BALITA DAN ANAK
9 September 2019

Gigi Anak Tumbuh Tidak Rapi, Apa Sebabnya?

Faktor penyebab gigi anak tidak tumbuh rapi bisa Moms temukan di sini. Jangan bingung lagi, ya!
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Orami
Disunting oleh Andra Nur Oktaviani

Setiap orang tua tentunya ingin yang terbaik untuk anaknya, termasuk dalam kesehatan gigi dan mulutnya.

Usia pertama kali anak tumbuh gigi biasanya dimulai dari 6 bulan sampai 1 tahun, yang dimulai dari gigi seri bawah terlebih dulu. Seiring bertambah usianya, maka diharapkan gigi anak tumbuh dengan sehat dan susunannya juga rapi.

Namun kenyataannya, dalam beberapa kondisi, gigi anak tumbuh tidak rapi. Lalu, apa saja penyebab kondisi tersebut terjadi?

Menurut drg. Nydia Hanan, dokter gigi yang saat ini aktif praktik di RSUD Abdul Wahab Sjahranie Samarinda ini, ada beberapa penyebab gigi anak tumbuh tidak rapi, yang sebenarnya semua bergantung pada letak benih gigi permanennya.

Rapi atau tidaknya pertumbuhan gigi permanen anak kelak, semua tergantung pada letak benih gigi permanennya, Moms. Saat usianya masih balita hanya bisa diobservasi, namun belum dapat dipastikan secara rinci.

"Namun, yang perlu Moms pahami bahwa gigi susu/sulung berperan sebagai penuntun tumbuhnya gigi permanen sehingga harus dijaga dengan baik,” ungkap drg. Nydia, saat berbincang-bincang melalui Kulwap Orami Community, pada Senin (15/4) lalu.

Ada beberapa upaya yang dilakukan ketika gigi anak tumbuh tidak rapi. Apa saja? Berikut daftarnya!

Baca Juga: Yuk Kenali 3 Tahapan Tumbuh Kembang Gigi Anak!

1. Menggunakan Kawat Gigi

images (17).jpg

Foto: Matroparent.com

Namun, hal ini tentunya harus dikonsultasikan terlebih dulu dengan dokter gigi karena harus ada indikasi tertentu saat anak memakai kawat gigi. Tentunya tidak sembarangan dalam pemasangan kawat gigi ini pada anak.

“Indikasi anak memakai kawat gigi ketika terjadi kelainan pada tumbuh kembang gigi dan rahangnya. Baru bisa dipasang kawat gigi minimal 4 gigi seri atas dan 4 gigi seri bawah, dan seluruh gigi geraham pertama di seluruh sisi kanan dan kiri baik atas maupun bawah,” lanjut drg. Nydia menjelaskan.

Baca Juga: Cerdas Memilih Sikat dan Pasta Gigi Anak

2. Lindungi Gigi Susu sejak Dini

Gigi Anak Tumbuh Tidak Rapi, Apa Sebabnya-2.jpg

Foto: dh.dental

Pertumbuhan gigi permanen rapi atau tidak, seperti yang diungkapkan sebelumnya, bergantung pada pertumbuhan gigi sulung/susu. Untuk itu, jaga kesehatan gigi susu anak sejak dini.

Caranya adalah menjaga kebersihan agar terhindar dari berbagai infeksi penyakit. Hati-hati, Moms, ada gangguan kesehatan yang rentan menyerang gigi anak, yaitu karies gigi.

Karies gigi ditandai dengan gigi berlubang, yang merupakan kerusakan pada jaringan keras gigi disebabkan oleh aktivitas bakteri dalam plak. Bakteri penyebab karies gigi adalah Streptococcus mutans.

Nah, karies yang tidak segera ditangani bisa menyebabkan rasa nyeri, gigi tanggal, infeksi berbahaya, dan bahkan kematian. Hal ini tentunya dapat membahayakan kesehatan gigi susu anak itu sendiri, kan, Moms?

Cara untuk mencegah karies gigi adalah selalu memerhatikan kesehatan dan kebersihan gigi anak. Pasalnya, anak masih belum peka terhadap kesehatan gigi dan mulutnya, sehingga butuh dampingan orang tua untuk menangani hal ini.

Baca Juga: Yuk, Ketahui 5 Penyebab Gigi Berlubang Pada Anak

3. Gunakan Pasta Gigi Berflouride

photodune-12604703-teeth-brushing-xs.jpg

Foto: Woodbridgekids.com

Selalu ajarkan anak untuk menyikat gigi. Gunakan pasta gigi ber-fluoride ketika anak sudah berkumur sendiri dan pakai sebesar biji beras saja.

"Selain itu, Moms juga bisa menggunakan GC Tooth Mousse yang dijual bebas sebagai pencegahan gigi berlubang, ya,” ungkap drg. Nydia, yang juga tergabung sebagai anggota IDGAI (Ikatan Dokter Gigi Anak Indonesia) Jawa Timur ini.

Perhatikan pula setiap makanan dan minuman yang dikonsumsi oleh anak. Kebiasaan mengonsumsi makanan dan minuman manis yang mengandung banyak gula, bisa meningkatkan risiko gigi berlubang dan karies gigi.

Pastikan anak selalu terjaga kebersihan giginya seusai konsumsi makanan dan minuman manis, dan terutama sebelum ia tidur.

Cara yang bisa Moms coba juga adalah selalu ajak anak untuk minum air putih sebelum waktu tidurnya, ya!

(DG)

Artikel Terkait