FASHION & BEAUTY
24 Maret 2019

Fakta Penting Soal Face Oil yang Kini Digemari

Apa itu face oil? Ini dia cara memilih face oil yang tepat!
Artikel ditulis oleh Ikhda Rizky Nurbayu
Disunting oleh Ikhda Rizky Nurbayu

Baru-baru ini berbagai macam brand perawatan kecantikan banyak mengeluarkan produk face oil.

Banyak wanita yang percaya kalau face oil dapat mengembalikan keremajaan kulit wajah dan merawat kulit wajah dengan maksimal.

Apa benar? Sebelum Moms memutuskan untuk ikut membeli dan mencoba face oil, sebaiknya simak terlebih dahulu penjelasan mengenai face oil di bawah ini menurut Perhimpunan Dokter Spesialis Kulit dan Kelamin Indonesia (Perdoski).

Mengenal Face Oil

oils on oily skinFoto: calyxta.com

Rata-rata produk face oil terbuat dari minyak nabati, biasanya disebut carrier oil (minyak pelarut/pembawa).

Penggunaan istilah minyak nabati, umum digunakan sebagai salah satu perawatan kulit alami. Sedangkan penggunaan istilah carrier oil digunakan untuk praktik aromatherapy.

Menurut Perdoski, minyak nabati ini berbeda dengan essential oil. Minyak nabati terbuat dari bagian yang berlemak pada tanaman, misalnya pada kacang-kacangan, biji-bijian, dan kernel.

Umumnya diproses coldpress dan kandungan vitaminnya masih ada seperti mineral, asam amino, asam lemak esensial, yang semuanya bermanfaat bagi kulit.

Face oil tidak akan menguap dan mempunyai aroma yang lebih lembut. Namun, kandungan minyak nabati dalam face oil ini lebih cepat berbau tengik, sedangkan essential oil tidak.

Baca Juga: 6 Mitos Soal Perawatan Kulit Wajah yang Selama Ini Dipercaya

Memilih Face Oil

1296x728 dry skin under eyes headerFoto: healthline.com

Jika Moms memutuskan untuk menggunakan face oil sebagai salah satu perawatan untuk kulit wajah, berikut ini adalah saran dari Perdoski pad laman perdoski.id dalam memilih face oil yang baik:

Coldpress Face Oil

Hampir sebagian besar produk face oil yang kini beredar di pasaran tidak lagi diproduksi dengan proses coldpress, namun sudah dibuat dengan panas tinggi.

Moms harus memilih produk face oil yang masih diproses secara coldpress, karena khasiatnya lebih terjamin dibandingkan yang menggunakan panas tinggi.

• Organik atau Non-organik

Beberapa produk face oil juga ada yang organik dan melabelkan sertifikasi organik dalam kemasannya.

Namun, biasanya produk face oil organik ini mempunyai harga jual yang lebih mahal.

• Tingkat Kekentalan

Face oil yang terbuat dari minyak nabati juga memiliki kekentalan yang terbagi menjadi 3, tipis, sedang, tebal.

Face oil dengan kekentalan tebal terdapat pada minyak alpukat, minyak almond, dan minyak castor. Face oil jenis ini sangat cocok digunakan untuk Moms yang mempunyai kulit sangat kering.

Face oil dengan kekentalan tipis terdapat pada minyak argan, minyak biji bunga matahari, minyak biji anggur, dan minyak rosehip.

Face oil ini sangat mudah menyerap ke dalam lapisan kulit dan cocok untuk Moms yang kulitnya berminyak.

Baca Juga: 6 Khasiat Argan Oil Untuk Kecantikan

Menyimpan Face Oil

52ffa78f369efef42df60675322afe6eFoto: pinterest.co.uk

Penyimpanan face oil ini lebih mudah daripada essential oil yang harus disimpan dalam botol kaca gelap.

Face oil dapat disimpan dalam wadah botol plastik biasa dan sebaiknya disimpan di dalam kulkas untuk memperpanjang masa simpan.

Namun, jika Moms mendapati face oil yang sudah berubah aromanya menjadi tengik, sebaiknya jangan digunakan ya Moms.

Bagi sebagian kulit wajah, face oil dirasa cukup efektif merawat dan menjadi pelembap yang efektif. Namun bagi sebagian yang lain, belum tentu efektif dan cocok.

Apalagi, baik itu face oil atau essential oil, menurut Perdoski keduanya bersifat komedogenik yang dapat menyebabkan pori-pori tersumbat dan munculnya komedo pada kulit berminyak.

Nah, ada baiknya jika Moms masih bingung akan menggunakan face oil atau tidak, Moms bisa berkonsultasi terlebih dahulu pada dokter spesialis kulit.

Tujuannya untuk mengetahui jenis kulit yang Moms miliki, sehingga bisa mendapatkan produk face oil yang tepat.

(IRN)

Artikel Terkait