PARENTING ISLAMI
8 Juli 2020

Ini Hukum Istri Marah pada Suami Menurut Islam, Sudah Tahu?

Berikut ini hukum bila seorang istri marah pada suami menurut Islam
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Zarah Amala
Disunting oleh Andra Nur Oktaviani

Moms, marah merupakan hal manusiawi yang bisa dirasakan oleh siapa saja, terutama bagi orang dewasa. Sering kali marah juga bisa menyebabkan konflik dalam rumah tangga.

Misalnya ketika seorang istri marah pada suaminya. Lantas bagaimana ya, hukumnya bila seorang istri marah pada suami dalam Islam?

Baca Juga: 7 Cara Menghadapi Suami Pelit Menurut Islam, Wajib Tahu!

Hukum Istri Marah pada Suami dalam Islam

Istri Marah pada Suami, Bagaimana Hukumnya Menurut Islam

Foto: Shutterstock

Dikutip dari Dalam Islam, marah terhadap suami merupakan perilaku yang dapat mendatangkan murka Allah SWT. Membentak atau memarahi suami termasuk ke dalam jenis dosa besar dalam Islam sebab suami adalah orang yang harus dipatuhi dan dihormati.

Dalam sebuah hadits Rasulullah SAW juga mengatakan jika sangat tinggi kedudukan suami untuk istrinya.

“Seandainya saya bisa memerintahkan seorang untuk sujud pada orang lain, pasti saya perintahkan seorang istri utk sujud pada suaminya.” (HR Abu Daud, Al-Hakim, Tirmidzi)

“Dan sebaik-baik istri yaitu yang taat pada suaminya, bijaksana, berketurunan, sedikit bicara, tak sukai membicarakan suatu hal yg tidak berguna, tak cerewet serta tak sukai bersuara hingar-bingar dan setia pada suaminya.” (HR. An Nasa’i)

Sebagai manusia biasa, suami pun bisa berbuat salah, dan memang seorang istri seharusnya dapat menasihati dan mengingatkan suami dengan cara yang bai, komunikasi yang baik, bertutur kata lembut, dan mengusahakan untuk tidak menyinggung perasaan suami.

Baca Juga: 10 Kewajiban Suami Terhadap Istri dalam Islam, Wajib Tahu!

Hadits Perihal Istri Marah pada Suami

Istri Marah pada Suami, Bagaimana Hukumnya Menurut Islam

Foto: Shutterstock

Selain hadits di atas, Rasulullah SAW juga mengatakan dalam hadits lain perihal istri marah pada suami. Apabila suami dibentak, dimarahi, atau didzlimi, bidadari-bidadari surga akan sangat murka pada istri yang memarahi suaminya tersebut.

Rasulullah SAW bersabda, “Tidaklah seorang istri menyakiti suaminya di dunia, tetapi istrinya dari kelompok bidadari bakal berkata, “Janganlah engkau menyakitinya. Semoga Allah memusuhimu. Dia (sang suami) hanyalah tamu di sisimu; nyaris saja ia bakal meninggalkanmu menuju pada kami” (HR. At-Tirmidzi)

Dalam hadits yang sudah dijabarkan di atas, jelas istri tidak boleh marah pada suami sampai membentak. Apabila Moms merasakan kemarahan yang tidak bisa ditahan, alangkah lebih baik menenangkan diri dulu dengan mengucapkan istigfar dan memohon ampun pada Allah SWT. Setidaknya dengan beristigfar, hati akan menjadi lebih tenang.

Baca Juga: Cara Marah pada Suami Sesuai Tuntunan Islam

Bila Moms sudah merasa tenang, segeralah ajak suami berbicara untuk mencari jalan keluar dan lakukan komunikasi dengan baik, sambil memberi nasihat terbaik untuk kesalahan yang sudah dilakukan suami.

Semoga, Moms dapat menghadapi setiap amarah dengan baik, agar Allah SWT selalu menjaga rumah tangga Moms dan Dads.

Artikel Terkait