FASHION & BEAUTY
9 November 2020

15 Fakta Masker Sperma untuk Kecantikan, Bisa Mengurangi Keriput!

Rahasia wajah mulus dan tanpa kerutan, mungkin masker sperma dari pasangan Moms jawabannya
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Ria Indhryani
Disunting oleh Andra Nur Oktaviani

Masker sperma bermanfaat untuk kecantikan. Apakah Moms pernah membayangkan bagaimana sperma bisa dijadikan masker dan dimanfaatkan untuk kesehatan kulit terutama wajah?

Ya, tentu saja itu mengejutkan dan membuat kita bergidik atau merinding mendengar keanehan tersebut.

Ada beberapa tren kecantikan gila di luar sana. Misalnya, seperti saat semua orang memakai perhiasan berbentuk penis dan mengecat kuku dengan vagina.

Nah, kini sperma mendapatkan kemuliaan untuk diolah menjadi masker sperma dan hadir sebagai tren baru yang harus dicoba untuk kulit yang lebih halus dan tampak lebih muda.

Moms pasti masih sulit membayangkannya, karena memang sperma biasanya hanya dikaitkan dengan seks dan proses membuat bayi. Akan tetapi, seperti yang dikutip dari situs Black Doctor, dijelaskan bahwa terdapat penelitian dari Dermatological Association di Inggris yang menyatakan bahwa air mani atau sperma dapat memiliki banyak manfaat atau kegunaan lain termasuk kesehatan yang berhubungan dengan kecantikan.

Masker sperma dikatakan dapat membantu mengurangi keriput, menghaluskan kulit, dan mencegah flek di wajah. Dan bagaimanapun, ini gratis, tersedia, dan semuanya alami, sehingga seharusnya tidak ada alasan untuk tidak mencobanya.

Baca Juga: Cara Tepat Memilih Masker Sesuai dengan Jenis Kulit

Fakta Masker Sperma untuk Kecantikan

Lantas, bagaimana sperma dapat dipercaya sebagai bahan alami untuk masker wajah dan kecantikan? Berikut ini adalah 15 hal yang perlu Moms ketahui tentang fakta dibalik masker sperma bagi kecantikan.

1. Masker Sperma Memiliki Senyawa yang Baik untuk Kulit Wajah

manfaat madu untuk kulit-lembapkan wajah.jpg

Para ahli setuju bahwa sperma adalah superfood baru untuk kesehatan wajah wanita. Tentu ini menjadi fakta penting karena ketika seorang pakar sudah merekomendasikannya, maka seharusnya Moms tidak perlu khawatir.

Salah satu pakar kecantikan yang memiliki banyak klien selebriti dan pengalaman lebih dari 22 tahun pada industri kecantikan di London, Inggris, mengatakan bahwa benar menggunakan sperma pasangan sebagai masker wajah akan membantu menjaga kulit wanita tetap sehat. Menurutnya, masker sperma adalah hal terbaik untuk membuat kulit tetap awet muda.

"Hubungan seksual membantu mengurangi hormon stres dan meningkatkan produksi kolagen. Tapi Anda bisa mendapatkan beberapa hal lebih dengan masker sperma. Masker sperma adalah salah satu cara terbaik untuk meningkatkan oksigen dan meningkatkan sirkulasi ke kulit, sehingga memberikan Anda kilau wajah secara langsung," katanya seperti dikutip dari website Her.

Pakar kecantikan yang memiliki berbagai klien artis dan model seperti Stella McCartney, Suki Waterhouse dan Gwyneth Paltrow ini, mengatakan masker sperma dapat melakukan keajaiban yang mutlak termasuk menghilangkan bintik-bintik dan kerutan di permukaan kulit.

"Sperma pasangan Anda memiliki senyawa yang disebut spermine. Menggunakan masker sperma sebagai masker wajah dapat memberikan manfaat antioksidan yang membantu mengurangi kerutan, menghaluskan kulit, mencegah jerawat atau flek dan memberi Anda kulit yang tampak sehat secara keseluruhan," katanya.

2. Masker Sperma Mampu Menghilangkan Pori-pori

Dikemas dengan protein, seng, magnesium, kalsium, kalium, dan fruktosa, masker sperma sangat bagus untuk mengencangkan kulit dan menghilangkan pori-pori membandel di kulit wajah.

Baca Juga: 5 Langkah Mudah Mengecilkan Pori-Pori di Wajah

3. Masker Sperma Memiliki Bahan yang Sama dengan Produk Kecantikan Mahal

12 produk kecantikan yang harus dihindari ibu hamil hero

Urea yang sama dalam urin, rupanya juga ditemukan dalam sperma dan menjadi bahan ajaib bagi kulit. Urea memiliki khasiat luar biasa yang bermanfaat bagi kulit dan hebatnya merupakan bahan umum yang ditemukan dalam produk kecantikan yang mahal.

4. Masker Sperma sebagai Pelembab Wajah

Menurut ahli Geriatric Medicine dan Medical Director dari New Orleans Regenesis Spa, Dr. Will Hudson, karena sifat pelembab alami urea, masker sperma dapat memberikan bantuan instan untuk kulit kering.

"Bahan utama masker sperma adalah komponen alami dari jaringan kulit kita dan mewakili hingga sekitar 7 persen dari sifat alami dan sifat pelembab yang melekat pada kulit kita."

Baca Juga: Cara Tepat Memilih Pelembab yang Baik Berdasarkan 4 Jenis Kulit Wajah

5. Masker Sperma untuk Mengurangi Peradangan

Jerawat di Dahi Meradang, Ini Penyebabnya-3.jpg

Urea juga bertindak sebagai anestesi pada kulit dalam mengurangi peradangan. Oleh karena itu, masker sperma dapat membantu penyembuhan luka dengan meningkatkan kecepatan pembaruan sel.

6. Masker Sperma sebagai Eksfoliator

Urea secara aktif bekerja untuk mengangkat sel-sel kulit mati dan zat-zat yang menyebabkan adanya komedo pada wadah seseorang.

7. Masker Sperma untuk Perawatan Jerawat

Rupanya pengetahuan tentang manfaat sperma telah ada selama bertahun-tahun. Selain itu, perusahaan Norwegia, Bioforskning, telah menemukan resep untuk membuat wajah tampil sempurna.

Menurut analisis mereka, masker sperma 30 kali lebih efektif daripada vitamin E dan merupakan antioksidan yang hebat.

Baca Juga: Cara Membersihkan Muka Untuk Kulit Berjerawat

Namun, selain fakta positif, rupanya juga terdapat fakta-fakta negatif tentang masker sperma yang digaungkan oleh beberapa penelitian lain.

8. Masker Sperma Dapat Membuat Kulit Kering

masker digunakan setiap hari-kulit kering.jpg

Dokter Kulit asal New York, Doris Day, mengatakan sebaliknya yaitu bahwa dia meragukan manfaat mengoleskan sperma sebagai masker ke wajah seseorang.

Menurutnya, masker sperma belum tentu sama dengan pelembab lainnya yang dapat menembus kulit dan memberikan manfaat terhadap wajah seseorang.

"Saat air dari sperma mengering di kulit Anda, maka itu juga bisa membuat kulit Anda menjadi lebih kering. Jika Anda menderita rosacea, Anda harus berhati-hati," ujarnya seperti dikutip dari Newshub.

Doris memberikan beberapa saran yang lebih umum, seperti memercikkan air es ke kulit wajah. Moms bisa mengisi wastafel dengan es batu dan air dingin, lalu memercikkannya ke wajah 15-20 kali sebelum merias wajah.

"Ini akan membuat kulit Anda terasa lebih kencang dan cerah, dan riasan Anda akan terlihat indah," sarannya.

9. Masker Sperma Memiliki Kandungan yang Tidak Sama dengan Masker Pabrikan

Ahli Dermatologi Beverly Hills, Will Kirby, juga mengungkapkan hal yang sama atau membantah fakta tentang manfaat dari menggunakan masker sperma ke wajah sebagai salah satu treatment kecantikan.

"Potensial dari sediaan topikal serupa terhadap kulit yang sehat masih sulit dipahami. Penting untuk diingat bahwa masker berbahan spermine yang akan Anda dapatkan di spa bukanlah masker sperma.

Spermine, antioksidan yang ditemukan dalam sperma, sebenarnya dapat disintesis atau disatukan dari berbagai unsur dan dilakukan di laboratorium, lalu digunakan dalam produk spa," katanya.

Baca Juga: 5 Masker Wajah Alami Ini Mudah Dibuat Sendiri di Rumah

10. Masker Sperma Memiliki Kandungan Zinc Yang Berbeda Pada Setiap Orang

Manfaat-Zinc-Untuk-Tubuh-Dan-Perkembangan-Anak-Hero.jpg

Sperma mengandung 3 persen dari kebutuhan zinc harian yang direkomendasikan atau dibutuhkan setiap orang. Akan tetapi, angka ini bisa berbeda pada setiap orang.

Wanita disarankan mengonsumsi 8 miligram zinc sehari, sedangkan pria sebaiknya mengonsumsi 11 miligram. Zinc memiliki banyak manfaat bagi perawatan kulit. Efek anti inflamasinya pada jerawat, serta kemampuan perbaikan sel dan produksi kolagennya masih dipelajari secara luas.

Hal ini membuat beberapa orang percaya bahwa masker sperma yang mengandung zink, dapat membantu mengurangi tanda-tanda penuaan. Namun, hasil terbaik tetap dihasilkan saat mengonsumsi zink secara oral bersamaan dengan mengaplikasikannya langsung ke kulit.

11. Masker Sperma Tidak Menghasilkan Urea dalam Jumlah yang Tepat untuk Kebutuhan Kulit Wajah

Masker sperma mengandung urea. Apa itu urea? Urea adalah produk limbah yang tercipta saat hati memecah protein. Biasanya urea keluar dari tubuh melalui urin atau keringat, tetapi sejumlah kecil dapat ditemukan di lapisan luar kulit.

Urea dikenal dapat melembabkan, membantu pengelupasan kulit dengan lembut dan membantu penyerapan produk perawatan kulit lainnya. Akan tetapi, biasanya produk merek kecantikan menggunakan versi sintetis atau bukan yang asli.

Menurut sebuah penelitian yang diterbitkan dalam Journal of Andrology, sperma mengandung 45 miligram urea per 100 mililiter. Sama seperti kandungan senyawa lainnya, dosis urea dari sperma tidak cukup tinggi untuk menghasilkan efek yang kecantikan yang dicari.

Baca Juga: Wajah Terlihat Flawless Berkat Masker Mentimun

12. Masker Sperma sebagai Anti-Aging Masih Dipertanyakan

Begini-Cara-Memilih-Produk-Skincare-Anti-aging.jpg

Seperti yang sudah disebutkan di atas, masker sperma mengandung senyawa spermine yang berasal dari spermidine. Spermidine dipromosikan dapat bermanfaat sebagai anti-aging. Status antioksidannya membuat beberapa orang percaya bahwa masker sperma dapat menghaluskan garis-garis halus.

Satu studi yang dipublikasikan di Nature Cell Biology menemukan bahwa menyuntikkan spermidine langsung ke dalam sel dapat memperlambat proses penuaan atau bermanfaat sebagai anti-aging. Tetapi efek mengoleskannya secara topikal, masih belum diketahui hingga saat ini.

Untuk anti-aging, serum yang mengandung vitamin C dan retinoid dengan konsentrasi tinggi harus menjadi pilihan pertama Moms. Moms juga bisa membeli pelembab yang mengandung bahan-bahan seperti gliserin atau asam hialuronat.

Jangan lupa untuk melindungi kulit Moms dari sinar matahari, karena beberapa proses ini saja bisa sangat membantu dalam proses menunda penuaan dini.

13. Masker Sperma Tidak Direkomendasikan Oleh Dokter Kulit

Selain dari beberapa YouTuber yang menampilkan foto sebelum dan sesudah, tidak ada alasan bagi dermatologists atau dokter kulit untuk merekomendasikan masker sperma sebagai produk perawatan kulit.

Baca Juga: 5 Tips Memilih Dokter Kulit yang Tepat

14. Masker Sperma Mengandung Protein yang Sedikit

Fakta bahwa terdapat lebih dari 200 protein terpisah dalam sperma adalah hal yang benar. Namun, jumlahnya yang rata-rata 5.040 miligram per 100 mililiter, dinilai masih belum cukup untuk membuat perubahan yang mencolok.

Jika angka tersebut dimasukan ke dalam istilahan makanan, maka jumlah tersebut hanya setara dengan sekitar 5 gram. Padahal, rata-rata wanita membutuhkan 46 gram protein sehari, sedangkan pria rata-rata membutuhkan 56 gram.

Itu artinya kecil kemungkinan bahwa masker sperma akan berpengaruh pada kulit seseorang. Protein yang ditemukan dalam produk perawatan kulit biasanya datang dalam bentuk peptida. Asam amino ini membantu menjaga kulit tetap kencang dan bebas kerutan, tetapi bisa jadi tidak efektif kecuali jika dikombinasikan dengan bahan lain.

Sumber protein yang lebih kuat tetap berasal dari makanan. Sebuah penelitian yang diterbitkan dalam American Journal of Epidemiology menemukan fakta bahwa pola makan yang kaya protein nabati, buah-buahan, sayuran, dan biji-bijian dapat meningkatkan sel yang sehat.

15. Masker Sperma Tidak Lagi Ditawarkan oleh Salon yang Mencetuskannya

Salon-Hero.jpg

Dikutip dari Healthline, salon utama yang dulu mengiklankan perawatan masker sperma justru tampaknya sudah tutup. Spa Graceful Services di New York pernah menawarkan facial spermine yang dikatakan dapat mendorong produksi kolagen, menyembuhkan kulit, dan meredakan kemerahan.

Spermine yang digunakan benar-benar buatan dan dicampur dengan banyak bahan lain, termasuk minyak biji rosehip, minyak jojoba, dan vitamin E dan B-5. Bahan-bahan inilah yang mungkin memberikan hasil.

Misalnya, fungsi minyak biji rosehip adalah hidrator yang efektif. Tidak hanya itu, minyak jojoba juga dapat menjaga kelembapan pada kulit, sedangkan vitamin E merupakan antioksidan yang bermanfaat bagi jerawat.

Baca Juga: Ini 3 Kriteria yang Harus Diperhatikan Saat Memilih Salon Kecantikan

Nah, itulah beberapa fakta tentang masker sperma. Jadi, apakah Moms masih tertarik untuk menggunakan masker sperma?

Artikel Terkait