2-3 TAHUN
12 Februari 2020

Hindari 4 Kesalahan Ini Saat Menyapih Anak

Jangan-jangan Moms tanpa sadar melakukan salah satu kesalahan saat menyapih anak ini
Artikel ditulis oleh Orami
Disunting oleh Ikhda Rizky Nurbayu

Moms yang menyusui anak hingga ia berusia di atas satu tahun umumnya mengalami kesulitan saat harus menyapih atau menghentikan anak menyusu. Proses itu bisa jadi makin sulit saat Moms tanpa sadar melakukan sejumlah kesalahan saat menyapih anak.

Menurut Laura Sayce, konsultan laktasi yang berbasis di Johannesburg, makin lama seorang ibu menyusui, maka ikatan emosional yang terbangun antara dirinya dengan anaknya makin kuat.

Hal itulah antara lain yang membuat Moms dan Si Kecil sama-sama sulit menyetop rutinitas yang telah dilakukan selama belasan atau puluhan bulan itu.

Baca Juga: 4 Langkah Menyapih Anak Agar Tidak Rewel

Psikolog keluarga Christelle du Plessis mengatakan, “Menyapih anak bukan berarti mengurangi kedekatan emosional antara Moms dan anak. Momen ini hanya menandakan cara Moms memberi makan Si Kecil kini berbeda dengan sebelumnya.”

Jika Moms merasa sudah siap atau berencana menyapih Si Kecil, langkah pertama adalah mencari tahu bagaimana cara menyapih yang nyaman bagi Moms maupun Si Kecil.

Hindari Kesalahan-kesalahan Ini Saat Menyapih Anak

Selain itu, hindari sejumlah kesalahan saat menyapih anak berikut ini:

1. Berharap Cepat Selesai

photo-of-woman-breastfeeding-her-child-3074935.jpg

Foto: Pexels

Kesalahan saat menyapih anak yang pertama adalah berharap proses tersebut akan berlangsung cepat. Pada laman Parents dijelaskan bahwa bagi anak, menyusu merupakan salah satu zona nyaman yang bisa membuatnya tenang.

Tentu saja ia butuh waktu untuk melepaskan rutinitas itu. Bila Si Kecil rewel saat Moms berusaha menyapihnya, bersabarlah dan beri ia waktu untuk belajar mandiri.

Proses menyapih bisa berlangsung cepat dalam beberapa hari, namun bisa juga agak lama, selama beberapa minggu.

du Plessis juga menyarankan Moms menyapih anak saat kondisi sedang tenang dan tidak ada perubahan besar yang sedang terjadi pada anak atau dalam keluarga.

Baca Juga: 6 Perlengkapan Menyusui Wajib Punya Agar Tetap Nyaman

2. Mengambil Keputusan Sepihak

image.jpg

Foto: Parents

Menyusui merupakan kegiatan yang melibatkan dua orang: Moms dan Si Kecil. Oleh karena itu, keputusan untuk menghentikan rutinitas itu sebaiknya dilakukan saat Moms dan Si Kecil sama-sama siap.

Jangan sampai Moms memutuskan untuk berhenti menyusui karena, misalnya, tekanan dari keluarga atau lingkungan.

Bila Moms merasa sudah siap untuk berhenti menyusui, sedangkan Si Kecil belum, sebaiknya keinginan itu ditunda dulu, Moms.

Persiapkan Si Kecil dengan mengurangi waktu menyusui secara bertahap.

3. Tidak Memberi Penjelasan Kepada Anak

holding-child.jpg

Foto: CDC

Kesalahan saat menyapih anak yang lain, dikutip dari laman What to Expect, adalah tidak memberi penjelasan yang memadai kepada Si Kecil tentang proses penyapihan.

Bagi anak, menyusu merupakan zona nyaman sekaligus wujud kedekatan antara dirinya dengan Moms.

Oleh karena itu, Moms perlu memberikan pengertian bahwa meski sudah disapih, bukan berarti ia akan diabaikan atau perhatian Moms terhadapnya akan berkurang.

Berhenti menyusu artinya Si Kecil sudah makin besar dan harus lebih mandiri dari sebelumnya.

Baca Juga: Tips Lengkap Memilih Bra yang Bagus untuk Ibu Menyusui

4. Menawari Anak untuk Menyusu

drinking-milk-2549021_1280.jpg

Foto: Pixabay

Dikutip dari laman Raising Children, bila Moms sudah mengatakan kepada anak bahwa dia sedang disapih, maka Moms harus konsisten dengan proses tersebut.

Salah satu caranya adalah dengan tidak menawari Si Kecil menyusu bila ia tidak memintanya. Langkah ini efektif dalam mengurangi frekuensi Si Kecil menyusu, hingga akhirnya ia dapat beradaptasi dengan keadaan tidak menyusu sama sekali.

Itu dia kesalahan saat menyapih anak yang harus Moms hindari, jangan dilakukan ya Moms!

Artikel Terkait