KESEHATAN
21 Oktober 2020

7 Cara Alami untuk Mengobati Nyeri Tulang, Moms Harus Coba

Kenali lebih dekat cara mengatasi nyeri tulang
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Adeline Wahyu
Disunting oleh Dina Vionetta

Moms pernah mengalami nyeri, bengkak, atau bahkan tidak bisa menggerakan di beberapa titik tubuh kita? Bisa jadi Moms menderita nyeri tulang. Kondisi ini terjadi karena adanya sesuatu yang menyebabkan tulang mengalami gangguan dan meradang. Biasanya, nyeri tulang yang terjadi tidak menyerang satu tulang saja, tapi bisa mengenai beberapa tulang.

Nyeri tulang bisa disembuhkan, namun dokter harus tahu terlebih dahulu apa penyebabnya. Ada beberapa hal yang bisa menyebabkan seseorang menderita nyeri tulang, diantaranya:

Baca Juga: Mengenal Ankylosing Spondylitis, Peradangan Sendi Tulang Belakang Kronis

Arthritis sendiri merupakan penyebab umum nyeri tulang. Arthritis merupakan peradangan pada sendi. Kondisi ini dibedakan menjadi dua, yaitu:

  • Osteoarthritis, terjadi saat sendi mengalami peradangan dan tidak bisa diobati secara alamiah lewat sistem kekebalan tubuh. Biasanya radang sendi ini disebabkan oleh banyak faktor diantaranya kelebihan berat badan, pernah mengalami cedera fatal pada area sendi, usia senja, juga bisa jadi karena riwayat orangtua.
  • rheumatoid arthritis, terjadi ketika sistem imun atau kekebalan pada tubuh menyerang lapisan seluruh pelindung pada persendian penderitanya. Untuk kasus seperti ini biasanya terjadi pada penderita gangguan sistem imun yaitu penyakit Lupus. Untuk sampai saat ini pun belum ada penelitian apa yang menyebabkan hal tersebut.

Rasa sakit serta gejala yang dimunculkan nyeri tulang juga bisa berbeda-beda pada setiap orang. Itu dipengaruhi dari apa yang menyebabkan nyeri tulang terjadi.

Jika Moms sudah tahu salah satu faktor pemicu nyeri tulang, Moms bisa mengobatinya dengan beberapa cara alami, sebelum menggunakan bantuan medis. Apa saja obat alami untuk mengatasi nyeri tulang? Yuk kita lihat Moms.

Obat Nyeri Tulang yang Alami

obat nyeri tulang

Foto: Orami Photo Stock

Berikut ini beberapa obat alami untuk mengatasi nyeri tulang yang bisa Moms coba. Kita intip yuk, Moms.

1. Lidah Buaya

Lidah buaya adalah salah satu ramuan yang paling umum digunakan dalam pengobatan alternatif. Bahan ini tersedia dalam berbagai bentuk, seperti pil, bedak, gel, dan sebagai daun.

Dikenal karena khasiat penyembuhannya, lidah buaya populer untuk mengobati lecet kecil pada kulit, seperti terbakar sinar matahari, tetapi juga dapat membantu meredakan nyeri tulang.

Berdasarkan jurnal Oral Aloe Vera as a Treatment for Ssteoarthritis: A Summary, manfaat yang mungkin diberikan termasuk berikut ini:

  • Memiliki sifat anti-inflamasi.
  • Tidak memiliki efek gastrointestinal negatif dari obat antiinflamasi nonsteroid (NSAID), yang biasa digunakan untuk nyeri artritis.

Untuk pengobatan topikal, Moms bisa langsung mengoleskan gel lidah buaya langsung ke kulit. Sedangkan untuk pengobatan oral, disarankan untuk mengonsumsi lidah buaya dapat membantu meredakan nyeri osteoartritis.

National Center for Complementary and Integrative Health (NCCIH) mencatat bahwa penggunaan lidah buaya cenderung aman, tetapi beberapa orang memiliki efek samping ketika mereka meminumnya. Ini dapat menurunkan kadar glukosa dan berinteraksi dengan beberapa obat diabetes.

2. Boswellia

Praktisi pengobatan tradisional dan alternatif menggunakan Boswellia serrata, juga disebut kemenyan, karena sifat anti-peradangannya. Ini berasal dari getah pohon Boswellia, yang berasal dari India.

Menurut Indian Journal of Pharmaceutical Sciences yang diterbitkan pada 2011, asam boswellic tampaknya memiliki efek anti-inflamasi yang dapat membantu penderita nyeri tulang dan nyeri sendi.

Baca Juga: Nyeri Perut Di Bagian Kanan Bawah, Hati-Hati Terkena Penyakit Ini!

Hasil dari uji coba pada manusia menunjukkan bahwa kapsulnya dapat membantu meningkatkan rasa sakit, fungsi, dan kekakuan karena OA. Namun, ini hanyalah penelitian kecil. Diperlukan lebih banyak penelitian.

Dosis boswellia hingga 1 gram sehari tampaknya aman, tetapi dosis tinggi dapat memengaruhi hati. Ini tersedia dalam bentuk tablet dan krim topikal.

3. Eucalyptus

Eucalyptus adalah obat yang tersedia yang digunakan orang untuk berbagai kondisi. Ekstrak daun eukaliptus dalam pengobatan topikal untuk mengobati nyeri artritis.

Daun tanaman ini mengandung tanin, yang dapat membantu mengurangi pembengkakan dan nyeri yang berhubungan dengan artritis. Beberapa orang menindaklanjuti dengan bantalan panas untuk memaksimalkan efeknya.

Aromaterapi kayu putih dapat membantu meringankan gejala nyeri tulang.

Selalu encerkan minyak esensial dengan minyak pembawa sebelum digunakan. Gunakan 15 tetes minyak dengan 2 sendok makan almond atau minyak netral lainnya. Pastikan untuk mencoba diri kita sendiri dulu untuk alergi sebelum menggunakan kayu putih topikal, yang disebut sebagai tes tempel.

Letakkan sedikit produk di lengan bawah kita. Jika tidak ada reaksi dalam 24 hingga 48 jam, berarti aman digunakan.

4. Jahe

Banyak orang menggunakan jahe dalam masakan, tetapi jahe juga memiliki manfaat obat. Senyawa yang sama yang memberi jahe rasa yang kuat juga memiliki sifat anti-inflamasi, menurut penelitian.

Beberapa peneliti mengatakan jahe suatu hari bisa menjadi alternatif obat antiinflamasi nonsteroid (NSAID).

Orang sudah lama menggunakan jahe dalam pengobatan tradisional untuk mengatasi mual, namun bisa juga digunakan untuk rheumatoid arthritis, osteoartritis, dan nyeri pada persendian dan otot.

Dalam jurnal Zingiber Officinale: A Potential Plant Against Rheumatoid Arthritis dipercaya bahwa, di masa depan, ramuan jahe dapat menjadi dasar pengobatan farmasi untuk nyari sendi dan nyeri tulang. Itu tidak hanya membantu mengelola gejala tetapi juga membantu mencegah kerusakan tulang.

Berikut beberapa cara mengonsumsi jahe:

  • Buat teh dengan memasukkan kantong teh atau jahe segar ke dalam air mendidih selama 5 menit.
  • Tambahkan jahe bubuk ke makanan yang dipanggang.
  • Tambahkan jahe bubuk atau jahe segar ke dalam hidangan gurih.
  • Parut jahe segar ke dalam salad atau tumis.

Periksa ke dokter sebelum meningkatkan asupan jahe, karena dapat mengganggu beberapa obat, seperti warfarin (Coumadin), pengencer darah.

Baca juga: Sering Mengonsumsi Obat Anti Nyeri? Ini Bahayanya

5. Teh Hijau

Teh hijau adalah minuman yang populer. Antioksidan yang dikandungnya dapat membantu melawan peradangan yang terjadi dengan nyeri tulang atau nyeri sendi. Moms bisa minum teh hijau sebagai:

  • minuman
  • bubuk (matcha) untuk taburan pada makanan atau ditambahkan ke smoothie
  • suplemen

Meskipun para ilmuwan telah menemukan bukti bahwa ekstrak atau komponen tertentu dari teh hijau mungkin memiliki efek pada radang sendi, tidak jelas apakah konsentrasi bahan aktif dalam secangkir teh akan membantu meredakan gejala.

Karena itu, kemungkinan aman bagi kebanyakan orang. Sebagai minuman, ini adalah pilihan yang lebih sehat daripada beberapa kopi, soda, dan minuman manis lainnya, selama Anda tidak menambahkan gula.

Diperlukan lebih banyak penelitian untuk memastikan bahwa teh hijau dapat membantu mengurangi peradangan dan untuk mengetahui bentuk dan dosis mana yang paling efektif.

6. Kunyit

Kunyit adalah bubuk kuning yang terbuat dari tumbuhan berbunga. Ini menambah rasa dan warna pada hidangan dan teh manis dan gurih.

Bahan utamanya, kurkumin, memiliki sifat anti-inflamasi. Bahan ini telah lama berperan dalam pengobatan tradisional karena dapat membantu mengobati nyeri tulang, nyeri sendi, dan kondisi rematik lainnya.

Kunyit tersedia dalam bentuk:

  • sebagai bumbu bubuk untuk ditambahkan ke piring
  • di dalam kantong teh
  • sebagai suplemen yang diminum

Diperlukan lebih banyak penelitian tentang keamanan dan efektivitas kunyit. NCCIH mencatat bahwa itu kemungkinan aman untuk kebanyakan orang dewasa, meskipun dosis tinggi atau penggunaan jangka panjang dapat menyebabkan gangguan gastrointestinal.

7. Kulit Pohon Willow

Kulit pohon willow adalah pengobatan kuno untuk nyeri dan pembengkakan. Moms bisa menggunakannya sebagai teh atau dalam bentuk tablet.

Penelitian dalam U.S. National Library of Medicine mengatakan bahan ini dapat membantu meredakan nyeri sendi yang terkait dengan nyeri tulang dan sendi. Namun, hasilnya bertentangan, dan dibutuhkan lebih banyak penelitian. Selain itu, mungkin tidak aman untuk semua orang.

Efek samping yang umum termasuk:

Baca Juga: Menjaga Kesehatan Tulang, Kenali 3 Manfaat Vitamin K Berikut Ini

Moms harus bertanya kepada dokter sebelum menggunakan kulit pohon ini, terutama jika Moms menggunakan pengencer darah atau sakit maag. Jangan meminumnya jika Moms alergi terhadap aspirin.

Obat Nyeri Tulang Tradisional

fisoterapi

Foto: Orami Photo Stock

Moms bisa mencoba fisioterapi untuk mengobati nyeri tulang. Terapi fisik untuk mengembalikan fungsi sendi memang harus didampingi dokter yang berpengalaman. Karena jika tidak, akan berakibat fatal. Perlu kesabaran yang ekstra untuk metode pengobatan ini, jadi perlu support yang besar dari orang sekitar untuk membantu proses penyembuhan lebih cepat. Semakin sering berlatih, semakin besar kemungkinan pulih kembali.

Itu dia Moms beberapa pilihan pengobatan yang bisa Moms pilih. Apakah Moms ingin mencoba obat alami atau tradisional? Yuk, tentukan!

Artikel Terkait