KESEHATAN
13 November 2019

6 Faktor Penyebab Artritis, Perhatikan Moms!

Artritis, radang sendi, atau rematik, ternyata disebabkan oleh beberapa hal berikut
Artikel ditulis oleh Orami
Disunting oleh Intan Aprilia

Artritis adalah pembengkakan dan nyeri yang terjadi pada sendi. Artritis bisa juga dikenal sebagai rematik, atau radang sendi.

Terdapat lebih dari 100 jenis artritis, namun yang paling umum adalah osteoartritis (OA) dan rheumatoid artritis (RA).

Artritis memiliki gejala yang muncul secara bertahap, tetapi ada juga penderita yang merasakan gejalanya secara mendadak.

Pasien artritis umumnya sering merasakan nyeri yang dapat berlangsung selama beberapa hari, bahkan beberapa minggu.

Baca Juga: Gejala Penyakit Artritis yang Perlu Diwaspadai

Penyebab Artritis

Tapi apa sebenarnya yang menjadi penyebab artritis? Berikut ulasannya:

1. Keturunan

penyebab artritis

Beberapa jenis radang sendi terjadi karena keturunan. Jika dalam keluarga, ada yang terserang radang sendi Moms mungkin juga memiliki kemungkinan untuk terserang radang sendi.

Gen dalam tubuh yang membuat Moms menjadi lebih rentan terkena penyakit ini.

2. Usia

penyebab artritis

Artritis paling sering terlihat pada orang dewasa di atas usia 65, namun tak menutup kemungkinan dapat terjadi juga pada anak-anak, remaja, dan orang dewasa yang lebih muda.

Osteoartritis (OA), salah satu jenis artritis adalah penyebab artritis paling klasik terkait usia.

Dalam penelitian Why is Osteoarthritis an Age-Related Disease? yang diterbitkan oleh National Center for Biotechnology Information, penyakit ini sering digambarkan sebagai penyakit yang dianggap oleh banyak orang sebagai konsekuensi yang tak terhindarkan dari menjadi tua.

Dalam OA, radang sendi yang terjadi biasa disebabkan oleh “keausan” dari pelumas antar sendi.

Baca Juga: 4 Cara Mengatasi Nyeri Otot Setelah Olahraga

3. Jenis Kelamin

penyebab artritis

“Wanita lebih cenderung terkena rheumatoid arthritis daripada pria. Sementara sebagian besar orang yang menderita gout, jenis radang sendi lainnya, adalah pria,” ungkap Dr Rajnish Garg, profesor dan kepala, departemen ortopedi seperti dikutip dalam tribunindia.com.

4. Pernah Cedera atau Kecelakaan

penyebab artritis

Penyebab artritis yang lain adalah trauma kecelakaan. Orang-orang yang mengalami cedera pada persendian, mungkin saat bermain olahraga, lebih cenderung mengalami artritis pada persendian tersebut.

5. Obesitas

penyebab artritis

Obesitas memberi tekanan berlebih pada persendian, terutama lutut, pinggul, dan tulang belakang. Karena hal itu, maka orang dengan obesitas memiliki risiko lebih tinggi terkena artritis.

Dilansir dari Arthritis Foundation, dalam beberapa kasus, obesitas meningkatkan risiko terkena radang sendi jenis tertentu atau memperburuk radang sendi yang sudah dirasakan.

1 dari 5 orang Amerika telah didiagnosis menderita radang sendi, tetapi menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC), jumlah itu melonjak menjadi lebih dari 1 dalam 3 di antara orang yang mengalami obesitas.

Baca Juga: Cara Menggendong Anak yang Benar Agar Tak Nyeri Bahu

6. Perokok

penyebab artritis

Sebuah studi menunjukkan merokok dapat menyebabkan reaksi genetik yang mengarah pada bentuk rheumatoid arthritis yang lebih parah.

Mereka memeriksa sekelompok 164 wanita dengan RA, termasuk perokok dan bukan perokok.

Para peneliti menemukan perokok masa lalu dan saat ini memiliki lebih banyak kerusakan sendi dan gejala yang lebih parah daripada bukan perokok.

Jadi, mandi malam dapat membuat radang sendi atau rematik ternyata hanyalah mitos. Beberapa hal di atas ternyata merupakan penyebab terjadinya artritis.

(DH)

Artikel Terkait