GAYA HIDUP
12 Agustus 2019

Friends With Benefits, Apa Itu?

Ketika hubungan emosi tak lagi penting
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Orami
Disunting oleh Carla Octama

Dewasa ini, istilah friends with benefits atau FWB semakin sering kita dengar.

Mungkin kita pernah membacanya di internet dan kita tak yakin hubungan seperti apa yang masuk ke dalam kategori FWB atau friends with benefits ini.

Apapun artinya, penting bagi kita untuk mengetahui apa yang sebenarnya terjadi di dalam hubungan friends with benefits.

Friends with benefits adalah ketika dua orang secara fisik sangat intim satu sama lain, namun mereka tak memiliki komitmen apa pun.

Dengan kata lain, orang yang terlibat dalam friends with benefits sudah jelas sangat menikmati waktu bersama dengan seseorang, namun hubungan mereka tidak meliputi soal romantisme dan ikatan apapun.

Seks yang menggairahkan adalah salah satu bagian terbaik dari sebuah hubungan.

Berbagi momen-momen membahagiakan dengan seseorang yang kita anggap menarik adalah salah satu pengalaman yang tak terlupakan.

Namun bagaimana jika kita belum menemukan orang spesial tersebut, atau kita belum tertarik untuk berkomitmen jangka panjang?

Menurut Meagan Drillinger, founder Vaera Journeys, friends with benefits adalah tipe hubungan di mana dua orang yang memiliki koneksi platonik saling menggunakan satu sama lain untuk seks.

Tak ada romantisme, tak ada kencan, dan tak ada komitmen. Nongkrong bareng artinya bertemu dan melakukan seks.

Baca juga : 5 Makanan Peningkat Gairah Seksual yang Wajib Dicoba

Orang-orang Seperti Inilah yang Membuat Istilah Friends With Benefits Tercipta

Friends With Benefits, Apa Itu 1.jpg

lukasleonte.com

Seperti pada hubungan biasanya, terimalah fakta bahwa friends with benefits akan mengubah hubunganmu dengan teman yang kamu jadikan partner FWB.

Menurut Rebecca Newman, MSW, LCSW, bagian penting dari perjanjian FWB ini adalah menyadari bahwa hubungan yang akan dijalani pasti akan berbeda dari sebelumnya karena adanya interaksi seksual yang mungkin akan muncul.

Kita akan melihat sisi lain dari orang yang selama ini kita anggap teman, dan sebagai gantinya hubungan pertemanan yang mungkin sudah stabil mungkin akan mengalami perubahan.

Baca juga : Hal-hal yang Tidak Diketahui Tentang Seks

Hati-hati, Jangan sampai Bawa Hati

Friends With Benefits, Apa Itu 2.jpg

immagecollections.net

Mungkin rasa baper atau bawa perasaan dalam perjalanan FWB akan muncul.

Namun hati-hati, karena tujuan FWB dari awal bukanlah untuk menjalin ikatan emosional.

Meski tak sedikit pasangan FWB yang berujung pada hubungan emosional dan komitmen jangka panjang, namun tak sedikit pula pasangan FWB yang berakhir hanya karena salah satunya merasa terikat secara emosional sehingga melupakan perjanjian untuk tidak menjalani komitmen satu sama lain.

(SN/CAR)

Artikel Terkait