BALITA DAN ANAK
14 Desember 2019

Hindari Anemia pada Anak dengan Perhatikan Pola Makannya

Moms tetap harus perhatian pada anak ya!
Artikel ditulis oleh Orami
Disunting oleh Ikhda Rizky Nurbayu

Moms, anak perempuan yang mulai beranjak dewasa ternyata rentan mengidap penyakit anemia. Untuk itu, orangtua harus mengatur pola makan atau diet untuk menjaga kesehatan Si Kecil.

Melansir hari Kidshealth, beberapa tanda dan gelaja anemia pada anak, antara lain: Si Kecil terlihat pucat, tampak murung, sangat lelah, kerap merasa pusing, detak jantungnya cepat, dan beberapa juga turut mengalami penyakit kuning.

Pencegahan Terjadinya Anemia pada Anak

Lalu, bagaimana caranya agar dapat mencegah gejala anemia pada anak? Salah satu caranya adalah mengatur pola makan atau diet untuk menjaga kesehatan Si Kecil.

Melansir dari Healthline, berikut rencana diet yang tepat untuk penderita anemia pada anak:

1. Sayuran Hijau

anemia pada anak

Foto: pixabay

Moms, rupanya sayuran hijau, terutama yang berwarna gelap merupakan salah satu sumber zat besi yang baik untuk penderita anemia pada anak lho. Sayuran hijau yang dimaksud antara lain: bayam, kubis, sawi, dan dandelion hijau.

Saat makan sayuran hijau, terutama yang berwarna gelap untuk penderita anemia pada anak, ada beberapa zat besi yang sangat bermanfaat untuk tubuh. Beberapa sayuran hijau tinggi zat besi, seperti bayam dan kangkung, juga kaya akan oksalat.

Oksalat adalah senyawa yang mencegah penyerapan zat besi nonheme.

Baca Juga: Sebelum Terjadi, Ini 7 Cara Mencegah Anemia

2. Daging dan Unggas

anemia pada anak

Foto: pixabay

Semua daging dan unggas mengandung zat besi heme. Daging merah, domba, dan daging rusa adalah sumber zat besi terbaik. Unggas dan ayam memiliki jumlah zat besi yang lebih rendah.

Mengonsumsi daging atau unggas dengan makanan besi nonheme, seperti sayuran hijau, dapat meningkatkan penyerapan zat besi dan sebagai salah satu langkah pencegahan terjadinnya anemia pada anak.

3. Hati

anemia pada anak

Foto: pixabay

Banyak orang menghindar dari daging organ, tetapi siapa sangka organ daging adalah sumber zat besi. Hati bisa dibilang merupakan daging organ paling populer. Hal ini lantaran hati kaya akan zat besi dan folat.

Beberapa daging organ lain yang kaya zat besi adalah jantung, ginjal, dan lidah sapi yang bisa Moms berikan guna pencegahan penyakit anemia pada anak.

Baca Juga: Kenali Gejala Anemia pada Balita yang Bisa Menyerang Sang Buah Hati

4. Makanan Laut

anemia pada anak

Foto: pixabay

Beberapa makanan laut menyediakan zat besi heme. Makanan laut seperti seperti tiram, kerang, dan udang adalah sumber yang baik.

Kebanyakan ikan mengandung zat besi yang baik untuk penderita anemia. Ikan tinggi zat besi meliputi: tuna, salmon, dan sarden.

5. Makanan yang Kaya Zat Besi

anemia pada anak

Foto: pixabay

Banyak makanan yang diperkaya akan zat besi. Namun saat Si Kecil tidak menyukai menu yang mengandung zat besi tersebut, Moms bisa menambahkan beberapa makanan ini ke dalam makanan sehari-harinya.

Makanan tersebut antara lain: jus jeruk, sereal, roti putih, pasta, tepung jagung, dan nasi putih.

Baca Juga: Anemia pada Bayi, Ini Gejala, Cara Mencegah, dan Jenis Tesnya

6. Kacang

anemia pada anak

Foto: pixabay

Kacang merupakan sumber zat besi yang sangat baik untuk para vegetarian. Beberapa opsi kacang yang mengandung banyak zat besi, antara lain: kacang merah, buncis, kedelai, kacang polong, kacang hitam, dll.

Itulah Moms beberapa makanan yang dapat direndakanan untuk diet pada Si Kecil yang rentan terhadap anemia pada anak.

TIU

Artikel Terkait