NEWBORN
14 Februari 2019

Hindmilk vs Foremilk Pada ASI, Moms Sudah Tahu Bedanya?

Keduanya sama-sama memiliki pengaruh besar terhadap tumbuh kembang bayi.
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Carla
Disunting oleh Carla

Mengetahui lebih dalam mengenai ASI memang penting bagi seorang ibu, khususnya ibu baru.

Pasalnya, susu alami yang diproduksi oleh tubuh seorang ibu ini memiliki segudang manfaat bagi bayi.

Salah satunya mengetahui asupan ASI terbaik untuk bayi dengan mengenal foremilk dan hindmilk, di mana keduanya sama-sama memiliki pengaruh besar terhadap tumbuh kembang bayi.

Lalu apakah Moms sudah mengetahui apa itu foremilk dan hindmilk?Yuk Moms, simak penjelasan mengenai foremilk dan hindmilk yang ada di bawah ini.

Apa Itu Foremilk dan Hindmilk di Dalam ASI?

shutterstock 461064859

Konsistensi ASI cenderung berubah selama masa menyusui. Susu pertama dikenal dengan istilah foremilk, susu yang diproduksi di awal setiap sesi menyusui.

Susu yang pertama keluar ini memiliki tekstur yang ringan dan rasanya manis, mampu memuaskan dahaga dan menghidrasi bayi.

Berkat foremilk inilah bayi yang mendapatkan ASI eksklusif tidak membutuhkan asupan cairan lainnya. Singkatnya, foremilk sebagai “susu skim” ASI.

Sementara itu, hindmilk keluar setelah foremilk karena kandungan lemaknya yang lebih tinggi.

Hindmilk merupakan susu yang menjadi makanan bayi dan bagaimana bayi mengisi perutnya dalam jangka waktu yang cukup lama. Anggap saja hindmilk ini sebagai “susu segar” ASI.

Karena ASI mengalir dengan bebas, peralihan dari foremilk ke hindmilk merupakan proses secara bertahap.

Bayangkan saja Moms sedang mencampur segelas susu skim dengan segelas susu murni. Moms akan memiliki susu, hanya konsistensinya saja yang berbeda dengan nilai gizi yang lebih unik.

Baca Juga : 6 Alasan Bayi Menolak Menyusu

Mungkinkah Terjadi Ketidakseimbangan Foremilk dan Hindmilk?

shutterstock 331898366

Salah satu yang menjadi perhatian bagi kebanyakan ibu adalah kemungkinan bayi tidak mendapatkan asupan hindmilk yang cukup.

Ini akan memengaruhi kemampuan bayi di dalam merasa puas dengan setiap asupan makanan dan menambah berat badan.

Bayi dapat menerima foremilk berlimpah pada awal menyusui dan tidak makan sisa ASI yang berisi hindmilk. Ini dikenal sebagai kelebihan pasokan ASI, atau ketidakseimbangan foremilk dan hindmilk.

Sementara jumlah laktosa relatif lebih konsisten selama proses menyusui, ada lebih banyak laktosa di dalam foremilk dibandingkan dengan hindmilk. Akibatnya, bayi bisa mendapatkan tambahan laktosa.

Jika Moms termasuk ibu yang biasa memompa ASI, Moms mungkin bisa memperhatikan perbedaan antara foremilk dan hindmilk.

Saat Moms pertama kali memompa, ASI yang pertama keluar bisa terlihat sangat ringan dan berair, secara bertahap kemudian akan berubah warna dan konsistensi.

Oleh karena itu, ingatlah untuk selalu mengosongkan salah satu atau kedua payudara selama sesi pemompaan sehingga setiap botol memiliki campuran yang baik antara foremilk dan hindmilk.

Baca Juga : 5 Cara Membantu Bayi Menyusu Dengan Benar

Nah, sekarang Moms sudah tahu kan perbedaan antara foremilk dan hindmilk yang menjadi struktur penyusun ASI? Jadi, apa selama ini Moms memperhatikan adanya ketidakseimbangan antara foremilk dan hindmilk dari ASI yang diminum oleh Si Kecil?

(RGW)

Artikel Terkait