DI ATAS 5 TAHUN
18 Januari 2019

4 Efek Buruk Gimnastik Bagi Tubuh Anak Dalam Masa Pertumbuhan

Berisiko menghambat tumbuh kembang anak
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Intan Aprilia
Disunting oleh Intan Aprilia

Pada dasarnya, gimnastik memang bermanfaat bagi pertumbuhan anak.

Selain bisa mengasah kekuatan serta kemampuan motorik, juga dapat melatih kelenturan, koordinasi, serta keseimbangan tubuhnya.

Walau begitu, para pakar pertumbuhan anak ternyata menyarankan untuk hanya melakukan gimnastik sesekali saja sebagai selingan olahraga dan tidak ditekuni secara serius sebagai olahraga kompetitif.

Rekomendasi tadi bukannya diberikan tanpa alasan, tapi didasarkan atas berbagai hasil studi yang secara khusus mempelajari efek gimnastik bagi tubuh anak.

Mau tahu apa saja efek gimnastik bagi pertumbuhan anak? Yuk simak ulasannya!

Menghambat Pertumbuhan

apa efek gimnastik bagi tubuh anak dalam masa pertumbuhan 1

The Journal of Clinical Endocrinology & Metabolism pernah merilis sebuah studi yang mengevaluasi kematangan pertumbuhan serta kerangka tulang.

Dari hasilnya ditemukan bahwa anak yang menekuni gimnastik lebih pendek dan kurus dibanding anak sebayanya, terutama pada anak laki-laki.

Selain itu, terhambatnya pertumbuhan kerangka tulang serta terlambat pubertas juga ditemukan sebagai efek gimnastik pada tubuh anak.

Baca Juga: Ternyata Ini 4 Manfaat Pentingnya Membiasakan Anak Olahraga Sedari Dini

Meningkatkan Resiko Gangguan Pola Makan

apa efek gimnastik bagi tubuh anak dalam masa pertumbuhan 2

Agar performanya tetap maksimal, anak yang menekuni gimnastik biasanya akan dituntut untuk selalu menjaga tubuhnya agar tetap kurus.

Dalam survey yang dilakukan oleh The National Collegiate Athletic Association, tekanan untuk memiliki tubuh kurus ini ternyata membuat 55 persen anak penggiat gimnastik memiliki gangguan pola makan seperti bulimia atau anoreksia.

Selain berdampak negatif bagi pertumbuhan anak, gangguan pola makan juga akan mempengaruhi fungsi pernapasan, endokrin, kardiovaskuler, dan lainnya.

Risiko Cidera

apa efek gimnastik bagi tubuh anak dalam masa pertumbuhan 3

Walau tampak aman bila hanya dilakukan sesekali, gimnastik sebenarnya termasuk salah satu olahraga yang berisiko tinggi lho, Moms.

Sebuah kesalahan kecil saja bisa mengakibatkan cedera serius seperti patah tulang atau terkilir parah.

Dalam buku Biology: Life on Earth with Physiology, dijelaskan kalau patah atau retak tulang di masa pertumbuhan dapat mengubah perkembangannya.

Dalam beberapa kasus, anak yang mengalami patah tulang dan pelat pertumbuhan tulang dapat mengalami terhentinya pertumbuhan tulang.

Selain itu, patah tulang yang tidak pulih dengan benar dapat mengakibatkan perubahan postur, kesulitan bergerak, serta nyeri jangka panjang.

Cukup serius juga efek gimnastik pada tubuh anak ya, Moms?

Baca Juga: 7 Film Indonesia Tema Olahraga yang Bisa Ditonton Bersama Si Kecil

Masalah Psikologis

apa efek gimnastik bagi tubuh anak dalam masa pertumbuhan 4

Gimnastik adalah salah satu olahraga yang menuntut dedikasi total, baik secara fisik, mental, energi, dan waktu.

Anak yang menekuni gimnastik secara serius bahkan bisa menghabiskan lebih dari 28 jam waktu latihan dalam seminggu.

Itulah kenapa anak yang menekuni gimnastik biasanya akan merasa terkucilkan, karena nyaris tidak memiliki waktu untuk berkumpul bersama keluarga dan teman.

Jangan khawatir Moms, tidak akan ada masalah dalam pertumbuhan anak bila dia hanya sesekali saja melakukan gimnastik.

Yang penting Moms perlu mempertimbangkan terlebih dahulu berbagai efek gimnastik bagi tubuh anak sebelum mendukung anak menekuninya secara serius.

Apa Moms tahu, olahraga atau aktivitas fisik lain yang juga bisa melatih kelenturan dan keseimbangan anak?

(WA)

Artikel Terkait