KESEHATAN
29 Juni 2020

5 Gejala Penyakit Celiac yang Sering Terabaikan, Cek Sekarang!

Ada banyak gejala ringan penyakit celiac tetapi sering terabaikan, seperti diare
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Sabrina
Disunting oleh Dina Vionetta

Pada beberapa orang yang mengonsumsi gluten, suatu enzim yang disebut transglutaminase bisa mengubah gluten menjadi bahan kimia yang menyebabkan respons imun.

Kondisi ini dilansir oleh Medicinenet.com, disebut penyakit celiac yang bisa menyebabkan peradangan pada lapisan usus halus. Proyeksi seperti jari (vili) normal yang membentuk lapisan usus menjadi tumpul dan hancur, sehingga mencegah penyerapan nutrisi dari makanan.

Malabsorpsi vitamin, mineral dan nutrisi lain bisa menyebabkan kerusakan pada organ-organ lain dalam tubuh, seperti hati, tulang dan otak.

Pada anak-anak, kurangnya nutrisi karena kekurangan gizi dapat menyebabkan pertumbuhan dan perkembangan yang abnormal.

Penyakit celiac terjadi karena adanya kecenderungan genetik, namun tidak semua orang dengan riwayat keluarga memiliki penyakit celiac mengalami kondisi tersebut.

Penyakit celiac bisa terjadi pada orang dengan diabetes tipe 1, kolitis mikroskopis, sindrom Sjögren dan penyakit tiroid autoimun.

Gejala Penyakit Celiac yang Sering Diabaikan

Penyakit celiac bisa sulit didiagnosis karena memengaruhi orang secara berbeda. Dilansir oleh Celiac.org, ada lebih dari 200 gejala penyakit celiac yang bisa terjadi pada sistem pencernaan atau bagian tubuh lainnya.

Beberapa orang mengembangkan penyakit celiac sejak masih anak-anak. Tapi, beberapa orang lainnya menderita penyakit ini saat dewasa.

Selain itu, beberapa orang dengan penyakit celiac pun bisa tidak memiliki gejala sama sekali, tetapi hasilnya positif setelah tes darah.

Meski begitu dilansir oleh Healthline.com, ada beberapa tanda-tanda penyakit celiac yang sering terabaikan berikut ini

Baca Juga: Sulit Hamil? Saatnya Test Darah Untuk Penyakit Celiac

1. Diare

gejala penyakit celiac - (1).jpg

Foto: shutterstock.com

Diare adalah salah satu gejala pertama yang dialami banyak orang sebelum didiagnosis menderita penyakit celiac.

Dalam satu penelitian kecil, 79 persen pasien celiac mengalami diare sebelum perawatan. Setelah perawatan, hanya 17 persen pasien yang mengalami diare kronis.

Gejala diare ini biasanya berkurang dalam beberapa hari perawatan, tetapi rata-rata menghabiskan waktu empat minggu

Namun, ada pula kemungkinan penyebab diare lainnya, seperti infeksi, intoleransi makanan lain atau masalah usus lainnya.

2. Kembung

gejala penyakit celiac - (5).jpg

Foto: shutterstock.com

Kembung adalah gejala umum yang dialami oleh penderita penyakit celiac. Karena, penyakit celiac bisa menyebabkan peradangan pada saluran pencernaan, yang mengakibatkan perut kembung.

Satu penelitian terhadap 1.032 orang dewasa dengan penyakit celiac menemukan bahwa kembung salah satu gejala paling umum. Faktanya, 73 persen orang mengaku merasa kembung sebelum didiagnosis penyakit celiac.

Di sisi lain, gluten juga terbukti menyebabkan masalah pencernaan seperti kembung pada orang yang tidak memiliki penyakit celiac.

Baca Juga: Benarkah Diet Bebas Gluten dan Kasein Baik Untuk Anak Autis?

3. Kelelahan

gejala penyakit celiac - (3).jpg

Foto: shutterstock.com

Satu studi terhadap 51 pasien celiac menemukan bahwa mereka yang tidak menjalani pengobatan memiliki masalah kelelahan parah.

Studi lain juga menemukan bahwa mereka yang memiliki penyakit celiac cenderung mengalami gangguan tidur, yang bisa menyebabkan kelelahan.

Namun, penyebab kelelahan lainnya termasuk infeksi, masalah tiroid, depresi dan anemia.

4. Berat Badan Turun

gejala penyakit celiac - (2).jpg

Foto: shutterstock.com

Penurunan berat badan yang drastis dan kesulitan mempertahankan berat badan sering merupakan tanda awal penyakit celiac.

Karena, kemampuan tubuh untuk menyerap nutrisi sudah terganggu. Sehingga berpotensi menyebabkan kekurangan gizi dan penurunan berat badan.

Satu studi dari 112 peserta dengan penyakit celiac menemukan bahwa penurunan berat badan memengaruhi 23 persen pasien. Masalah ini juga salah satu gejala paling umum setelah diare, kelelahan dan sakit perut.

Penurunan berat badan yang tidak dapat dijelaskan juga bisa disebabkan oleh kondisi seperti diabetes, kanker, depresi atau masalah tiroid.

Baca Juga: Benarkah Gluten Menjadi Salah Satu Penyebab Susah Hamil?

5. Sembelit

gejala penyakit celiac - (4).jpg

Foto: shutterstock.com

Selain diare, penyakit celiac juga menyebabkan sembelit pada beberapa orang. Penyakit celiac bisa merusak vili usus, yang sangat kecil dan bertanggung jawab untuk menyerap nutrisi.

Saat makanan bergerak melalui saluran pencernaan, vili usus tidak dapat sepenuhnya menyerap nutrisi dan justru menyerap kelembaban ekstra dari tinja. Hal ini menyebabkan tinja mengeras hingga mengakibatkan sembelit.

Namun, diet bebas gluten juga menghilangkan banyak asupan makanan berserat tinggi seperti biji-bijian, yang mengakibatkan penurunan asupan serat dan berkurangnya frekuensi tinja.

Kurang aktivitas fisik, dehidrasi dan pola makan buruk bisa juga menyebabkan konstipasi atau sembelit. (SA)

Baca Juga: Benarkah Gluten Menjadi Salah Satu Penyebab Susah Hamil?

Bila Moms masih memerlukan informasi tambahan seputar kesehatan, Moms bisa bergabung dengan komunitas dan mengikuti Kuliah WhatsApp (KulWAP) dengan expert di WhatsApp Group Orami Moms Community.

Selain mengikuti KulWAP, di WhatsApp Group Orami Moms Community, Moms bisa berkonsultasi dengan para ahli, seperti psikolog, dokter kandungan, dokter anak, konselor laktasi, konselor pernikahan, dan lain sebagainya.

orami wag

Moms juga bisa saling bertukar cerita dengan ibu-ibu lainnya, lho! Jadi Moms akan mendapatkan banyak teman, sekaligus informasi baru.

Moms bisa langsung add WhatsApp di nomor 0811-8852-250 atau klik link ini untuk informasi lebih lanjut.

Yuk gabung WhatsApp Group Orami Moms Community untuk mendapatkan berbagai keuntungan!

Artikel Terkait