KESEHATAN
9 Januari 2020

7 Gejala Asam Lambung yang Wajib Diketahui

Ternyata Pneumonia berulang salah satu gejala asam lambung lho Moms
Artikel ditulis oleh Orami
Disunting oleh Orami

Sakit pada pencernaan khususnya asam lambung atau gastroesophageal reflux disease (GERD) merupakan penyakit yang cukup banyak dikeluhkan oleh orang-orang.

Sementara kebanyakan orang hanya mengalami mulas atau gangguan pencernaan biasa, gejala asam lambung bisa membuat penderitanya merasakan kondisi serupa dari waktu ke waktu disertai sensasi terbakar di dada lebih dari dua kali dalam seminggu.

Dikutip dari Healthline, penyakit asam lambung adalah kondisi kronis yang memengaruhi sistem pencernaan. Kondisi ini merupakan bentuk refluks asam yang lebih serius dan tahan lama sehingga menghasilkan nyeri ulu hati yang berkepanjangan.

Setelah merasakan gejala asam lambung yang umum tersebut, kebanyakan orang mengobatinya dengan obat-obatan bebas (over the counter) dan beberapa perubahan gaya hidup.

Pada kondisi yang lebih parah, penderita harus menemui dokter untuk berkonsultasi. Menurut National Institute of Diabetes and Digestive and Kidney Diseases, dokter akan melakukan diagnosa dengan meninjau gejala dan riwayat medis pasien.

Jika mulas atau gejala asam lambung lainnya tidak membaik dengan perubahan gaya hidup dan pengobatan, pasien mungkin perlu melakukan pengujian tertentu.

Baca Juga: Hindari 9 Makanan yang Memicu Asam Lambung

Gejala Asam Lambung

Berikut ini adalah penjelasan lebih detail tentang gejala asam lambung yang mungkin bisa Moms rasakan dan antisipasi untuk menghindari penyakit yang lebih parah.

1. Mulas

Nyeri - Usus Buntu.jpg

Mulas adalah gejala asam lambung yang pertama. Mulas di sini adalah sensasi terbakar yang terjadi dari perut bagian atas hingga kerongkongan dan terasa di belakang area tulang dada. Kondisinya tentu membuat tidak nyaman.

Mulas cenderung menjadi lebih buruk ketika berbaring atau membungkuk. Ini bisa berlangsung selama beberapa jam dan sering kembali memburuk setelah makan.

2. Batuk Kronis

batuk pilek.jpg

Selalu terjadi pada malam hari, dikutip dari WebMD bahwa penyakit asam lambung penyebab umum batuk yang tidak dapat dijelaskan. Belum diketahui bagaimana batuk disebabkan atau diperburuk oleh asam lambung.

3. Mengi

Mengi  GERD.jpg

Selain batuk, mengi atau nafas yang berbunyi juga menjadi gejala asam lambung lainnya. Batuk dan atau mengi adalah gejala pernapasan yang dihasilkan dari cairan lambung yang masuk ke batang paru-paru.

Namun, sekitar 50% pasien penyakit asam lambung yang mengalami asma, justru tidak mengalami perih di dada.

4. Asma dan Pneumonia Berulang

ini gejala sesak napas saat hamil akibat asma 3

William Berquist, MD, dokter anak dari Stanford Children's Health, dalam jurnal ilmiahnya menuliskan bahwa 40 dari 82 pasien dengan pneumonia berulang atau asma klinis ditemukan memiliki penyakit asam lambung.

Rupanya hal tersebut terjadi karena asam lambung yang naik ke kerongkongan secara tidak sengaja masuk ke tenggorokan saat bernapas dan masuk hingga ke paru-paru.

Baca Juga: 8 Obat Alami yang Mujarab Atasi Radang Tenggorokan

5. Mual dan Muntah

Mual- Muntah GERD.jpg

Karena gejala asam lambung yang utama adalah mulas hingga ke dada, maka kebanyakan dari pasien pasti akan merasakan susahnya menelan dan rasa tidak enak di mulut.

Selain itu, cairan perut juga dapat mencapai bagian belakang tenggorokan dan dalam beberapa kasus, menghasilkan rasa pahit atau asam.

Institute for Quality and Efficiency in Health Care (IQWiG), Cologne, Jerman, menyebutkan bahwa orang yang menderita asam lambung sering merasa sangat kenyang. Mereka mungkin merasa mual dan ingin muntah.

6. Radang Tenggorokan atau Suara Serak

Hero Radang Tenggorokan pada Ibu dan Anak.jpg

Iritasi pada dinding kerongkongan bisa terjadi karena asam lambung yang naik ke kerongkongan. Iritasi ini memicu peradangan pada kerongkongan.

Asam lambung yang naik kembali ke kerongkongan bisa menyebabkan iritasi pada dinding-dinding kerongkongan. Iritasi ini kemudian memicu terjadinya peradangan pada kerongkongan atau yang biasa disebut esofagitis.

Baca Juga: 7 Teh Terbaik untuk Mengatasi Radang Tenggorokan

7. Erosi Gigi dan Bau Mulut

Bau Mulut- GERD.jpg

Asam lambung atau cairan lambung yang naik ke kerongkongan dan mulut dapat mengikis lapisan terluar gigi atau terjadinya erosi gigi.

Kerusakan pada tenggorokan dan struktur mulut juga memungkinkan bakteri tertentu tumbuh di mulut. Tidak hanya gigi yang rusak, bau mulut juga mungkin menjadi gejala asam lambung yang tidak disadari.

Apakah Moms atau Si Kecil mengalami gejala asam lambung di atas? Bila iya, segera periksakan ke dokter untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.

(RIE/ERW)

Artikel Terkait