TRIMESTER 1
16 April 2020

Flek Hitam Saat Hamil: Penyebab dan Cara Mengatasi

Moms tidak perlu merasa khawatir!
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Amelia Puteri
Disunting oleh Intan Aprilia

Kehamilan memberikan beberapa perubahan pada kulit. Bagi Moms yang baru pertama kali hamil, mungkin sering merasa khawatir terhadap perubahan yang dialami seperti jerawat, termasuk munculnya flek saat hamil.

Flek hitam, atau melasma, menjadi satu dari sekian banyak perubahan kulit yang umum terjadi di masa kehamilan. Kondisi ini mungkin bisa mengurangi kepercayaan diri Moms.

Namun, banyak wanita hamil lainnya yang juga memiliki flek hitam ini saat hamil. Karena itu, Moms tidak perlu merasa khawatir. Cari tahu lebih lanjut tentang flek di masa kehamilan berikut ini.

Pengertian Flek Hitam Saat Hamil

flek saat hamil-pengertian

Foto: Orami Stock Photos

Dalam jurnal Dermatology and Therapy, disebutkan flek hitam saat hamil adalah kondisi hiperpigmentasi simetris yang biasanya terjadi pada wajah, dengan kemungkinan lebih tinggi terjadi pada wanita dan jenis kulit yang lebih gelap.

Kondisi ini menyebabkan bercak cokelat atau abu-abu-kecoklatan muncul di wajah, yang umumnya terjadi di pipi, bibir atas, dahi, dan dagu.

"Ini karena secara signifikan pigmentasi lebih jarang terjadi di area tubuh lain," kata Dr. Bethanee Schlosser, dokter kulit bersertifikat dan asisten profesor di Departemen Dermatologi Northwestern University Feinberg School of Medicine Chicago, mengutip Fox News.

Flek ini terjadi pada semua jenis dan warna kulit, tetapi paling umum dialami oleh wanita dengan warna kulit cerah sampai sedang.

"Meskipun melasma biasanya muncul antara trimester pertama dan kedua, itu bisa terjadi kapan saja dalam kehamilan," terang Schlosser.

Baca Juga: Flek Hitam Muncul Saat Hamil, Ini Cara Mengatasinya

Penyebab Munculnya Flek Hitam Saat Hamil

flek saat hamil-penyebab

Foto: Orami Stock Photos

Terbentuknya flek hitam bisa jadi dikarenakan oleh perubahan pigmentasi kulit yang disebabkan oleh peningkatan hormon, menurut American Pregnancy Association.

"Hormon selama kehamilan memiliki kecenderungan untuk menjadi liar, terutama selama trimester pertama," jelas Becky Milsted, ahli perawatan kulit kehamilan Mamo Mio, mengutip Harper's Bazaar.

Lebih lanjut ia mengatakan, "Lonjakan hormon ekstra ini sering dapat menyebabkan iritasi dan berjerawat, bahkan jika Anda belum pernah menderita sebelumnya."

Tetapi, penyebab pasti dari melasma ini tidak diketahui, meskipun jurnal dari Brazilian Society of Dermatology menyebabkan beberapa faktor pemicu dari flek hitam ini.

Beberapanya yaitu paparan sinar matahari, penggunaan kontrasepsi oral dan steroid, konsumsi makanan tertentu, tumor ovarium, terapi penggantian hormon, penggunaan kosmetik, inflamasi kulit, dan stres.

Baca Juga: Penyebab Masalah Kulit yang Muncul Saat Trimester Pertama Kehamilan

Mengatasi Flek Hitam Saat Hamil

flek saat hamil-cara mengatasi

Foto: Orami Stock Photos

Ketahui langkah-langkah untuk menghilangkan flek hitam selama hamil yang bisa dilakukan.

1. Pakai Produk Skincare dari Tumbuhan (Plant-Based)

Sebenarnya, Moms hanya punya sedikit pilihan untuk menghilangkan flek, mengingat sebagian besar obat topikal seperti retinoid dan hidrokuinon, belum pernah diuji pada wanita hamil.

Namun, salah satu langkah yang bisa dilakukan adalah dengan menggunakan produk skincare berbasis tumbuhan (plant-based).

"Produk-produk dengan vitamin C, arbutin, asam glikolat, ekstrak kedelai dan ekstrak licorice dapat membantu," terang Allison Sutton, dermatologis di Vancouver, mengutip Today's Parent.

2. Memakai Tabir Surya

Terapis kulit Melanie Grant, mengungkapkan pentingnya memakai sunscreen sebagai langkah menghilangkan flek hilam selama hamil.

"Tabir surya sangat penting untuk merawat dan mencegah penggelapan melasma lebih lanjut," jelasnya mengutip My Domaine.

Khusus di masa kehamilan, disarankan untuk menggunakan sunscreen berbahan mineral dengan kandungan zinc oxide dan/atau titanium dioxide.

Baca Juga: 4 Cara Merawat Kulit Berminyak Saat Hamil dengan Aman

3. Jangan Menggunakan Produk Pencerah Wajah

Untuk menjaga kesehatan kulit selama kehamilan, ada bahan skincare yang perlu dihindari, salah satunya produk pencerah wajah dengan kandungan bahan tertentu yang berisiko.

"Terutama yang mengandung hidrokuinon, retinoid, dan steroid. Bahan ini jadi pantangan untuk dipakai selama kehamilan," ujar Grant mengingatkan.

Sebagai langkah menghilangkan flek hitam saat hamil lainnya, Moms dapat berkonsultasi dengan dokter kandungan dan dokter kulit agar mendapatkan perawatan yang aman yang bisa mengatasi flek saat hamil.

4. Lakukan Peeling dengan Bahan Lembut

Lebih lanjut, Grant menjelaskan, "Pengelupasan AHA dan terapi cahaya, mengurangi intensitas pigmen dengan mempercepat pergantian sel-sel kulit dan penghapusan pigmen yang tidak diinginkan. Sementara, terapi cahaya meminimalkan peradangan."

Namun, ada baiknya Moms berkonsultasi dengan dokter kandungan dan dokter kulit terlebih dahulu sebelum melakukan pengelupasan kulit untuk mengatasi flek saat hamil, ya.

Diagnosis Dokter untuk Flek Hitam Saat Hamil

flek saat hamil-diagnosis dokter

Foto: Orami Stock Photos

Moms dapat berkonsultasi ke dermatologis untuk melakukan diagnosis kulit dan memastikan bercak tersebut merupakan flek hitam, sehingga bisa diatasi dengan penggunaan obat yang aman bagi janin.

Mengutip American Academy of Dermatology, dokter kulit dapat mendiagnosis dengan melihat kulit pasien, dan bisa menggunakan alat yang disebut cahaya Wood untuk melihat seberapa dalam melasma menembus kulit.

Terkadang, flek dapat terlihat seperti kondisi kulit lainnya. Untuk mengesampingkan kondisi kulit lainnya, dokter kulit mungkin perlu mengambil sampel kulit, yang disebut biopsi kulit.

Baca Juga: 6 Produk Skincare yang Bisa Menghilangkan Flek Hitam di Wajah

American College of Obstetricians and Gynecologists menjelaskan bahwa flek saat hamil biasanya menghilang sendiri setelah melahirkan. Namun, beberapa wanita mungkin akan tetap memiliki bercak hitam selama bertahun-tahun lamanya.

Untuk mencegah flek hitam semakin memburuk, penting agar Moms memakai tabir surya dan topi lebar setiap hari saat berada di luar ruangan.

Artikel Terkait