TRIMESTER 2
5 Februari 2020

Essential Oil yang Berbahaya Digunakan oleh Ibu Hamil

Jangan gunakan minyak-minyak ini sebelum bayi lahir
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Adeline Wahyu
Disunting oleh Intan Aprilia

Essential oil adalah ramuan ajaib yang memiliki banyak kegunaan terapeutik, tetapi bagi wanita hamil, penting untuk mengetahui beberapa fakta mengenai minyak ini, terutama jika itu dapat membahayakan bayi kita.

The National Association for Holistic Aromatherapy (NAHA) mengatakan bahwa essential oil dapat melintasi penghalang plasenta dan memiliki potensi berbahaya yang mempengaruhi janin.

Baca Juga: Bisa Redakan Nyeri, Ini Daftar Essential Oil yang Aman untuk Ibu Hamil

Jumlah minyak yang masuk ke kulit ibu adalah sepele sehingga jumlah yang mencapai plasenta sangat kecil jika pengenceran yang tepat digunakan.

Meski begitu, banyak ahli menyarankan untuk tidak menggunakan essential oil pada trimester pertama. Minyak ini dapat menyebabkan kontraksi rahim atau berdampak buruk pada bayi dalam tahap perkembangan awal.

Akan tetapi, beberapa jenis minyak di bawah ini memang tidak diperkenankan untuk digunakan saat hamil. Apa saja jenis minyaknya?

Essential Oil Berbahaya Saat Hamil

essential oil berbahaya

Foto: realfitmama.org

Ada beberapa essential oil yang tidak dapat digunakan selama kehamilan, terutama mereka yang dapat menyebabkan kontraksi rahim sudah pasti dilarang.

Salah satu essential oil berbahaya adalah juniper. Jenis minyak ini tidak dapat digunakan karena sifat diuretiknya, yang akan mengurangi jumlah cairan ketuban dalam tubuh ibu hamil.

Baca Juga: Tea Tree Oil untuk Mengatasi Jerawat saat Hamil, Amankah?

Essential oil yang berbahaya lainnya adalah lavender. Jenis minyak ini juga dilarang penggunaannya pada ibu hamil, karena memiliki sifat 'emmenagogic', yang akan membuat ibu yang sedang hamil mengalami menstruasi. Jelas bahwa tidak satu pun dari ini pernyataan itu benar.

Harus diakui bahwa tubuh manusia memang cerdas dan bahwa essential oil yang digunakan, tidak asing dengan metabolisme manusia. Tubuh tahu bagaimana cara memecah minyak-minyak tersebut dan memanfaatkannya untuk menyeimbangkan fisiologi manusia.

Berdasarkan International Federation of Professional Aromatherapists, masih ada beberapa lagi essential oil berbahaya yang sebaiknya dihindari, seperti:

  • Oregano
  • Thymus
  • Savoury
  • Cengkeh
  • Kayu manis
  • Cumin
  • Adas manis
  • Adas bintang
  • Birch manis
  • Wintergreen

Baca Juga: Manfaat Ylang Ylang Oil untuk Ibu Hamil

Daftar di atas bukanlah daftar lengkap mengenai essential oil yang berbahaya saat hamil, melainkan panduan tentang jenis minyak yang tidak boleh digunakan selama kehamilan.

Artikel Terkait