PARENTING
8 Januari 2020

Gampang Marah pada Anak ? Ikuti Tips Meredam Amarah menurut Pandangan Islam

Meredam amarah memang bukan hal mudah. Dalam Islam, sudah diajarkan caranya

Sumber: shutterstock

Artikel ditulis oleh Dita Indrihapsari
Disunting oleh Prita Apresianti

Sebagai orangtua, Moms sangat rentan terkena stres dan depresi. Tuntutan menjadi ibu yang sempurna di tengah keterbatasan dapat membuat ketidakstabilan emosi. Terlebih lagi banyak hal yang mesti diurus oleh Moms.

Terkadang Moms bisa tersulut emosi ketika menghadapi Si Kecil ditengah segala pekerjaan dan pikiran yang tidak ada henti-hentinya. Telah ada teori yang mengatakan jika Si Kecil berada di dekat ibunya maka ia akan menjadi lebih bertingkah berkali-kali lipat. Moms pernah merasakannya juga?

Tenang, Moms tidak sendiri, kok. Di luar sana banyak ibu lain yang juga merasakan hal yang sama. 

Namun jangan sampai perasaan emosi dan marah yang Moms keluarkan dapat berdampak buruk pada Si Kecil. 

Dalam firman-Nya, Allah SWT pun menyebutkan tentang begitu istimewanya meredam amarah sehingga dapat menjadikan seseorang menjadi orang yang bertakwa, sepeti yang tertuang pada QS. Ali Imran: 134.

"Orang-orang yang bertakwa adalah mereka yang menafkahkan (harta mereka), baik di waktu lapang maupun sempit, dan orang-orang yang menahan amarahnya dan memaafkan (kesalahan) orang. Allah menyukai orang-orang yang berbuat kebajikan."

Meredam amarah memang bukan perkara mudah. Tak heran jika training bertema anger management banyak ditemui di masyarakat. Namun bukan tidak mungkin Moms dapat meredam amarah saat emosi berkecamuk di dada. 

Baca Juga : Saat yang Tepat Membiasakan Anak untuk Sholat Lima Waktu

Tips Meredam Marah menurut Pandangan Islam

Nabi Muhammad SAW bersabda, “Bukanlah orang kuat (yang sebenarnya) dengan (selalu mengalahkan lawannya dalam) pergulatan (perkelahian), tetapi tidak lain orang kuat (yang sebenarnya) adalah yang mampu mengendalikan dirinya ketika marah."

Meredam amarah menjadikan seseorang dianggap sebagai orang yang kuat. Mengapa demikian? Karena memang hal tersebut sulit dilakukan olah kebanyakan orang. Kemenangan yang sesungguhnya adalah menang melawan hawa nafsu, termasuk pula nafsu untuk meluapkan kemarahan, bukan?

Jika saat ini Moms masih merasa sulit untuk melakukannya, Moms dapat mencoba 5 hal untuk meredam amarah karena polah tingkah laku Si Kecil yang menurut Moms mengesalkan. Apa saja?

Diam Adalah Emas Ada Benarnya

Meredam amarah menurut pandangan Islam 1.png

Foto: Shutterstock

Cobalah untuk diam. Ungkapan diam adalah emas memang ada benarnya. Moms dapat menyendiri dulu, masuk ke kamar tidur untuk berdiam diri sejenak.

Tutup mata dan ambil napas panjang sebelum Moms terlanjur mengeluarkan kata-kata penuh emosi bahkan kata-kata cacian pada Si Kecil.

Pakar parenting Ibu Elly Risman seperti yang dikutip dalam Sahabat Keluarga Kemdikbud RI pernah berkata, "Jaga lisanmu, duhai orang tua. Jangan pernah engkau memarahi anakmu hanya gara-gara ia menumpahkan susunya atau karena ia melakukan hal yang menurutmu salah. Anakmu tidak tahu kalau apa yang ia lakukan adalah kesalahan. Otaknya belum mempunyai konsep itu."

Diam dan menjauh sejenak dari Si Kecil cukup ampuh untuk membuat diri Moms rileks, menyegarkan pikiran dan hati kembali.

Baca Juga : 4 Cara Menghadapi Suami yang Pemarah

Ambil Posisi Lebih Rendah

Ketika Moms merasa akan meluapkan kemarahan, langsung ambil posisi lebih rendah dari posisi semula. Ya, ada baiknya Moms segera duduk atau berbaring.

Rasulullah pernah memberi nasihat sebagai berikut,

"Apabila kalian marah, dan dia dalam posisi berdiri, hendaknya dia duduk. Karena dengan itu marahnya bisa hilang. Jika belum juga hilang, hendak dia mengambil posisi tidur." (HR. Ahmad 21348, Abu Daud 4782 dan perawinya dinilai shahih oleh Syuaib Al-Arnauth).

Segera Wudhu atau Mandi

Meredam amarah menurut pandangan Islam 2.png

Foto: Shutterstock

Marah sesungguhnya bisa juga direndam oleh siraman air yang menyegarkan dan menyejukkan. Jika Moms merasa emosi segeralah berwudhu atau mandi.

Rasulullah pun pernah bersabda, "Sesungguhnya amarah itu dari setan dan setan diciptakan dari api. Api akan padam dengan air. Apabila salah seorang dari kalian marah, hendaknya berwudhu."

Perkuat Support System

Rasa stres dan depresi yang dialami Moms bisa disebabkan oleh berbagai hal. Temukan akan masalahnya hingga Moms dapat menyelesaikannya. 

Masalah yang banyak dihadapi Moms biasanya karena banyaknya pekerjaan yang menumpuk, baik yang dialami oleh working mom maupun stayed at home mom

Karena itulah ada baiknya jika support system yang moms miliki pun juga kuat. Ajak suami untuk lebih mengambil peran di rumah, jika perlu pekerjakan ART untuk bisa membantu Moms melakukan pekerjaan sehari-hari di rumah yang sangat menyita. 

Dengan demikian Moms memiliki waktu untuk "bernapas" dan menstabilkan kembali emosi Moms dalam meredam amarah. 

Baca Juga : Support System Terbaik untuk Para Ibu

Saatnya Manjakan Diri Sendiri

Jika support system yang kuat sudah terbentuk, Moms dapat lebih memikirkan tentang diri Moms sendiri. 

Tidak ada salahnya untuk memanjakan diri sendiri dengan melakukan berbagai hal yang Moms sukai dan melakukan hobi. Setelah itu, kembalilah ke Si Kecil dengan bahagia dan wajah berbinar. Si Kecil pun dapat merasakan Moms yang lebih mencintainya. 

Sempatkan waktu bermain dengan Si Kecil tanpa disela gadget. Jauhkan sejenak gadget dan rasakan kembali bonding yang kuat antara Moms dan Si Kecil. 

Artikel Terkait