2-3 TAHUN
10 Juni 2019

Gondongan Pada Balita, Ini Dia Gejala, Penyebab dan Pengobatannya

Gondongan pada balita bisa dicegah dengan imunisasi
Artikel ditulis oleh Dina Vionetta
Disunting oleh Dina Vionetta

Gondok atau gondongan pada balita adalah penyakit menular yang disebabkan oleh infeksi virus dan memang sering menyerang anak dan balita. Moms juga mungkin sudah tahu kalau ciri khas penyakit ini adalah munculnya benjolan di leher.

Walau sering dianggap tidak berbahaya, gondongan pada balita sebenarnya perlu segera ditangani sebelum berujung pada masalah kesehatan yang lebih serius seperti meningitis, encephalitis, atau kehilangan pendengaran.

Supaya lebih jelas, silakan baca lebih lanjut untuk tahu seluk beluk dan cara mengatasi gondongan ya, Moms.

Penyebab Gondongan Pada Balita

Gondongan Pada Balita Gejala, Penyebab dan Pengobatannya 1.jpg

Menurut Julio Orkin, dokter anak di Toronto’s Hospital for Sick Children, gondongan terjadi akibat kelenjar parotis terkena infeksi Paramyxovirus A. Kelenjar parotis sendiri terletak di bagian depan dan bawah setiap telinga, dan berfungsi untuk menghasilkan air liur.

Si Kecil bisa terkena virus dari paparan air liur atau cairan hidung orang lain, misalnya terkena bersin atau berbagi gelas dan peralatan makan dengan orang yang sudah terinfeksi.

Berita baiknya, menurut Centers for Disease Control and Prevention, resiko anak dan balita terkena gondongan bisa ditekan sampai 99% dengan dua kali imunisasi MMR.

Baca Juga: Mengapa Anak Perlu Mendapatkan Imunisasi Ulang?

Gejala Gondongan Pada Balita

Gondongan Pada Balita Gejala, Penyebab dan Pengobatannya 2.jpg

Moms mungkin sudah tahu kalau gejala yang jadi ciri khas gondongan adalah munculnya pembengkakan di sekitar pipi, mulut, dan atas leher yang membuat Si Kecil merasa sakit saat mengunyah atau menelan.

Namun menurut National Health Services, sebenarnya gejala gondongan sudah bisa terlihat sebelum kelenjar parotis membengkak, seperti:

Baca Juga: 3 Pertanyaan Seputar Masalah Imunisasi yang Paling Sering Ditanyakan

Karena gejala gondongan hampir sama dengan infeksi serius lain seperti demam kelenjar atau radang amandel, jangan tunda membawa Si Kecil ke dokter bila terlihat gejala seperti di atas ya, Moms.

Mengatasi Gondongan Pada Balita

Gondongan Pada Balita Gejala, Penyebab dan Pengobatannya 3.jpg

Karena virus gondongan sangat menular sampai dengan 9 hari setelah muncunya gejala, hal pertama yang harus Moms lakukan adalah memastikan Si kecil tidak banyak berinteraksi dengan orang lain saat sedang gondongan.

Untuk mengatasi gondongan di rumah, pastikan Si Kecil banyak beristirahat sambil meredakan gejala yang muncul dengan kompres dingin atau obat warung yang mengandung ibuprofen atau acetaminophen sesuai dengan dosis yang dianjurkan.

Pisahkan peralatan makan, perlengkapan mandi, dan baju kotor, juga jangan lupa ajari Si Kecil cara batuk dan bersin yang benar supaya virus gondongan tidak menyebar ya, Moms.

Baca Juga: Awas! 4 Tempat Main di Area Publik Ini Berpotensi Tularkan Virus dan Penyakit Lainnya pada Anak

Apa Moms tahu cara lain untuk mengatasi gondongan pada balita?

(WA)

Artikel Terkait