KEHAMILAN
22 Mei 2019

Hamil Tua Naik Pesawat, Bolehkah?

Tetap tingkatkan kewaspadaan ya Moms!
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Orami
Disunting oleh Andra Nur

Memasuki usia hamil tua, Moms mungkin sudah membatasi kegiatan. Namun, bagaimana dengan kegiatan mudik ke kampung halaman untuk bersilaturahmi dnegan keluarga besar?

Mudik menjadi hal yang sangat menyenangkan sekaligus menegangkan, terutama untuk pada Moms yang sedang hamil tua. Mudik lewat jalur darat atau kereta api tentu akan memakan waktu yang lama.

Mudik saat hamil dengan pesawat pun jadi pilihan. Tapi, apakah boleh ibu hamil tua naik pesawat?

Banyak pertimbangan yang harus dilakukan. Kebanyakan dokter akan menyarankan agar ibu hamil tidak bepergian menggunakan pesawat setelah 36 minggu kehamilan.

Begitu pula dengan maskapai penerbangan. Tidak semua mengizinkan ibu hamil menaiki pesawat mereka.

Baca Juga: Berapa Batas Usia Kehamilan untuk Naik Pesawat?

Pendapat Ahli

Usia Hamil Tua Bolehkah Naik Pesawat -1.jpg

Foto: Travelandleisure.com

Dikutip dari Self.com, jika Moms sedang hamil dan tidak yakin apakah Moms boleh bepergian, Dr Bohn merekomendasikan untuk berbicara dengan dokter pribadi bagaimana pertimbangannya terkait dengan kesehatan Moms dan janin.

Tetapi, meskipun beberapa maskapai mengizinkannya, Dr Bohn tidak menyarankan untuk terbang saat mendekati hari perkiraan lahir.

"Ketika semakin dekat dengan tanggal perkiraan lahir, Anda harus mendapatkan akses secara cepat ke rumah sakit atau tempat perawatan dokter terdekat,” katanya.

Komite dari American College of Obstetricians dan Gynaecologists (ACOG) mengatakan, ibu hamil tua naik pesawat dianggap aman ketika usia kandungannya belum mencapai 36 minggu. Tetapi dengan catatan bahwa mereka harus menggunakan sabuk pengaman setiap saat karena risiko trauma akibat turbulensi.

Baca Juga: 5 Risiko yang Dapat Terjadi Jika Ibu Hamil Nekat Naik Pesawat di Trimester Tiga

Jika Moms Diizinkan Terbang

Usia Hamil Tua Bolehkah Naik Pesawat -2.jpg

Foto: Parents.com

Bahkan jika dokter menyetujui setelah melakukan pemeriksaan, banyak maskapai penerbangan yang memiliki peraturan tentang ibu hamil tua dalam penerbangan.

Banyak maskapai internasional memiliki batasan dan persyaratan pemeriksaan dokumentasi yang dimulai pada kehamilan 28 minggu . Jika Moms hamil dengan lebih dari satu bayi, pembatasan dimulai bahkan sejak usia kehamilan yang lebih awal.

Baca Juga: Sarwendah Berencana Melahirkan di Singapura, Ini 5 Hal yang Perlu Diperhatikan Ibu Hamil Trimester Tiga saat Bepergian dengan Pesawat

Bawa Perbekalan dan Terus Bergerak

Usia Hamil Tua Bolehkah Naik Pesawat -3.jpg

Foto: Babygaga.com

Saat memutuskan untuk tetap bepergian menggunakan pesawat pada trimester ketiga, Moms harus lebih meningkatkan kehati-hatian, terlebih tentang makanan.

Moms tidak pernah tahu kapan mungkin ada delay, atau harus harus transit di tempat yang makanan atau minumannya tidak cocok dengan Moms.

Jadi, bawalah makanan ringan dan air selama bepergian, agar terhindar dari dehidrasi dan menghilangkan rasa lapar Moms. Bangun dan bergerak setidaknya setiap satu atau dua jam membantu mencegah masalah sirkulasi darah.

Pilihlah kursi di dekat lorong agar memudahkan mobilisasi. Akan lebih baik lagi jika memiliki ruang ekstra untuk kaki karena akan membantu saat Moms sering bangun.

Jangan lupa untuk membawa jaket ekstra, serta obat-obatan pribadi jika memiliki penerbangan jarak jauh.

Kemana pun Moms memutuskan untuk melakukan perjalanan di trimester ketiga, termasuk mudik, paling tidak secara umum Moms harus memiliki informasi tentang perawatan medis di daerah itu.

Dengan begitu, jika terjadi tanda-tanda akan melahirkan, Moms bisa segera tahu harus ke mana.

Itulah beberapa hal yang perlu Moms ketahui sebelum memutuskan mudik dengan pesawat saat hamil tua. Selalu utamakan keamanan ya Moms!

(FAR)

Artikel Terkait