KEHAMILAN
16 Mei 2020

Essential Oil untuk Ibu Hamil, Mana yang Aman dan yang Harus Dihindari?

Penting diingat, penggunaan essential oil secara tepat perlu dilakukan agar terhindar dari efek sampingnya.
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Waritsa Asri
Disunting oleh Dina Vionetta

Selama ribuan tahun orang telah menggunakan essential oil sebagai perawatan holistik alami untuk berbagai macam penyakit. Kemudian, essential oil pun digunakan untuk menghilangkan rasa sakit dan nyeri pada kehamilan, tetapi mereka tidak selalu direkomendasikan untuk calon ibu.

Seorang dokter naturopati yang berpusat di Oregon, Jill Edwards, N.D, mengungkapkan penggunaan essential oil untuk ibu hamil tidak dianjurkan pada awal trimester karena dapat menyebabkan kontraksi rahim atau memengaruhi Si Kecil dalam kandungan pada tahap awal perkembangannya.

Baca Juga:4 Bahaya Essential Oil untuk Bayi, Catat!

Selain itu, sebagaimana dicatat oleh International Federation of Professional Aromatherapists dalam pedoman kehamilannya, "Essential oil pada dasarnya, sebagai zat organik, akan melintasi penghalang plasenta dan memiliki potensi untuk mempengaruhi janin."

Sehingga, tidak disarankan sama sekali untuk menggunakan essential oil untuk ibu hamil di luar dari saran seharusnya. Sebaiknya, tanyakan kepada dokter kandungan apakah essential oil untuk ibu hamil tepat untuk Moms dan mintalah rekomendasinya.

Essential Oil untuk Ibu Hamil yang Aman

Bila sudah sesuai dengan anjuran, maka apa saja essential oil untuk ibu hamil yang aman untuk digunakan?

Berikut ini essential oil untuk ibu hamil yang aman dipakai karena kemampuan mereka menenangkan keluhan umum kehamilan:

1. Wild/Sweet Orange

Essential Oil untuk Ibu Hamil, Apa yang Aman dan yang Harus Dihindari?

Foto: Orami Photo Stocks

Essential oil untuk ibu hamil yang aman dan direkomendasikan pertama yaitu wild/sweet orange.

Tak jarang, Moms merasakan kehamilan mengurangi tingkat energi sehingga essential oil dengan wangi ini diyakini memiliki efek membangkitkan semangat, meningkatkan mood, serta memberi energi.

Baca Juga: 4 Hal yang Perlu Moms Perhatikan Saat Menggunakan Essential Oil untuk Balita

2. Lavender

manfaat lavender oil (3).jpg

Foto: Orami Photo Stocks

Moms, salah satu essential oil untuk ibu hamil yang juga sering direkomendasikan adalah lavender yang dapat digunakan untuk meringankan berbagai keluhan kehamilan termasuk mengurangi stres serta kecemasan.

Sebuah penelitian dari Complementary Therapies in Medicine yang dilakukan di rumah sakit di Minnesota dan Wisconsin, yang mempelajari lebih dari 10.000 pasien melaporkan peningkatan berkurangnya kecemasan.

3. Chamomile

Essential Oil untuk Ibu Hamil, Apa yang Aman dan yang Harus Dihindari?

Foto: draxe.com

Kegunaan essential oil untuk ibu hamil selanjutnya adalah mengatasi masalah pencernaan yang mengganggu.

Diyakini chamomile mampu menenangkan usus yang diandalkan untuk sakit perut, dan diare.

Tapi jangan lupa untuk menghindari essential oil ini pada trimester pertama kehamilan.

4. Jahe

Essential oil untuk ibu hamil

Foto: Orami Photo Stocks

Essential oil untuk ibu hamil ini memiliki rasa yang hangat dan pedas dapat digunakan untuk meredakan mual, pusing, gangguan pencernaan, dan sakit perut.

Journal of American Science mengungkapkan terhadap wanita dengan kram perut menemukan bahwa pijat aromaterapi jahe menghasilkan efek positif.

Ini juga dapat digunakan sebagai minyak pijat (dicampur dengan minyak pembawa) untuk membantu meringankan rasa sakit dan nyeri.

Baca Juga: Layak Dicoba, 7 Essential Oil Ini Bisa Bantu Tingkatkan Kesuburan Pria

5. Ylang Ylang

Essential oil untuk ibu hamil

Foto: Orami Photo Stocks

Dikenal sebagai essential oil yang pamungkas untuk mengatasi kecemasan dan depresi ringan. Essential oil untuk ibu hamil ini pun bisa menjadi pereda stress serta mengangkat mood.

6. Eucalyptus

Essential oil untuk ibu hamil

Foto: Orami Photo Stocks

Banyak wanita mengalami hidung tersumbat kronis atau hidung tersumbat saat hamil. Hal ini disebut dengan rhinitis kehamilan, itu salah satu dari banyak gejala yang disebabkan oleh perubahan hormon dalam tubuh.

Salah satu obat alami yang dapat membantu meringankan sinus dan pernapasan tersumbat adalah essential oil eucalyptus. Diekstrak dari pohon cemara, eucalyptus telah terbukti efektif membersihkan saluran udara lendir, menekan batuk, dan membunuh mikroba di udara.

7. Lemon

Essential oil untuk ibu hamil

Foto: Orami Photo Stocks

Sering mengalami mual di pagi hari? Dengan sekitar 50 lemon per botol 15 mL, minyak atsiri lemon membungkus jeruk dan dapat digunakan untuk mengobati morning sickness, mual, dan muntah. Faktanya, sebuah studi klinis dariIranian Red Crescent Medical Journal menemukan bahwa setengah dari partisipan yang hamil menikmati penurunan yang signifikan dalam gejala mual dan muntah setelah menghirup tetesan minyak esensial lemon pada bola kapas.

Baca Juga:Manfaat dan Efek Samping Penggunaan Essential Oil, Simak di Sini

Sementara itu, essential oil yang dapat menyebabkan kontraksi adalah yang pasti tidak boleh dan hal ini termasuk kayu manis, cengkeh, rosemary, dan clary sage. Berikut adalah minyak yang harus Moms hindari sampai bayi tiba:

  • Arnica
  • Basil
  • Birch (sweet)
  • Bitter almond
  • Boldo leaf
  • Broom
  • Buchu
  • Calamus
  • Camphor (brown or yellow)
  • Cassia
  • Cedarwood/thuja
  • Chervil
  • Cinnamon
  • Clary sage
  • Clove
  • Coriander
  • Costus
  • Deertongue
  • Elecampane
  • Fennel
  • Horseradish
  • Hyssop
  • Jaborandi leaf
  • Juniper berry
  • Melilotus
  • Mugwort
  • Mustard
  • Nutmeg
  • Origanum
  • Parsley
  • Pennyroyal
  • Pine (dwarf)
  • Rosemary
  • Rue
  • Sassafras
  • Savin
  • Savory (summer)
  • Tansy
  • Thyme red
  • Tonka
  • Wintergreen
  • Wormwood Rosemary
  • Sassafras
  • Tansy
  • Timi merah
  • Tonka
  • Wintergreen
  • Apsintus

Baca Juga:Ini 5 Fakta Tentang Essential Oils yang Harus Moms Tahu

Seperti biasa, berhati-hatilah jika Moms memiliki alergi atau riwayat alergi keluarga. Jika Moms merasa alergi terhadap essential oil, lakukan uji tempel terlebih dahulu.

Tak lupa kembali mengingatkan untuk Moms mencari saran medis profesional dari dokter atau bidan ketika mempertimbangkan penggunaan essential oil untuk ibu hamil.

Artikel Terkait