PASCA MELAHIRKAN
5 Maret 2019

Apa Itu Baby Blues? Kenali Gejalanya dan Cara Mengatasinya

Perubahan emosi Moms setelah melahirkan ini sering disebut dengan baby blues
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Ikhda Rizky
Disunting oleh Ikhda Rizky

Menjadi sebuah peristiwa penting dengan berjuta emosi ketika sang buah hati lahir ke dunia.

Namun, tidak jarang, momen setelah melahirkan justru membuat Moms menjadi tidak sabaran, selalu khawatir, atau bahkan mudah marah.

Perubahan emosi Moms setelah melahirkan ini sering disebut dengan baby blues.

Baby blues adalah perasaan sedih yang muncul setelah sang buah hati lahir dan itu menjadi hal yang normal.

Mengenali Gejala Baby Blues

healthy baby blues

Menurut penuturan psikolog klinis Monica Sulistiawati gejala baby blues bisa timbul di minggu pertama setelah Ibu melahirkan.

"Gejala baby blues ditandai dengan munculnya rasa cemas yang berlebihan namun tidak mempunyai alasan tertentu, konsentrasi yang sangat mudah terganggu, sedih, lelah, gelisah, sulit untuk tidur, perasaan menjadi lebih sensitif, tidak sabar, dan selalu merasa kesepian," ujarnya saat ditemui di Djakarta Theatre XXI (12/2) 

Baca Juga: Mengenal dan Tips Mengatasi Baby Blues

Apa Penyebab Baby Blues?

3 surprising ways to deliver babies

Penyebab baby blues yang dialami Moms biasanya karena perubahan hormon di dalam tubuh dengan tingkat yang cukup besar.

Faktor utamanya bisa berasal dari proses melahirkan yang cukup menguras energi, sehingga terasa melelahkan, dan setelah itu ASI akan keluar.

Hormon di dalam tubuh Moms akan berkurang saat proses melahirkan dan sebaliknya hormon untuk memproduksi ASI akan cepat meningkat.

Perubahan inilah yang memberikan pengaruh besar terhadap emosional Moms setelah melahirkan.

Mengatasi Baby Blues Syndrome

supporting bereaved families

Hampir 70 - 80 persen ibu baru setelah melahirkan mengalami baby blues. Banyak yang menginginkan kalau baby blues menjadi hal terakhir yang harus dijalani oleh Moms sebelum nantinya bersatu dengan sang buah hati.

aka dari itu, Moms harus melakukan agar baby blues ini tidak menjadi semakin buruk.

Pada kondisi baby blues, sangat dibutuhkan peran orang-orang terdekat dan juga keluarga. Peran mereka bisa dikatakan sebagai support system utama bagi Moms setelah melahirkan sang buah hati.

Moms bisa membagikan cerita, masalah, keluh kesah yang dialami setelah masa melahirkan kepada sahabat atau orang dekat yang Moms percayai.

Baca Juga: Ayah Juga Bisa Mengalami Baby Blues

Selain itu, baby blues juga bisa diatasi dengan cara melepas stres seperti pergi ke salon, pergi ke luar bertemu teman yang bisa diajak bercerita tentang keluh kesah Moms.

Memperbanyak asupan omega 3 juga bisa diaplikasikan sebagai solusi pencegahan baby blues pada ibu baru.

Nah, setelah mengetahui apa itu baby blues, Moms harus tetap berpikir positif dan persiapkan sebaik mungkin sebelum melahirkan, baik fisik atau mental.

(IRN)

Artikel Terkait