KESEHATAN
23 Mei 2019

Gelap atau Terang, Mana yang Lebih Baik untuk Kamar Tidur Bayi?

ruangan gelap membantu bayi tidur lebih nyenyak
Artikel ditulis oleh Dina Vionetta
Disunting oleh Orami

Beberapa orang mengatakan bahwa kamar tidur bayi harus mendapatkan penerangan yang cukup sepanjang hari untuk menghindari kebingungan antara siang dan malam pada bayi.

Namun, beberapa lainnya mengatakan bahwa kamar tidur bayi gelap dapat membuat tidur bayi menjadi lebih nyenyak. Siapa yang benar?

Ruangan Gelap Mengajari Bayi Membedakan Siang dan Malam

Gelap atau Terang, Mana yang Lebih Baik untuk Kamar Tidur Bayi 1.jpg

Seperti halnya orang dewasa, bayi memiliki proses biologis yang berputar selama 24 jam.

Tetapi ketika bayi dilahirkan, jam internal tubuh mereka masih belum dapat menyesuaikan diri dengan siklus siang dan malam. Butuh waktu bagi bayi untuk menyesuaikannya.

Oleh karena itu, pada beberapa bulan pertama kehidupannya bayi cenderung bingung membedakan antara siang dan malam.

Terutama jika bayi berada di tempat yang gelap atau terang terlalu lama. Berada di dalam kamar tidur bayi yang terang saat malam hari juga diketahui dapat membuat bayi sulit tidur.

Mengapa? Karena cahaya atau sinar matahari yang merangsang mata manusia adalah apa yang mengatur jam internal tubuh untuk bangun atau tidur.

Baca Juga: 5 Tips Membiasakan Anak Untuk Membereskan Kamar Tidurnya

Ruangan yang Tidak Terlalu Terang Tetap Dapat Dipertimbangkan

Gelap atau Terang, Mana yang Lebih Baik untuk Kamar Tidur Bayi 2.jpg

Pernyataan bahwa kamar tidur bayi yang gelap membuat bayi tidur lebih nyenyak memang benar. Tetapi bagaimana jika bayi malah menangis karena ketakutan berada di dalam ruangan yang gelap?

Moms dapat mempertimbangkan untuk menggunakan lampu tidur di dalam kamar tidur anak. Setidaknya lampu jenis ini membuat ruangan tidak terlalu gelap ataupun terang.

Ariel A. Williamson, seorang Psikolog dan anggota Sleep Center di Departemen Psikiatri dan Ilmu Perilaku Anak dan Remaja di Children’s Hospital of Philadelphia (CHOP, menyarankan beberapa pertimbangan jika ingin menggunakan lampu tidur untuk kamar tidur bayi.

Pertama-tama pastikan bahwa penggunaannya tidak perlu melibatkan barang elektronik apapun.

Misalnya, hindari menggunakan tablet atau smartphone dengan aplikasi lampu tidur karena cahaya dari barang elektronik justru akan mengganggu tidur bayi.

Kedua, pastikan bahwa lampu tidur yang dipilih dapat menyala sepanjang malam.

Sementara yang terakhir, jika Moms memutuskan untuk menggunakan lampu tidur yang dilengkapi dengan musik pengantar tidur, pastikan pula bahwa lampu tersebut dapat terus menyala sepanjang malam.

Baca Juga: 6 Tips Dekorasi Kamar Untuk Hadirkan Tidur Lebih Nyenyak

Kebiasaan Tidur Bayi Sangat Mungkin Berubah

Gelap atau Terang, Mana yang Lebih Baik untuk Kamar Tidur Bayi 3.jpg

Meskipun beberapa bayi ketakutan tidur di ruangan gelap, biasanya kebiasaan tidurnya akan berubah seiring dengan usianya yang terus bertambah.

Bayi yang berusia sekitar 6 minggu umumnya lebih sulit untuk ditidurkan di dalam ruangan yang terang.

Terutama jika Moms tipe orang tua yang melengkapi kamar tidur bayi dengan berbagai mainan. Akan ada banyak hal yang menarik perhatiannya.

Jadi, ketika pada usia tersebut si kecil mulai terlihat lebih sulit tidur dalam kondisi ruangan terang, Moms dapat mencoba menidurkannya dengan kondisi kamar yang gelap.

Pantau bagaimana reaksinya. Apakah si kecil tetap ketakutan atau tertidur dengan nyaman.

Baca Juga: Ingin Tidur Lebih Nyenyak? Jangan Simpan 5 Hal Ini Di Kamar

Bagaimana pendapat Moms? Lebih memilih ruangan gelap atau ruangan terang untuk kamar tidur bayi?

RGW

Artikel Terkait