BAYI
14 Februari 2020

5 Gejala Penyakit Jantung Bawaan pada Bayi, Waspada!

tanda dan gejala kelainan jantung bawaan bayi
Artikel ditulis oleh sera
Disunting oleh Andra Nur Oktaviani

Menurut kutipan dari March of Dimes, kelainan jantung bawaan merupakan jenis kelainan bawaan yang paling umum terjadi pada bayi sejak lahir.

Kelainan bawaan dapat menyebabkan masalah dalam kesehatan secara keseluruhan, bagaimana tubuh berkembang atau bagaimana tubuh bekerja.

Bayi yang lahir dengan kelainan jantung bawaan, berarti mereka memiliki masalah pada struktur jantung dan pembuluh darah.

Baca Juga: Mengenali Gejala Penyakit Jantung Bawaan pada Anak

Gejala Penyakit Jantung Bawaan pada Bayi

Meskipun cacat jantung bawaan adalah salah satu cacat lahir yang paling umum, Moms mungkin akan susah untuk mengetahui apakah si buah hati memiliki kelainan jantung ketika lahir.

Pada sebagian kasus, penyakit jantung bawaan bisa terdeteksi sejak bayi dalam kandungan atau sesaat setelah bayi dilahirkan. Akan tetapi, beberapa kelainan jantung bawaan baru diketahui ketika bayi sudah lebih besar.

Jika Moms khawatir apakah Si Kecil memiliki kelainan jantung bawaan, berikut adalah gejala paling umum yang terlihat pada bayi yang menderita penyakit jantung bawaan.

1. Murmur Jantung

2646836.jpg

foto: freepik.com

Gejala penyakit jantung bawaan pada bayi yang pertama adalah murmur. Murmur jantung adalah bunyi darah yang mengalir melalui jantung yang dapat didengar dengan stetoskop.

Murmur jantung terjadi ketika katup jantung tidak menutup dengan benar, sehingga darah dapat mengalir kembali dan menimbulkan bising jantung. Meski tak selalu menimbulkan bahaya, namun pada kasus tertentu murmur jantung harus ditangani secara khusus.

Dokter yang bekerja di bidang kardiologi anak dilatih untuk mendengarkan kelainan pada nada dan intensitas darah yang mengalir melalui jantung anak Anda yang dapat menunjukkan penyempitan aliran darah.

2. Aritmia Jantung

3113653.jpg

foto: freepik.com

Gejala penyakit jantung bawaan pada bayi yang selanjutnya adalah aritmia jantung. Aritmia adalah detak jantung yang tidak teratur.

Aritmia jantung seringkali tidak berbahaya dan dapat disebabkan oleh faktor-faktor seperti penyakit atau dehidrasi. Namun, jika dokter mendeteksi aritmia jantung pada bayi, dokter mungkin merekomendasikan pemeriksaan oleh spesialis jantung anak.

Jika moms mengidentifikasi bahwa Si Kecil memiliki kelainan jantung bawaan, perhatikan gejalanya dan kapan gejala itu muncul sehingga moms bisa memberikan penjelasan lengkap tentang gejala-gejala yang dialami Si Kecil kepada dokter.

Baca Juga: Mengenal Penyakit Kawasaki yang Bahayakan Jantung Bayi

3. Munculnya Masalah Pertumbuhan dan Gizi

bonnie-kittle--f7bKsvOgwU-unsplash.jpg

Foto: unsplash.com/Bonnie Kittle

Gejala penyakit jantung bawaan pada bayi yang selanjutnya adalah munculnya masalah pertumbuhan dan gizi. Jantung bayi yang tidak bekerja dengan benar dapat menyebabkan bayi membutuhkan kalori jauh lebih banyak dari biasanya.

Bahkan ketika bayi menyusu secara normal, bayi masih mengalami masalah dengan penambahan berat badan dan perkembangan fisik. Hal ini disebabkan bayi membutuhkan lebih banyak kalori untuk membuat jantung bekerja, sehingga peningkatan berat badan dan perkembangan fisiknya berjalan lambat.

Jantung yang berdetak kencang karena bekerja keras juga dapat membuat bayi mengeluarkan keringat banyak. Hal ini juga bisa menyebabkan dehidrasi pada bayi.

4. Munculnya Masalah dengan Pernapasan

Photo by The Honest Company on Unsplash 3.jpg

Foto: Unsplash.com/The Honest Company

Gejala penyakit jantung bawaan pada bayi yang selanjutnya adalah munculnya masalah pernapasan. Kelainan jantung dapat menyebabkan kesulitan pada pernapasan bayi dan kemampuan tubuh mereka untuk memproses oksigen.

Masalah pernapasan yang parah mungkin disebabkan oleh penyakit atau infeksi, tetapi mungkin juga merupakan gejala kelainan jantung bawaan.

Baca Juga: Kenali Penyakit Jantung Bawaan pada Bayi

5. Gejala Fisik pada Bayi

carlo-navarro-WCbCRXk7nmU-unsplash.jpg

Foto: Unsplash.com/Carlo Navarro

Gejala penyakit jantung bawaan pada bayi yang selanjutnya adalah adanya gejala fisik pada bayi. Kelainan jantung bawaan pada bayi dapat mengubah cara darah mengalir melalui jantung dan paru-paru.

Kelainan ini dapat menyebabkan lebih sedikit darah mengalir ke paru-paru. Ini menyebabkan darah yang kekurangan oksigen dipompa keluar ke tubuh yang mengakibatkan lebih sedikit oksigen yang dikirimkan ke tubuh.

Proses ini akan membuat kulit bayi menjadi abu-abu pucat atau kebiruan, atau sianosis.

Ketika jantung bayi mengalami kelainan, bisa jadi satu atau kedua ruang jantung bayi kehilangan kemampuan untuk memompa darah secara efektif.

Akibatnya, darah bisa kembali ke kaki, pergelangan kaki, dan kaki, menyebabkan pembengkakan bagian-bagian tubuh tersebut atau yang disebut juga edema.

Nah, itulah beberapa gejala penyakit jantung bawaan pada bayi yang perlu Moms waspadai. Jangan dianggap enteng ya Moms.

Artikel Terkait