TRIMESTER 1
24 September 2019

Hindari Anemia, Ini 3 Makanan Penambah Darah untuk Ibu Hamil

Sumber utama yang membantu membentuk sel darah merah adalah zat besi
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Adeline Wahyu
Disunting oleh Dina Vionetta

Saat hamil, Moms mungkin akan mengalami anemia. Ketika Moms menderita anemia, tubuh kita tidak akan memiliki cukup sel darah merah yang sehat untuk membawa oksigen ke jaringan tubuh dan juga janin.

Selama kehamilan, tubuh kita akan menghasilkan lebih banyak darah untuk mendukung pertumbuhan calon bayi. Jika Moms tidak mendapatkan cukup zat besi atau nutrisi lainnya yang dibutuhkan, tubuh Moms mungkin tidak akan dapat menghasilkan jumlah sel darah merah yang dibutuhkan untuk membuat darah tambahan ini.

Baca Juga: Sebelum Terjadi, Ini 7 Cara Mencegah Anemia

Mengalami anemia ringan adalah hal yang normal terjadi pada kita yang sedang hamil. Tetapi tidak menutup kemungkinan Moms akan menderita anemia yang lebih parah jika memiliki kadar zat besi atau vitamin.

Makanya Moms harus mengonsumsi banyak makanan yang bisa membantu menambah sel darah selama kehamilan. Apa saja makanan penambah darah? Intip yuk.

1. Sayur-Sayuran Hijau

makanan penambah darah

Foto: healthyeating.sfgate.com

Moms harus tahu bahwa zat besi sangat dibutuhkan untuk membentuk sel darah merah. Untuk memiliki banyak zat besi, Moms harus mengonsumsi makanan yang kaya akan zat besi, seperti sayuran berdaun hijau, termasuk bayam, brokoli, bok choy, kangkung dan sawi.

American College of Obstetricians dan Gynaecologists (ACOG) merekomendasikan agar ibu hamil menerima 27 mg total zat besi sehari, baik itu antara makanan dan vitamin prenatal kita.

Baca Juga: Anemia Saat Kehamilan, Bagaimana Cara Mengatasinya?

Makanan penambah darah ini juga akan membantu kita membangun ketahanan terhadap stres dan penyakit, serta membantu menghindari kelelahan, kelemahan, lekas marah, dan depresi.

2. Daging, Ikan, dan Unggas

makanan penambah darah

Foto: gfs.com

Dilansir dari lama Healthline, makanan penambah darah lainnya adalah daging, ikan, dan unggas. Jenis makanan ini tidak hanya menyediakan zat besi heme yang mampu terserap dengan baik, namun juga dapat merangsang penyerapan bentuk non-heme.

Beberapa penelitian membuktikan bahwa konsumsi daging sapi, ayam, atau ikan akan menghasilkan sekitar 2-3 kali lebih besar penyerapan zat besi yang dibutuhkan untuk membentuk sel darah merah.

Berdasarkan temuan penelitian, diperkirakan 1 gram daging, ikan, atau unggas memberikan efek peningkatan yang serupa dengan 1 mg vitamin C.

3. Produk Susu

makanan penambah darah

Foto: health.harvard.edu

Kalsium dibutuhkan dalam tubuh untuk membentuk tulang dan gigi yang kuat. Kalsium juga memungkinkan darah membeku secara normal, saraf berfungsi dengan baik, dan jantung berdetak secara normal.

Baca Juga: Perlukah Minum Susu Khusus Ibu Hamil?

American College of Obstetricians and Gynecologists (ACOG) merekomendasikan 1.000 miligram (mg) per hari untuk wanita hamil dan menyusui (menyusui). Wanita 19 tahun atau lebih muda membutuhkan 1.300 mg sehari.

Produk susu adalah sumber kalsium terbaik. Sumber kalsium lainnya adalah sayuran berdaun gelap, sereal yang diperkaya, roti, ikan, jus jeruk yang diperkaya, kacang almond dan biji wijen.

Beberapa jenis makanan di atas adalah jenis makanan penambah darah untuk ibu hamil yang bagus untuk mencegah anemia. Yang perlu Moms ingat, untuk mendapatkan darah yang cukup, harus mengonsumsi makanan yang mengandung zat besi tinggi.

(AWD)

Artikel Terkait