PROGRAM HAMIL
14 Mei 2020

Hindari 5 Bahan Kimia Ini Saat Ingin Hamil

Parfum hingga makeup dapat menjadi bahan kimia yang buruk saat program hamil
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Gladys
Disunting oleh Ikhda Rizky Nurbayu

Saat Moms sedang berencana untuk hamil, mungkin akan berhadapan dengan beberapa pantangan agar peluang kehamilan semakin besar.

Salah satunya adalah perlunya menghindari bahan kimia yang buruk saat program hamil.

Pada beberapa jenis bahan kimia atau racun, ada baiknya dihindari beberapa bulan sebelum menjalani program hamil.

Baca Juga: Tanpa Disadari, Ini 5 Bahan Kimia Berbahaya di Makanan Anak

Bahan Kimia yang Buruk Saat Program Hamil

Untuk itu, cek beberapa bahan kimia yang buruk saat program hamil berikut ini.

1. Paraben

1 Paraben.jpg

Foto: Raphael Lovaski – Unsplash.com

Paraben merupakan bahan kimia yang buruk saat program hamil. Biasa ditemukan pada makeup, krim kecantikan, dan sabun.

Saat Moms membeli produk kecantikan, ada baiknya membaca label kandungan produk dan mengindari apapun dengan kata paraben di dalamnya.

Termasuk: methylparaben, proplyparaben, isoprolparaben, Isobutylparaben, butilparaben, natrium butilparaben, dan lainnya.

“Cobalah untuk meminimalkan atau menghilangkan (bahan) ini setidaknya enam bulan menjelang dan selama proses pembuahan,” ungkap Dr. Aaliya Yaqub, seperti dikutip dari mother.ly.

Baca Juga: Apakah Paraben Benar-benar Berbahaya?

Zat ini merupakan jenis pengawet yang mencegah pertumbuhan bakteri pada produk.

Tapi zat ini juga dapat meniru karakteristik tertentu dari hormon estrogen, sehingga akan mengurangi peluang mendapatkan telur yang sehat.

Tembakau + Asap Rokok

2 Tembakau + Asap Rokok.jpg

Foto: Markus Spiske – Pixabay.com

Tembakau tidak hanya buruk bagi kesehatan tubuh secara keseluruhan.

“Zat kimia dalam asap rokok dapat mempercepat tingkat kehilangan telur dan memengaruhi kesuburan wanita. Wanita yang lebih sering merokok akan mengalami menopause lebih cepat dari yang bukan perokok,” ungkap endokrinologi reproduksi dan ahli infertilitas di RMA, New York, Dr. Kimberley A.

Thornton, seperti dikutip dari mother.ly. Untuk itu, ada baiknya Moms menghindari rokok sebagai bahan kimia yang buruk saat program hamil dan saat hamil.

Baca Juga: Ketahui Bahaya Asap Rokok bagi Bayi

Retinoid – Retinol

3 Retinoid – Retinol.jpg

Foto: AdoreBeautyNZ – Pixabay.com

Saat bicara tentang produk kecantikan yang fokus pada anti penuaan, maka retinoid atau retinol adalah salah satu kandungan yang perlu masuk dalam rutinitas kecantikan Moms.

Namun jika Moms sedang merencanakan kehamilan, maka ada baiknya menghindari kandungan ini, karena merupakan bahan kimia yang buruk saat program hamil.

Meski hanya sedikit yang terserap ke dalam kulit, namun retinoid topikal tetap berbahaya bagi janin.

Baca Juga: Ini Bahaya Retinoid dan Retinol untuk Ibu Hamil, Hati-hati!

“Hal yang penting untuk memeriksa label produk anti penuaan, anti jerawat, dan produk anti pigmen, karena biasanya memiliki retinol sebagai bahan aktif,” ungkap Dokter kulit, Karyn Grossman dari Grossman Dermatology, Los Angeles dan New York City, seperti dikutip dari parents.com.

Parfum & Pewangi

4 Parfum & Pewangi.jpg

Foto: Siora Photography – Unsplash.com

Hindari wewangian sintetis yang dapat mengganggu kadar hormon, sehingga menjadi bahan kimia yang buruk saat program hamil.

Seringkali bahan ini tidak tercantum dalam daftar kandungan bahan yang tertera di botol parfum.

Batasi juga penggunaan semprotan pewangi ruangan yang juga mengandung bahan kimia yang sama.

Baca Juga: Waspadai Bahaya Parfum dalam Bedak Bayi

Bisphenol A (BPA)

5 Bisphenol A (BPA).jpg

Foto: PDPics – Pixabay.com

The American College of Obstetricians and Gynecologists mengingatkan calon Moms untuk menjauhi BPA, karena merupakan bahan kimia yang buruk saat program hamil.

Bahan ini biasa ditemui dalam makanan, produk kebutuhan sehari-hari dan kemasan makanan.

Paparan produk ini bisa melalui inhalasi, konsumsi, dan penyerapan dalam kulit.

Menurut National Capital Poison Center, dalam penelitian terhadap hewan, BPA merupakan pengganggu endokrin yang meniru efek hormon estrogen.

Itulah beberapa bahan kimia yang buruk saat program hamil. Dengan menghindari bahan-bahan tersebut, maka peluang kehamilan Moms pun akan semakin besar.

Artikel Terkait