalah otot motorik. Jadi, berbeda dengan lambat bicara yang terjadi karena tertundanya perkembangan bahasa ya, Moms.

Tingkat keparahan gejala dysarthria akan berbeda pada setiap anak, tergantung pada letak kerusakan di sistem saraf.

Anak dengan kondisi dysarthria umumnya dapat dikenali dari karakteristik mengeluarkan liur berlebih, kesulitan saat makan dan menelan, serta bicaranya sulit dimengerti.

Menurut patologis bahasa-wicara Caroline Bowen AM Ph.D., ada beberapa gejala lain yang biasanya ditunjukkan oleh anak dengan kondisi dysarthria, yaitu:

  • Terlihat kesulitan bicara karena sulit bernapas.
  • Artikulasi tidak jelas.
  • Bicara dengan suara terlalu keras atau terlalu pelan, atau sering bergantian tidak teratur.
  • Kesulitan mengucapkan kalimat panjang.
  • Suara terdengar seperti campuran antara serak, keluar dari hidung, dan kehabisan napas.

Dikatakan juga kalau dysarthria pada anak bisa terjadi bersamaan dengan kondisi apraksia bicara.

Baca Juga: Kenali 4 Tanda Anak Terlambat Bicara Berikut Ini!

Penyebab Dysarthria Pada Anak

Dysarthria Pada Anak Gejala, Penyebab, Dan Pengobatannya 2.jpg

Ilslearningcorner.com

Seperti sudah disebutkan di atas, dysarthria pada anak terjadi karena adanya gangguan pada fungsi motorik dan proses sensori yang mendukung bicara dan menghasilkan suara.

Seperti dikutip dari situs Birth Injury Guide, penyebab utama gangguan motorik bicara adalah penyakit atau masalah kesehatan yang mempengaruhi sistem saraf, seperti cedera otak, cerebral palsy, tumor, ALS, Parkinson’s, atau multiple sclerosis.

Sedangkan informasi dalam laman You Are a Mom menyebutkan kalau dysarthria pada anak juga bisa terjadi akibat adanya luka pada area cerebral vortex dan medula oblongata di otak, maupun konsumsi obat tertentu secara berlebihan.

Baca Juga: Gadget Sebabkan Anak Terlambat Bicara, Benarkah?

Pengobatan Dysarthria Pada Anak

Dysarthria Pada Anak Gejala, Penyebab, Dan Pengobatannya 3.jpg

Indoindians.com

Pada dasarnya dysarthria tidak dapat disembuhkan dengan obat, tapi terapi yang fokus pada perbaikan fungsi motorik bisa membuat kemampuan bicara anak membaik.

Keluarga dan orang di sekitar anak dysarthria juga bisa menumbuhkan rasa percaya dirinya dengan mendampinginya melakukan latihan seperti:

  • Selalu melihat lawan bicara saat sedang berbicara.
  • Menarik napas sebelum mulai bicara.
  • Bicara perlahan dan tidak terburu-buru.
  • Tidak bicara terlalu panjang dengan memberikan jeda pada setiap kata.

Bila memang sangat kesulitan untuk berbicara, maka anak perlu diajarkan cara lain untuk berkomunikasi, seperti bahasa isyarat atau penggunaan teknologi tulisan-audio.

Yang pasti, jangan segan membawa Si Kecil ke terapis bicara atau ahli patologis bahasa-wicara untuk mendapatkan penanganan yang lebih profesional dan tepat sasaran.

Apa Moms tahu, jenis kesulitan bicara lain yang sering ditemui pada anak?

(WA)

Artikel Terkait