KESEHATAN
20 Desember 2019

Yuk Kenali Bagian dan Fungsi Paru-paru untuk Tubuh!

Fungsinya lebih dari sekadar membantu sistem pernapasan, lho!
Artikel ditulis oleh Amelia
Disunting oleh Intan Aprilia

Paru-paru merupakan organ tubuh yang memiliki peran utama dalam proses pernapasan manusia.

Tetapi, Moms perlu mengetahui bahwa selain membantu menghirup udara, ada fungsi paru-paru lainnya yang juga sama pentingnya pada tubuh. Paru-paru juga dapat berperan melindungi jantung, hingga mencegah infeksi.

Paru-paru adalah organ tubuh yang terletak di bagian dada. Kedua paru-paru di bagian kiri dan kanan memiliki besar yang tidak sama. Paru-paru sebelah kiri, berukuran lebih kecil karena di sebelah kiri juga terdapat jantung.

Sebagai organ vital yang lunak, paru-paru dilindungi oleh tulang rangka.

Kenali Bagian Paru-paru

fungsi paru-paru-.jpg

Paru-paru terdiri dari beberapa bagian yang masing-masingnya memiliki peran spesifik, untuk mendukung fungsi paru-paru yang utama, yaitu sebagai organ utama pernapasan.

Jika diurutkan dari atas, bagian paru-paru yang pertama ada adalah trakea. Trakea merupakan saluran udara utama dan bisa disebut sebagai tiang fondasi paru-paru manusia.

Trakea berbentuk seperti huruf Y terbalik. Trakea berada pada garis lurusnya, dan kemudian bercabang dua, ke kiri dan kanan. Cabang trakea tersebut lalu masuk ke paru-paru kiri serta kanan, sebagai bagian dari organ tersebut. Lebih lanjut, berikut ini adalah bagian paru-paru secara rinci.

Baca Juga: 6 Sayur dan Buah yang Bantu Menjaga Kesehatan Paru-paru

1. Bronkus

Bronkus adalah cabang trakea. Bronkus kiri masuk ke paru-paru kiri, dan bronkus sebelah kanan masuk ke paru-paru kanan.

Fungsi bronkus yang utama adalah sebagai jalur udara dari mulut serta trakea. Udara yang masuk dan keluar dari paru-paru, akan melewati bronkus.

Selain itu, bronkus juga disebut memiliki peran untuk mengeluarkan lendir atau dahak yang berperan dalam sistem pertahanan tubuh.

2. Bronkiolus

Bronkiolus adalah percabangan dari bronkus. Bronkiolus berukuran sangat kecil, seperti rambut, dan jumlahnya banyak. Baik di paru-paru kiri maupun kanan, terdapat hingga 30.000 bronkiolus.

3. Alveoli dan Alveolus

Di ujung bronkiolus, terdapat alveoli yang merupakan kumpulan kantung udara. Masing-masing kantong udara, disebut dengan alveolus, dan ukurannya sangat kecil. Namun, jumlah alveoli sangatlah banyak, yaitu sekitar 600 juta buah.

4. Pleura

Pleura adalah lapisan membran tipis pelindung paru-paru dan tulang rangka bagian dalam, yang menghadap paru-paru.

Pleura memiliki dua lapisan, sehingga saat paru-paru bersentuhan dengan bagian dalam tulang rangka, tidak akan terjadi gesekan.

5. Diafragma

Diafragma sebenarnya tidaklah menempel pada paru-paru. Namun, perannya tidak dapat dipisahkan dari paru-paru. Diafragma merupakan otot pernapasan yang terletak di bawah paru-paru dan memisahkan area dada dari perut.

Saat bernapas, diafragma akan berkontraksi dan menarik paru-paru ke bawah serta melebarkannya agar udara dapat masuk sempurna.

Lalu, saat menghembuskan napas, diafragma akan rileks dan kembali ke bentuk semula yang terlihat seperti kubah, sehingga jumlah udara didorong keluar paru-paru.

Baca Juga: 6 Organ Tubuh Ini Terkena Dampak Paling Buruk karena Rokok

Fungsi Paru-paru yang Utama

fungsi paru-paru-2.jpeg

Sistem pernapasan di tubuh itu sangat canggih. Sebab, alur dari pertama kali udara dihirup hingga diolah, bisa berjalan dalam waktu sangat cepat, meski prosesnya cukup rumit.

Memahami fungsi paru-paru secara jelas akan membantu Moms untuk lebih mudah mengenali sistem pernapasan secara keseluruhan.

Fungsi paru-paru adalah untuk mengolah udara yang didapatkan dari atmosfer, sehingga bisa cukup baik untuk masuk ke aliran darah. Barulah setelah oksigen masuk ke aliran darah, oksigen akan diedarkan ke seluruh tubuh.

Saat bernapas, udara tersebut kemudian dapat masuk melalui hidung atau mulut, lalu melalu jalur sebagai berikut:

  • Setelah dari hidung atau mulut, udara lalu turun ke tenggorokan, menuju trakea
  • Dari trakea, udara lalu menuju ke bronkus kiri dan bronkus kanan
  • Dari bronkus, udara masuk ke jalur yang lebih kecil, yaitu bronkioulus
  • Setelah itu, udara akan masuk ke alveoli

Setiap alveolus dilapisi oleh jaring yang terbentuk dari pembuluh darah-pembuluh darah berukuran kecil yang disebut kapiler. Pada fase ini lah terjadi pertukaran antara oksigen yang masuk, dengan karbon dioksida.

Karbon dioksida berasal dari darah yang dibawa oleh kapiler dari jantung. Setelah kapiler mengeluarkan karbon dioksida, maka kapiler akan menerima oksigen dari alveolus.

Darah yang berisi oksigen tersebut kemudian kembali dikirimkan menuju jantung, untuk kemudian dialirkan ke seluruh tubuh.

Sementara itu, sisa karbon dioksida tadi, akan dikeluarkan oleh paru-paru dari tubuh saat menghembuskan napas.

Bisa dilihat, bahwa fungsi paru-paru tidak sebatas soal pernapasan, namun juga berperan dalam hal peredaran darah di dalam tubuh.

Baca Juga: Mengenal Hipertensi Pulmonal, Tekanan Darah Tinggi yang Terjadi di Paru-Paru

Fungsi Paru-paru Lainnya

fungsi paru-paru-3.jpg

Fungsi paru-paru juga tidak hanya berkaitan dengan pernapasan. Organ ini, juga memiliki fungsi lain yang tidak kalah bermanfaatnya untuk kesehatan tubuh, seperti:

1. Melindungi Jantung

Salah satu fungsi paru-paru yang penting, ternyata ada hubungannya dengan organ disekitarnya. Dengan ukurannya yang besar dan teksturnya yang empuk, dapat menjadi bantalan pelindung yang baik untuk jantung. Terutama, saat terjadi benturan.

2. Mengatur Keseimbangan pH

Jika ada terlalu banyak karbon dioksida di tubuh, maka lingkungan dalam tubuh akan menjadi terlalu asam.

Saat paru-paru mendeteksi tubuh memiliki keasaman yang terlalu tinggi, maka organ ini akan meningkatkan ritme pernapasan agar gas karbon dioksida dapat lebih cepat terbuang dari tubuh.

3. Sebagai Penyaring

Salah satu fungsi paru-paru adalah sebagai penyaring. Organ ini, dapat menyaring gumpalan darah kecil serta gelembung udara yang dapat menyebabkan kondisi yang dinamakan emboli.

Emboli adalah penyumbatan aliran darah, yang menyebabkan terganggunya penyebaran oksigen ke seluruh tubuh.

4. Tempat Penampung Darah

Paru-paru dapat menampung darah dalam jumlah tertentu, tergantung dari kondisi tubuh.

Fungsi paru-paru ini bisa berguna saat melakukan aktivitas fisik yang berat, seperti olahraga, karena paru-paru akan membantu jantung bekerja lebih efisien.

5. Melindungi Tubuh dari Infeksi

Di paru-paru, terdapat membran yang mengeluarkan imunoglobulin A. Imunoglobulin adalah bagian dari sistem pertahanan tubuh, dan dapat melindungi paru-paru dari infeksi tertentu.

6. Membantu Artikulasi Bicara

Aliran udara, dibutuhkan agar kita bisa melafalkan huruf-huruf tertentu. Jika paru-paru terganggu, maka aliran udara juga akan terganggu.

7. Melancarkan Fungsi Mukosiliar

Mukus atau cairan lengket yang berada di jalur pernapasan, berfungsi sebagai perangkap debu dan bakteri.

Selain itu, di saluran pernapasan juga terdapat silia yang akan membantu partikel debu dan bakteri yang terperangkap tersebut bergerak ke atas untuk dikeluarkan melalui batuk, atau ke bawah untuk dihancurkan oleh sistem pencernaan.

Melihat fungsi paru-paru yang sangat besar tersebut, tentu Moms harus menjaga kesehatan paru-paru dengan baik. Jangan sampai, gangguan seperti penyakit paru obstruktif kronis, bronkitis, maupun penyakit paru lainnya menyerang tubuh.

Hindari kebiasaan merokok dan rutinlah berolahraga, selain itu jangan lupa untuk selalu mengonsumsi makanan yang bergizi seimbang.

Baca Juga: Bolehkah Ibu Menyusui Merokok? Ini 5 Cara Mudah untuk Berhenti

Ditinjau oleh dr. Reni Utari

Sumber: sehatq.com

Konten ini merupakan kerja sama yang bersumber dari SehatQ

Isi konten di luar tanggung jawab Orami Parenting

Artikel Terkait