KESEHATAN
11 Oktober 2017

Gejala, Penyebab dan Cara Mengobati Radang Sendi

Kenali lebih dekat penyakit radang sendi
Artikel ditulis oleh (katri.dyah)
Disunting oleh (katri.dyah)

Mama pernah mengalami nyeri, bengkak, atau bahkan tidak bisa menggerakan di beberapa titik sendi? Bisa jadi Mama menderita radang sendi, atau dalam istilah kedokteran disebut Arthritis.

Radang sendi adalah terjadinya proses peradangan atau inflamasi di bagian sendi, biasanya terjadi pada usia 40-50 tahun keatas. Tapi tidak menutup kemungkinan, para remaja dan orang di bawah usia tersebut juga bisa mengalaminya, penyebabnya bisa karena cedera sendi atau memang faktor genetik.

Lalu, apa saja yang bisa jadi penyebab radang sendi?

Radang sendi mempunyai 2 macam tipe klasifikasi utama yaitu Osteoarthritis dan Rheumatoid arthritis. Karena itu, penyebabnya pun berbeda setiap tipenya. Ini informasinya untuk Mama.

Penyebab Osteoarthritis

dengkul

Osteoarthritis terjadi saat sendi mengalami peradangan dan tidak bisa diobati secara alamiah lewat sistem kekebalan tubuh. Biasanya radang sendi ini disebabkan oleh banyak faktor diantaranya kelebihan berat badan, pernah mengalami cedera fatal pada area sendi, usia senja, juga bisa jadi karena riwayat orangtua.

Penyebab Rheumatoid Arthritis

Rheumatoid Arthritis terjadi ketika sistem imun atau kekebalan pada tubuh menyerang lapisan seluruh pelindung pada persendian penderitanya. Untuk kasus seperti ini biasanya terjadi pada penderita gangguan sistem imun yaitu penyakit Lupus. Untuk sampai saat ini pun belum ada penelitian apa yang menyebabkan hal tersebut.

Bagaimana Mama bisa tahu bahwa Mama terserang penyakit radang sendi?

Berikut gejala radang sendi yang umumnya terjadi :

sendi tangan
  1. Nyeri berkepanjangan pada persendian seperti bagian tangan, kaki, lutut, sampai tengkuk.
  2. Rasa kaku pada sendi, sehingga sakit jika menggerakkan bagian yang terjadi peradangan.
  3. Kalau nyeri sendi berlangsung lama, biasanya akan terjadi pembengkakan disertai kemerahan di sekitar sendi.
  4. Sulit bergerak bebas, seperti berlari atau aktivitas fisik dasar seperti tidak kuat berjalan terlalu jauh, atau menaiki anak tangga.

Radang sendi sebenarnya masih bisa disembuhkan jika saja mendapat metode pengobatan yang tepat. Memang butuh waktu yang lama untuk mengembalikan kembali kondisi penderita radang sendi secara total seperti semula. Apalagi jika kasus penyakit ini terjadi pada manula yang memang sudah memiliki faktor resiko usia, biasanya memang akan merasakan perubahan yang signifikan tapi kemungkinan untuk kambuh tetap ada.

Apa saja cara yang bisa mengobati radang sendi?

1. Tahap pencegahan

Kalau Mama sudah tau salah satu faktor pemicu radang sendi adalah obesitas. Selain berusaha menurunkan berat badan, Mama wajib makan makanan yang bisa membantu melindungi sendi khususnya bagian tulang rawan. Seperti ikan salmon dan makarel. Rajin mengkonsumsi kacang kedelai juga baik sebagai obat alami antiinflamasi, lho, Ma.

2. Obat-obatan

Sangat tidak dianjurkan mengkonsumsi obat pereda rasa sakit atau pain killer secara terus menerus, karena sifatnya hanya meredakan sakit tanpa mengobati langsung dari sumbernya. Pastikan Mama berkonsultasi untuk meminta resep yang memang cocok untuk jenis radang sendi yang Mama derita. Biasanya dokter akan memberikan obat jenis methotrexate, hydroxychloroquine sebagai anti rematik, juga bisa saja mengoleskan krim pereda nyeri otot dengan efek hangat yang menenangkan.

Baca juga: Sering Mengonsumsi Obat Anti Nyeri? Ini Bahayanya

3. Fisioterapi

fisoterapi

Terapi fisik untuk mengembalikan fungsi sendi memang harus didampingi dokter yang berpengalaman. Karena jika tidak, akan berakibat fatal. Perlu kesabaran yang ekstra untuk metode pengobatan ini, jadi perlu support yang besar dari orang sekitar untuk membantu proses penyembuhan lebih cepat. Semakin sering berlatih, semakin besar kemungkinan pulih kembali.

4. Operasi

Jika dirasa obat-obatan dan fisioterapi sudah tidak memberikan efek yang berarti, tindakan selanjutnya adalah operasi. Biasanya dilakukan pembaharuan sendi, dengan memotong bagian tulang yang sudah rusak dan memasang sendi buatan

Mama punya rekomendasi atau tips untuk mencegah terserang radang sendi? Yuk, coba share sekaligus berbagi ilmu dengan Mama yang lainnya!

LMF

Artikel Terkait