TRIMESTER 1
12 Juli 2019

Jangan Panik, Ketahui 3 Hal Utama di Trimester Pertama Kehamilan Istri

Trimester pertama akan lebih banyak perubahan emosi dan fisik pada Moms
Artikel ditulis oleh Amelia Puteri
Disunting oleh Ikhda Rizky Nurbayu

Keterlibatan kehamilan dan keinginan memiliki anak tidak hanya memerlukan peran calon Ibu, tetapi juga Dads sebagai calon Ayah.

Adalah sebuah perjuangan bagi seorang istri untuk mengandung janin selama 9 bulan lamanya, dan Moms juga harus melewati proses seperti morning sickness, enggan makan, susah tidur, dan lain sebagainya.

Karena itu, peran Dads sangat penting dalam membantu dan memahami kebutuhan Moms atau kondisi yang dialami selama kehamilan.

Berikut ini hal-hal yang perlu diketahui suami saat usia kehamilan trimester pertama sang istri, yang ditulis oleh Sarah Bjorkman, MD, dokter Obstetri dan Ginekologi, sekaligus kontributor untuk Mother.ly.

Pengetahuan Dasar yang Perlu Diketahui

Janin Cegukan, Apa Penyebabnya 1.jpg

Usia kehamilan biasanya dihitung dalam ukuran "minggu", dan janin berada di kandungan selama 40 minggu sampai akhirnya melalui proses persalinan.

Dari 40 minggu ini dibagi menjadi tiga trimester. Trimester pertama berlangsung selama 13 minggu dan enam hari. Janin berkembang dengan cara yang luar biasa selama trimester pertama.

Satu sperma dan satu telur bertemu di tuba falopii, lalu enam hari kemudian telur yang telah dibuahi mulai ditanamkan di rahim, selama sembilan bulan berikutnya.

Selanjutnya, juga akan terjadi proses perkembangan organ janin seperti berikut ini.

  • Pada lima minggu, anak mulai mengalami detak jantung.
  • Pada delapan minggu, mulai terbentuk lengan, kaki, mata, dan telinga.
  • Pada akhir trimester pertama, janin sudah tampak seperti bayi.
  • Janin dalam kandungan sudah memiliki hidung, jari tangan dan kaki, dan mulai bergerak di dalam rahim. Moms tidak bisa merasakan bayinya bergerak, tetapi mungkin bisa melihat gerakan dengan USG.

Baca Juga: Cepat Lelah di Trimester Pertama Kehamilan, Ini yang Harus Moms Lakukan

Apa yang Terjadi dengan Moms?

perkembangan janin tak terduga selama trimester pertama 04 copy

Perubahan besar yang dapat Dads lihat dari pasangan selama trimester pertama ini lebih bersifat emosional dan fisik.

Kehamilan baru dapat membawa banyak emosi, karena saat-saat hamil adalah salah satu momen yang paling menyenangkan tetapi juga menakutkan dalam hidup banyak wanita.

Ingatlah bahwa semua emosi ini benar-benar normal dan Dads memiliki kemampuan unik untuk menghibur, mendukung, dan mendorongnya dengan cara yang tidak dapat dilakukan orang lain.

Karena memang hanya Dads yang mengerti pasangan sendiri.

Menjelang enam minggu, selain aspek emosional di trimester pertama, ada juga gejala-gejala awal kehamilan muncul sekarang. Moms mungkin akan mengalami gejala-gejala seperti:

  • Payudara yang melunak
  • Kelelahan
  • Kembung
  • Sering buang air kecil
  • Enggan makan
  • Mood swing

Menjelang delapan minggu, biasanya terjadi di mana morning sickness mencapai puncaknya, tetapi waspada bahwa “morning sickness” adalah istilah yang keliru.

Terjadinya mual dan muntah dapat terjadi sepanjang hari, dan dapat membuat Moms kelelahan dan sengsara.

Beberapa wanita tidak mengalami morning sickness dan mungkin merasa baik-baik saja, tetapi bagaimanapun juga, Moms mungkin akan membutuhkan tidur siang, dan obat anti-mual dan serta banyak biskuit asin.

Dads juga diharapkan membantu Moms mengontrol pola makan, dengan menghindari alkohol, membatasi konsumsi kopi, dan mengubah pola makan.

Baca Juga: Mengapa Lemak Tetap Penting Selama Kehamilan?

Apa yang Terjadi dengan Dads?

peran dads untuk moms yang hamil

Selama trimester pertama, akan ada banyak peluang bagi Dads untuk ikut terlibat selama masa kehamilan pasangan sebagai calon ayah.

Ini adalah kesempatan Dads untuk menunjukkan betapa semangatnya tentang bayi yang Dads dan pasangan ciptakan, dan juga Dads perlu mempersiapkan diri menjadi Ayah yang luar biasa.

Tetapi di atas segalanya, inilah menjadi saat yang meyakinkan pasangan bahwa Dads selalu berada di sisinya baik pada masa kehamilan, menjadi orang tua, dan seterusnya.

Dads juga berperan dalam kunjungan dokter kandungan atau kebidanan pertama pasangan. Ini biasanya menjadi momen yang cukup ajaib saat pertama kali melihat Si Kecil ketika dilakukan USG.

Peran Dads turut hadir dalam pemeriksaan kandungan adalah untuk memastikan Dads mendapatkan informasi terbaru tentang kehamilan.

Apa pun yang terjadi selama trimester pertama, ingatlah bahwa sebagai calon Ayah, pekerjaan terbesar Dads selama kehamilan adalah memberikan dukungan dan semangat bagi Moms yang tengah mengandung.

Artikel Terkait