PERNIKAHAN & SEKS
26 Agustus 2019

Gaji Istri Lebih Besar dari Suami. Apakah Kondisi Ini Akan Membuat Suami Menjadi Rendah Diri?

Pasangan suami istri harus paham bahwa ada hal-hal lain yang perlu diperhatikan selain gaji
Artikel ditulis oleh Adeline Wahyu
Disunting oleh Ikhda Rizky Nurbayu

Bagi pasangan suami istri yang sudah menikah, mengumpulkan uang untuk pendidikan anak dan kebutuhan sehari-hari adalah sebuah keharusan. Makanya tidak jarang Moms dan Dads merupakan orang tua yang bekerja, harus bekerja siang dan malam meninggalkan Si Kecil di rumah.

Dan biasanya untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga, gaji masing-masing setiap bulan, ditata untuk menata keuangan rumah tangga agar tidak sampai kekurangan.

Baca Juga: 7 Pekerjaan Remeh Dengan Gaji Tinggi

Namun dalam hal apapun, keuangan adalah hal yang sensitif, termasuk hal keuangan rumah tangga. Apalagi jika gaji istri lebih besar dibandingkan gaji suami. Hal ini sebenarnya tidak muncul karena besarnya gaji masing-masing, namun lebih kepada adanya kesalahpahaman.

Makanya pertengkaran dalam rumah tangga kerap kali muncul karena masalah keuangan ini. Lalu apa yang harus dilakukan untuk menghadapi kondisi gaji istri lebih besar dari suami? Simak di bawah ini ya Moms.

Tergantung Kepercayaan Diri

gaji istri lebih besar dari suami

Foto: europeanceo.com

“Hal ini sesungguhnya tergantung pada kepercayaan diri serta konsep diri dari sang suami sendiri. Namun perilaku dari sang istri sendiri juga penting,” tutur Liza Djaprie, psikolog klinis dan hipnoterapis.

Maksudnya, Moms harus menunjukkan sikap saling menghargai antara pasangan jika gaji istri lebih besar dari suami. Bila sejak awal kita sudah tahu hal ini dengan baik, tentu segala sesuatunya, termasuk ketimpangan gaji dengan suami bisa hilang dengan sendirinya.

Baca Juga: Kepercayaan Diri dan Afirmasi Positif untuk Sukses Menyusui

Akan tetapi tergantung dari sikap sang suami juga. Ada suami yang memang memiliki tingkat percaya diri dan konsep diri yang baik, sehingga dia yakin bahwa tinggi rendah 'derajat' suami tidak hanya diukur dari besaran gaji.

Jangan Hanya Terpaku bahwa Gaji Adalah Segalanya

gaji istri lebih besar dari suami

Foto: montbelvieurhc.com

Ada banyak sekali faktor yang membuat seorang pria menjadi suami yang mampu untuk bekerja sama dengan baik bersama istri dalam membina rumah tangga.

Namun tidak bisa dipungkiri ada juga suami yang memang memiliki rasa tidak nyaman dan konsep diri yang kurang sehingga membuatnya merasa terbebani dan ada rasa tidak enak.

“Atau istri yang lalu menjadi jumawa serta congkak hati akan besaran penghasilannya, yang tentu hal-hal ini akan membuat hubungan pasangan suami istri menjadi terganggu,” ujar pemilik nama lengkap Liza Marielly Djaprie ini.

Baca Juga: 7 Aktivitas Setelah Bercinta yang Semakin Hangatkan Hubungan Suami-Istri

Walaupun besaran gaji memang sangat membantu dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari kita, apalagi di tengah dunia yang tingkat inflasinya sudah semakin besar dan tidak bisa terdeteksi, harus dipahami bahwa uang bukanlah segalanya.

Pasangan suami istri harus sadar bahwa ada komponen-komponen lain dalam kehidupan rumah tangga yang juga harus diperhatikan dan tidak kalah pentingnya. Hal ini akan sangat dibutuhkan untuk bisa membuat seorang pria menjadi suami dan ayah yang baik dalam sebuah keluarga.

Karena suami yang memiliki penghasilan yang besar dan bisa menanggung semua kebutuhan rumah tangga belum tentu mau ikut campur tangan dalam hal lainnya. Misalnya saja dalam hal mengurus anak atau hal lainnya di luar keuangan rumah tangga.

Bukankah memiliki suami yang bisa menyeimbangkan antara kebutuhan rumah tangga dan urusan anak akan lebih baik Moms?

Artikel Terkait