KESEHATAN
18 Desember 2019

3 Dampak Gigi Bungsu Tidak Dicabut, Jangan Dianggap Sepele

Bisa menganggu gigi yang sehat juga lho
Artikel ditulis oleh Orami
Disunting oleh Andra Nur Oktaviani

Gigi bungsu atau gigi geraham ketiga biasanya tumbuh pada usia 17-25 tahun. Tumbuhnya gigi bungsu yang seringkali diiringi dengan rasa sakit.

Lalu, apakah gigi bungsu harus dicabut? Bagaimana jika gigi bungsu tidak dicabut? Lalu, apa yang terjadi jika gigi bungsu tidak dicabut?

Dampak Gigi Bungsu Tidak Dicabut

American Dental Association menjelaskan bawah gigi bungsu yang tidak dicabut harus terus dipantau karena berpotensi untuk mengembangkan masalah di kemudian hari jika tidak dicabut. Seiring bertambahnya usia, kita beresiko lebih besar untuk masalah kesehatan, termasuk potensi masalah dengan gigi bungsu.

Dokter bedah gigi, Dr. Kari C. Woo DDS dan tim dari Issaquah, Washington menyebutkan ada beberapa dampak gigi bungsu tidak dicabut yang mungkin terjadi. Apa saja? Berikut daftarnya!

Baca Juga: Gigi Bungsu Bikin Sakit, Apa Harus Dioperasi?

1. Gigi Menumpuk/Padat

drczaplicki.com.jpg

Dampak gigi bungsu tidak dicabut yang pertama adalah gigi jadi menumpuk. Pada kebanyakan orang memiliki mulut dan rahang yang kecil, sehingga tidak memiliki ruang bagi gigi bungsu untuk tumbuh dengan baik. Maka, ketika gigi bungsu tumbuh, gigi menjadi padat.

Akibatnya, gigi mulai bergeser atau tumpang tindih satu sama lain. Selain padat, bisa juga gigi bungsu tumbuh miring sehingga gigi sehat di dekatnya dapat rusak.

Sinar-X pada rahang dapat menunjukkan arah pertumbuhan gigi bungsu.

2. Impaksi Gigi

medicalnewstoday.com.jpg

Dampak gigi bungsu tidak dicabut yang selanjutnya adalah impaksi gigi. Impaksi adalah kondisi dimana gigi terjebak di bawah garis gusi sehingga tidak dapat tumbuh keluar secara utuh atau tidak dapat keluar sama sekali ke rongga mulut. Dampaknya, menimbulkan rasa sakit hingga meningkatkan risiko infeksi.

Impaksi juga bisa menyebabkan kerusakan dan repsorsi (kerusakan akar gigi) yang sehat. Nyeri di belakang rahang dan adanya pembengkakan mengindikasikan gigi bungsu yang mulai tumbuh atau terjadi impaksi.

Baca Juga: Gigi Bungsu Tidak Tumbuh, Wajar Apa Tidak?

3. Sarang Bakteri

2-1.jpg

Foto: Parkstreetdental.co.uk

Dampak gigi bungsu tidak dicabut yang selanjutnya adalah jadi sarang bakteri. Meskipun memiliki ruang untuk gigi bungsu dapat tumbuh dengan sempurna, masih ada kemungkinan terjadi masalah pada gigi bungsu di kemudian hari. Sebab, letaknya yang berada jauh di belakang mulut menjadikan gigi bungsu sangat sulit dirawat.

Jika kebersihan mulut yang tepat tidak dipertahankan, dapat menjadi sarang bakteri sehingga gigi bungsu dapat membusuk atau mengalami kerusakan dan masalah gigi lainnya.

Baca Juga: Yuk Ajak Anak Flossing, Bermanfaat untuk Kesehatan Giginya!

Nah, itu dia Moms dampak gigi bungsu tidak dicabut yang umumnya terjadi. Namun, jika gigi bungsu tumbuh dengan sempurna dan memutuskan untuk tidak dicabut, sebaiknya rutin melakukan perawatan ekstra dan konsultasikan ke dokter gigi ya. Semoga bermanfaat!

(SWN)

Artikel Terkait