PERNIKAHAN & SEKS
30 September 2020

11 Hal yang Perlu Diperhatikan Sebelum Berhubungan Intim

Agar Moms dan Dads sama-sama puas, apa saja yang sebaiknya diperhatikan terlebih dahulu?
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Agnes
Disunting oleh Intan Aprilia

Hubungan intim adalah menjadi waktu spesial yang dihabiskan bersama dengan pasangan.

Agar sama-sama mendapatkan kepuasan, apa saja yang sebaiknya diperhatikan terlebih dahulu?

Hal yang Perlu Diperhatikan Sebelum Berhubungan Intim

Moms dan Dads mungkin merasa tidak banyak yang harus dipersiapkan sebelum berhubungan intim atau malah melakukannya secara spontan.

Namun, jika Moms dan Dads merasa hubungan seksual kurang terasa intim, mungkin boleh dicoba memperhatikan beberapa hal sebelum melakukan hubungan intim.

Baca Juga: Fakta Menarik dan Hal yang Harus Diperhatikan Dalam Seks Saat Hamil

1. Berikan Sinyal untuk Pasangan

Berikan sinyal ketika ingin berhubungan intim

Foto: Freepik.com

Apakah Moms dan Dads selalu melakukan hubungan intim dengan spontan?

Cobalah jadikan hal yang perlu diperhatikan sebelum berhubungan intim dengan memberikan sinyal sebelumnya, misalnya saja di pagi hari sebelum Dads berangkat kerja atau di tanggal istimewa tertentu.

Sinyal yang diberikan bisa berupa ciuman yang panas di pagi hari atau dengan mengirimkan chat yang menggoda saat makan siang.

Memberikan waktu jeda sebelum berhubungan intim akan membuat imajinasi bekerja dan tubuh menjadi lebih cepat panas. Rasanya tidak sabar menunggu malam hari tiba, kan?

Baca Juga: 5 Tips Sexting dengan Pasangan, Berani Coba?

2. Persetujuan dari Pasangan

Setelah memberikan sinyal, hal yang perlu diperhatikan sebelum berhubungan intim adalah persetujuan dari pasangan.

Kenyataannya, tidak setiap kali pasangan kita siap berhubungan intim karena berbagai faktor, misalnya lelah, sedang tidak mood, tubuh sedang tidak fit, dan lain-lain.

Persetujuan atau consent dari pasangan sebelum berhubungan intim tak hanya untuk kenyamanan kedua pihak, namun juga meningkatkan perasaan aman dan kenikmatan bercinta.

3. Mencuci Tangan

Mencuci tangan sebelum berhubungan intim untuk mencegah infeksi

Foto: Orami Photo Stock

Mungkin mencuci tangan tidak pernah terpikirkan sebagai hal yang perlu diperhatikan sebelum berhubungan intim, tetapi tangan Moms dan Dads dapat menjadi perantara penyakit melalui bakteri dan mikroorganisme lainnya.

Aktivitas seksual saat berhubungan intim seperti fingering, melibatkan kontak langsung antara tangan dengan organ intim, tentunya dapat menjadi masalah jika ternyata jari-jari membawa kotoran yang tidak terlihat.

Baca Juga: Malas Cuci Tangan? Ini Bahayanya Bagi Kesehatan!

4. Membersihkan Organ Intim

Sama seperti tangan, membersihkan organ intim Moms dan Dads sebaiknya menjadi hal yang perlu diperhatikan sebelum berhubungan intim, karena bakteri dan kotoran yang tidak terlihat mungkin dapat berpindah selama hubungan seksual terjadi.

Mencegah penyebaran penyakit menular seksual atau infeksi dari organ intim dapat dimulai dari kebersihan organ intim Moms dan Dads sendiri, apalagi jika punya rencana untuk melakukan posisi oral seks.

5. Alat Kontrasepsi

Alat kontrasepsi juga diperlukan walau sudah menikah

Foto: Freepik.com

Kecuali Moms dan Dads menginginkan kehadiran Si Kecil atau menambah jumlah anggota keluarga, alat kontrasepsi menjadi hal yang perlu diperhatikan sebelum berhubungan intim.

Selain untuk kontrasepsi, kondom juga mampu membuat ereksi lebih lama dibandingkan dengan tidak menggunakannya.

Alasan lain untuk menggunakan kondom adalah lebih mudah untuk bersih-bersih dan sebagai pencegah penyakit menular atau bawaan, misalnya HIV atau alergi.

Walaupun termasuk langka, alergi pada semen dapat terjadi bagi sebagian wanita.

Dalam artikel penelitian Human seminal plasma protein allergy: a diagnosis rarely considered, wanita dengan alergi protein plasma seminal memiliki respon imun terhadap cairan semen.

Gejalanya timbul setelah hubungan seksual terjadi dan mirip dengan vaginitis, sehingga sering terjadi salah diagnosis.

Standar untuk diagnosanya adalah gejala vaginitis tidak muncul ketika hubungan seksual dilakukan dengan kondom.

6. Pelumas atau Lubricant

Pertimbangkan ketersediaan pelumas atau lubricant di dekat tempat tidur sebagai hal yang perlu diperhatikan sebelum berhubungan intim.

Lubrikasi di organ intim wanita adalah hal krusial yang menentukan kenyamanan hubungan intim, terutama untuk Moms.

Dengan lubrikasi yang cukup di vagina, risiko terluka dan terkena infeksi menjadi jauh lebih kecil.

Namun, tidak sedikit wanita yang memiliki masalah dengan pelumas alami di vagina, sehingga lubricant dapat menjadi pertimbangan untuk selalu tersedia di dekat Moms dan Dads.

Pastikan jenis lubricant yang dipakai sesuai dengan kebutuhan agar tidak merusak kondom atau sex toys.

Baca Juga: 5 Rekomendasi Merek Lubricant Terbaik dan Tips Menggunakannya

7. Mempersiapkan Mood

Lilin aromaterapi dapat mendukung suasana kamar

Foto: Orami Photo Stock

Bagi beberapa pasangan, menyiapkan suasana agar lebih romantis dan sensual menjadi hal yang perlu diperhatikan sebelum berhubungan intim.

Mempersiapkan ruangan seperti menyalakan lilin beraroma, meredupkan lampu, menyusun playlist lagu, atau mengenakan lingerie seksi dapat memberikan pengalaman yang lebih istimewa dalam berhubungan intim.

8. Stimulasi Pikiran

Bagi wanita, hal yang perlu diperhatikan sebelum berhubungan intim adalah persiapan mental dan stimulasi pada pikiran.

“Otak adalah organ seksual yang lebih kuat daripada genitalia karena dari sanalah dorongan seksual datang, sehingga membaca cerita erotis atau membayangkan permainan seksual akan memperkuat rangsangan sebelum melakukan hubungan intim,” ujar seksolog, Sunny Rodgers untuk Huffpost.

Jadi jika Moms ingin pemanasan terlebih dahulu, silahkan menonton film atau membaca novel erotis favorit agar Moms lebih siap melakukan adegan panas sendiri bersama Dads.

9. Diskusi dengan Pasangan

Diskusikan ekspektasi dengan suami

Foto: Orami Photo Stock

Jika Moms dan Dads memiliki keinginan dan batasan tertentu, maka berdiskusi menjadi hal yang perlu diperhatikan sebelum berhubungan intim.

Misalnya saja Moms sedang ingin mencoba posisi seks baru yang belum pernah dicoba sebelumnya, atau Moms ingin mengutarakan ketidaknyamanan Moms untuk melakukan oral seks.

Berkomunikasi dengan pasangan juga dapat meningkatkan peluang orgasme. Moms dan Dads perlu memberitahu pasangan di mana saja tempat-tempat yang ingin disentuh, apa yang Moms dan Dads sukai dalam berhubungan intim, atau ekspektasi yang ingin dicapai saat berhubungan intim.

Baca Juga: 5 Pentingnya Komunikasi Suami Istri dalam Pernikahan

10. Berolahraga Ringan

Apakah Moms dan Dads rajin berolahraga sehari-hari? Ternyata, berolahraga termasuk hal yang perlu diperhatikan sebelum berhubungan intim karena dapat meningkatkan peluang orgasme.

Sebuah studi menunjukkan berolahraga dengan intensitas sedang selama 10 atau 20 menit dapat meningkatkan gairah seksual dan melancarkan peredaran darah, sehingga meningkatkan peluang untuk orgasme.

Kabar baik bagi Moms yang memilih bersepeda sebagai pilihan olahraga hariannya.

Jika sebelumnya bersepeda dikaitkan dengan kemungkinan turunnya gairah seksual, maka penelitian terbaru Cycling and Female Sexual and Urinary Function menemukan kesimpulan baru dari penelitian terhadap dua grup wanita yang bersepeda dengan intensitas tinggi dan intensitas rendah.

Peneliti mengkonfirmasi asosiasi antara bersepeda dan area genital yang terasa kebas dan sakit akibat gesekan pelana sepeda, tetapi tidak ada asosiasi antara bersepeda dengan fungsi seksual dan saluran kemih.

Penelitian ini juga menunjukkan adanya indikasi meningkatknya fungsi seksual pada wanita yang bersepeda dengan intensitas tinggi.

11. Rileks

Bermeditasi untuk menenangkan diri dan meningkatkan fokus

Foto: Orami Photo Stock

Untuk mencapai klimaks ketika berhubungan intim, diperlukan kehadiran secara fisik dan mental yang penuh saat itu juga.

Rileks atau santai juga termasuk hal yang perlu diperhatikan sebelum berhubungan intim agar dapat melepaskan diri sejenak dan fokus dengan sesi hubungan intim.

Sebagai langkah awal, Moms dan Dads dapat mencoba membuat daftar pekerjaan yang harus diselesaikan, kemudian menyelesaikan daftar tersebut, terutama pekerjaan yang membuat Moms dan Dads stres dan mengonsumsi banyak tenaga dan pikiran.

Pilihan lainnya Moms atau Dads juga dapat menyisihkan waktu untuk bermeditasi atau yoga, agar tubuh dan pikiran dapat menjadi lebih rileks.

Moms dan Dads juga perlu membuat jadwal quality time yang tidak diganggu oleh layar elektronik seperti smartphone, komputer, atau televisi.

Kesibukan sehari-hari atau hadirnya Si Kecil dapat menjadikan waktu berkualitas berdua berkurang drastis, sehingga quality time yang dihabiskan berdua dapat kembali membangun koneksi yang intim antara Moms dan Dads.

Semakin erat koneksi yang dirasakan Moms dan Dads, hubungan intim kalian juga akan semakin terasa menyenangkan.

Baca Juga: 8 Pose Yoga yang Dapat Meningkatkan Kesuburan, Yuk Coba!

Hubungan intim antara suami istri bukanlah hal yang terutama dan terpenting dalam kehidupan pernikahan.

Namun, tidak ada salahnya membangun koneksi yang semakin dalam antara satu sama lain secara fisik maupun emosional melalui hubungan intim.

Artikel Terkait