DI ATAS 5 TAHUN
22 Januari 2019

Anak dengan ADHD Tidak Selalu Hiperaktif, Ini 1 dari 5 Fakta ADHD Pada Anak yang Harus Moms Ketahui

Anak yang suka melamun juga bisa memiliki kondisi ADHD lho, Moms
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Intan
Disunting oleh Intan

Seberapa akurat fakta ADHD pada anak yang sudah Moms tahu?

Sebagian besar orang tua ternyata baru sebatas mengasosiasikan Attention Deficit Hyperactivity Disorder (ADHD) dengan perilaku hiperaktif pada anak.

Apa benar ADHD disebabkan oleh konsumsi gula dan pola asuh yang salah? Apa benar ADHD bisa hilang dengan sendirinya saat anak semakin besar?

Supaya tidak salah kaprah, lebih baik lihat dulu fakta ADHD pada anak berikut ya, Moms!

ADHD Bisa Menimpa Siapa Saja

anak dengan adhd tidak selalu hiperaktif, 1 dari 5 fakta adhd pada anak yang harus moms ketahui 1

Anggapan kalau ADHD hanya bisa dialami oleh anak laki-laki itu ternyata tidak benar lho, Moms.

Baik anak laki-laki maupun perempuan bisa mengalami ADHD terlepas dari latar belakang pendidikan, sosial ekonomi, dan budaya.

Menurut psikiater dari JFC Medical Center North Campus, Dr. Mustafa Pirzada, MD, anggapan ini mungkin terbentuk karena gejala ADHD lebih jelas terlihat pada anak laki-laki ketimbang anak perempuan.

Anak laki-laki dengan ADHD umumnya memperlihatkan perilaku hiperaktif, gampang teralihkan perhatian, dan tidak bisa diam.

Sedangkan anak perempuan dengan ADHD justru cenderung lebih banyak diam dan melamun sendiri.

Ada Tiga Tipe ADHD

anak dengan adhd tidak selalu hiperaktif, 1 dari 5 fakta adhd pada anak yang harus moms ketahui 2

Sebenarnya kurang tepat jika ADHD disamakan dengan perilaku hiperaktif saja lho, Moms.

Menurut Diagnostic and Statistical Manual of Mental Disorders (DSM-5) ada tiga tipe ADHD, yaitu:

- Tipe Hiperaktif-Impulsif

Anak dengan ADHD tipe ini tidak bisa diam, sehingga cenderung banyak berlarian dan berbicara.

Mereka juga sering menyela pembicaraan orang dan sulit mengendalikan diri.

- Tipe Insentif

Anak dengan ADHD tipe ini sering dianggap ceroboh, karena sulit memusatkan perhatian, mengikuti instruksi, serta mengatur tugas dan aktivitas.

Selain itu, mereka juga cenderung pelupa dan gampang teralihkan perhatiannya.

- Tipe Kombinasi

Anak dengan ADHD tipe kombinasi biasanya memperlihatkan perilaku hiperaktif-impulsif dan juga kesulitan memusatkan perhatian.

Baca Juga: 5 Cara Efektif Menenangkan Balita Hiperaktif dalam 30 Detik

ADHD Seringkali Disertai Kondisi Kesehatan Mental Lainnya

anak dengan adhd tidak selalu hiperaktif, 1 dari 5 fakta adhd pada anak yang harus moms ketahui 3

Walau ADHD tidak menyebabkan masalah psikologis atau perkembangan, ternyata ADHD pada anak seringkali disertai oleh kondisi seperti:

- Gangguan belajar.

- Gangguan kecemasan atau depresi.

- Disruptive mood dysregulation disorder (DMDD) atau Oppositional defiant disorder (ODD).

- Perilaku antisosial, gangguan bipolar, atau sindrom tourette.

Bila Tidak Ditangani, ADHD Bisa Memengaruhi Seluruh Aspek Kehidupan Anak

anak dengan adhd tidak selalu hiperaktif, 1 dari 5 fakta adhd pada anak yang harus moms ketahui 4

Sayangnya, sampai saat ini masih banyak orang tua yang menganggap ADHD adalah kondisi masa kecil yang akan hilang dengan sendirinya seiring dengan pertambahan usia.

Padahal menurut International Consensus Statement on ADHD, kondisi ADHD yang dibiarkan dan tidak ditangani bisa memengaruhi seluruh aspek kehidupan anak di masa depan, seperti:

- Bermasalah dalam mengikuti pelajaran di sekolah hingga lulus dengan sukses.

- Bermasalah dalam pekerjaan, kehilangan produktivitas, dan berkurangnya kemampuan untuk menghasilkan.

- Bermasalah dalam hubungan dengan orang lain.

- Memiliki risiko lebih besar terkena tilang dan kecelakaan lalu lintas.

- Bermasalah dengan pola makan berlebih dan obesitas.

- Bermasalah dengan hukum.

Anak dengan ADHD sebenarnya cerdas dan kreatif lho, Moms.

Bila dibantu dengan terapi dan strategi belajar khusus, mereka memiliki peluang lebih besar untuk sukses di sekolah, pergaulan, dan pekerjaan.

Baca Juga: Benarkah Sugar Rush Membuat Anak Hiperaktif?

ADHD Disebabkan oleh Masalah Pada Syaraf Otak

anak dengan adhd tidak selalu hiperaktif, 1 dari 5 fakta adhd pada anak yang harus moms ketahui 5

Ini dia fakta ADHD pada anak yang perlu disebarluaskan agar para orang tua tidak lagi salah kaprah, Moms.

Penyebab utama ADHD adalah perbedaan dalam komposisi kimia, struktur, dan hubungan syaraf pada otak, yang pada sebagian besar kasus diakibatkan oleh faktor genetik.

ADHD bukan disebabkan oleh konsumsi gula berlebih, pola asuh yang salah, cedera kepala, penggunaan gadget, TV dan video game, alergi, ataupun bahan tambahan dalam makanan.

Meski begitu, ada beberapa faktor yang dapat meningkatkan resiko ADHD pada anak, seperti ibu merokok saat hamil, terpapar racun dari lingkungan, dan lahir prematur.

Yuk Moms, bantu sebarkan fakta ADHD pada anak diatas agar setiap orang tua dapat mendukung perkembangan buah hatinya dengan optimal.

Apa Moms tahu, apalagi kondisi pada anak yang sering disalahpahami oleh para orang tua?

(WA)

Artikel Terkait