TRIMESTER 3
18 September 2019

Ibu Hamil Dengan Kondisi Ini Sebaiknya Melahirkan Secara Caesar

Tak semua kondisi ibu hamil bisa melahirkan dengan normal
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Carla Octama
Disunting oleh Carla Octama


Melahirkan secara normal tentunya menjadi hal yang diinginkan banyak Moms. Namun, ada kondisi yang mengharuskan operasi caesar.

Banyak ibu hamil memiliki ketakutan sendiri jika harus menjalankan operasi caesar. Namun, Moms harus menjadi realistis ketika mendapat kabar bahwa Moms harus melahirkan dengan operasi caesar.

Sebenarnya operasi caesar itu bukan menjadi hal yang tabu melainkan menjadi kebutuhan untuk beberapa Moms yang mengalami kondisi khusus.

Menurut Traci C. Johnson, MD, seorang obgin, sebagaimana dikutip dari webmd.com, pada dasarnya caesar merupakan proses melahirkan dengan membuat luka sobekan di perut Moms karena kondisi tertentu.

Baca Juga : Mengenal Teknik Gentle C-Section Saat Persalinan Caesar

Tak hanya fokus pada kondisi kesehatan janin melainkan tindakan ini juga diambil berdasarkan pertimbangan kesehatan Moms pasca melahirkan.

Perlu diketahui bahwa Moms bisa mengatur jadwal untuk melakukan tindakan operasi caesar dengan dokter kandungan. Tentunya dengan berbagai pertimbangan dan penelitian serta kondisi Moms dan janin dalam kandungan.

Tak jarang operasi caesar juga dilakukan karena banyak kondisi darurat yang harus cepat dalam pengambilan keputusan.

Usia kehamilan minggu ke 39 menjadi waktu yang tepat jika ingin melakukan operasi caesar karena kondisi bayi yang sudah siap dilahirkan.

Kondisi yang Mengharuskan Operasi Caesar

ibu hamil dengan kondisi ini sebaiknya melahirkan secara caesar 01

Foto: Mumsnet

Berikut beberapa kondisi yang mengharuskan Moms melakukan operasi caesar demi keselamatan bayi dan Moms tentunya.

Pertama adalah Moms yang sudah pernah operasi Caesar. Ini yang harus diperhatikan buat Moms yang sudah pernah mengalami operasi Caesar. Kondisi ini untuk melihat kemungkinan kehamilan berikutnya.

Masalah berikutnya adalah masalah plasenta. Hal ini biasanya menyebabkan pendarahan yang hebat selama kelahiran melalui vagina.

Selain itu, Moms mungkin punya riwayat ataupun infeksi seperti HIV atau herpes. Untuk menjaga janin dari ketularan melalui vagina baiknya Moms melakukan caesar.

Moms dengan penyakit tertentu juga sebaiknya melakukan operasi caesar seperti diabetes dan tekanan darah tinggi.

Ini sangat berisiko untuk melahirkan secara normal khususnya buat Moms. Moms dengan kehamilan kembar juga sebaiknya melahirkan dengan operasi caesar.

Kondisi janin biasanya yang paling banyak menyebabkan harus menjalani operasi caesar. Pertumbuhan janin biasanya tidak mengalami kemajuan yang baik atau ukuran janin yang terlalu besar.

Baca Juga : Apakah Aman Melakukan Operasi Caesar untuk Ketiga Kalinya?

Posisi janin yang tidak semestinya juga terkadang jadi kondisi yang mengharuskan operasi caesar. Beberapa hal seperti cacat pada janin, kurang oksigen dan detak jantung tidak teratur juga membuat Moms harus operasi caesar.

Setelah mengetahui hal tersebut baiknya Moms semakin banyak belajar dan mengerti akan kehamilan. Jangan berfokus dengan apa kata orang, yang terpenting adalah bagaimana Moms dan janin bisa menjalani proses ini.

Fokus pada kesehatan dan ikut dalam pengambilan keputusan apapun. Ada beberapa kasus yang harus mengambil keputusan untuk tidak dilahirkan karena membahayakan Moms atau sebaliknya dapat membuat masalah pada janin.

Moms bisa meminta dukungan kepada pasangan mengenai kondisi ini. Jangan takut untuk menjalani operasi caesar. Moms boleh meminta penjelasan kepada dokter mengenai prosedur medis yang akan dijalani.

Nah, apakah Moms pernah mengalami kondisi harus menjalani operasi caesar?

(GSA)

Artikel Terkait