KESEHATAN
28 September 2020

Ketahui 7 Manfaat Salak untuk Ibu Hamil Berikut Ini

Salak juga termasuk jenis buah yang bernutrisi dan dapat dikonsumsi oleh ibu hamil
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Amelia Puteri
Disunting oleh Dina Vionetta

Kehamilan adalah hal yang dianggap sakral karena anak akan menjadi anugerah dalam sebuah keluarga. Tidak mengherankan, selama hamil Moms perlu menjaga kesehatan dan berhati-hati dalam memilih makanan.

Hal ini membuat banyak ibu hamil tidak jarang menolak beberapa jenis makanan karena takut bisa memengaruhi janin.

Salak, buah satu ini sering disebut-sebut bikin sembelit sehingga tidak baik untuk dikonsumsi terlalu banyak. Bahkan, salak disebut bisa mengakibatkan keguguran di usia muda.

Benarkah demikian? Lalu, adakah manfaat salak untuk ibu hamil? Sebaiknya Moms simak fakta berikut ini, ya!

Baca Juga: 11 Buah yang Tidak Boleh Dimakan Ibu Hamil, Catat!

Nutrisi Salak untuk Ibu Hamil

nutrisi salak untuk ibu hamil.jpg

Foto: pinterest.com

Salak adalah nama sejenis pohon palem yang berasal dari daerah Indonesia dan sebagian Pasifik Selatan.

Pohon-pohon ini dibudidayakan untuk buahnya, yang ditemukan bergerombol di dekat pangkal pohon, dan memiliki bagian luar yang unik dan bersisik, yang membuatnya mendapat julukan buah ular (snake fruit).

Dalam jurnal Food and Chemical Toxicology, buah-buahan ini hanya seukuran buah ara dan mungkin menyerupai siung bawang putih besar saat dikupas.

Tekstur luarnya yang kasar bisa dikupas dengan mencubit salah satu ujungnya dan di dalamnya ada tiga lobus, dua atau tiga di antaranya berisi biji besar. Rasanya agak asam dan teksturnya mirip apel.

Ada tiga jenis salak utama di pasaran, salak gula pasir adalah yang termahal dan paling dicari. Salak juga dapat dibuat menjadi minuman beralkohol dengan kualitas yang sama dengan anggur berbahan dasar anggur.

Salak tidak hanya buah yang bagus untuk dimasukkan ke dalam menu makanan karena rasanya, tetapi juga karena kandungan nutrisinya, yang meliputi serat makanan, protein, gula, kalium, besi, kalsium, fosfor, vitamin C, dan vitamin A tingkat tinggi, serta berbagai antioksidan dan bahan aktif.

Hanya ada 82 kalori dalam 100 gram porsi salak yang terutama terdiri dari karbohidrat, 4% lemak, dan 1% protein. Ini juga berarti bahwa hal itu berdampak rendah pada asupan kalori secara keseluruhan.

Baca Juga: Resep Kolak Biji Salak Ubi Ungu yang Kenyal Empuk

Konsumsi Salak untuk Ibu Hamil

Amankah Ibu Hamil Makan Salak-1.jpg

Foto: shutterstock.com

Salak sebenarnya aman untuk dikonsumsi oleh ibu hamil. Anggapan bahwa salak dapat mengakibatkan keguguran di usia kehamilan muda itu hanyalah mitos belaka.

Menurut studi dalam Institute for Tropical Biology and Conservation dari Universitas Malaysia Sabah bahkan mengungkapkan, salak mengandung antioksidan yang tinggi, bahkan lebih tinggi dari buah tropis lainnya seperti alpukat, semangka, jeruk, pepaya, mangga, lemon, pisang, dan kiwi.

Anggapan lain yang mengungkapkan salak menyebabkan sembelit juga mitos belaka.

Hal yang harus dipahami adalah hindari mengonsumsi salak ketika memang sudah terjadi sembelit.

Salak mengandung serat yang tinggi, sehingga sebaiknya tidak dikonsumsi saat alami sembelit. Konsumsi salak terlalu banyak juga tidak disarankan apabila Moms mengalami sakit maag.

Pada dasarnya, buah salak aman untuk dikonsumsi selama kehamilan. Layaknya seperti buah lain yang bernutrisi, ada beberapa manfaat makan salak saat hamil yang bisa Moms dapatkan.

Baca Juga: 3 Makanan untuk Ibu Hamil dengan Diabetes Gestasional

Manfaat Salak untuk Ibu Hamil

Amankah Ibu Hamil Makan Salak-2.jpg

Foto: psychcentral.com

Seperti yang diungkapkan sebelumnya, salak adalah buah dengan antioksidan yang tinggi.

Tentunya selama masa kehamilan, Moms membutuhkan makanan yang kaya antioksidan. Hal ini bermanfaat untuk perkembangan dan pertumbuhan janin.

Oxidative Medicine and Cellular Longevity menyebutkan, antioksidan penting bagi perkembangan janin, menambah daya tahan tubuh Moms selama masa kehamilan, dan mampu mencegah terjadinya infeksi saat hamil.

Nah, dengan makan buah salak saat hamil, Moms bisa mendapatkan asupan makanan yang kaya antioksidan. Selain itu, salak juga mengandung protein, kalsium, zat besi, magnesium, vitamin C dan B.

Penting bagi ibu hamil untuk mencukupi kebutuhan kalsium dan zat besi, sebagai nutrisi bagi perkembangan janin.

Salak juga disebut mampu menurunkan risiko terjadinya anemia defisiensi besi selama masa kehamilan.

“Kebutuhan ibu hamil akan kalsium meningkat pada trimester ketiga, ketika kerangka bayi berkembang pesat. Hal ini memungkinkan ibu hamil dan menyusui untuk menyerap lebih banyak kalsium yang ada dalam makanan mereka,” ungkap Ruth Frechman, ahli diet dan juru bicara dari American Dietetic Association, Los Angeles.

Hal ini membuktikan, ada beberapa manfaat salak yang bisa menunjang kesehatan Moms dan perkembangan janin di dalam kandungan. Lalu, ada juga manfaat lain dari salak berikut ini.

1. Meningkatkan Memori

Berkat mineral dan bahan aktif dalam buah ini, seperti kalium, beta-karoten, dan pektin, buah ini mampu meningkatkan aliran darah ke otak, yang dapat meningkatkan kognisi dan meningkatkan daya ingat.

Salah satu julukan salak adalah “buah kenangan”. Dalam jurnal Nutrition & Food Science, ini juga membantu menghilangkan stres oksidatif dan menurunkan risiko penyakit neurodegeneratif.

2. Meningkatkan Energi Saat Hamil

Penelitian telah menemukan bahwa salak mampu meningkatkan stamina dan merangsang metabolisme, yang dapat memberikan dorongan kuat pada tingkat energi.

Karbohidrat yang terdapat pada buah salak juga baik untuk menjaga tingkat energi sepanjang hari. Ini menjadi manfaat salak untuk ibu hamil yang lainnya.

3. Penurunan Berat Badan

Kandungan serat makanan yang tinggi dalam salak sangat ideal untuk meningkatkan perasaan kenyang dan mencegah ngemil dan makan berlebihan yang tidak perlu.

Apalagi, di masa kehamilan Moms perlu menjaga asupan makanan yang dikonsumsi. Dalam jurnal Nutrition, ini juga meningkatkan efisiensi pencernaan dan menghilangkan gejala sembelit, kembung dan kram.

Baca Juga5 Risiko Berat Badan Berlebih Saat Hamil, Berbahaya!

4. Meningkatkan Kesehatan Jantung

Kalium yang ditemukan dalam salak membantu menurunkan tekanan darah, karena kalium adalah vasodilator, yang berarti dapat mengurangi ketegangan pada pembuluh darah dan arteri.

Manfaat salak untuk ibu hamil ini dapat menurunkan tekanan keseluruhan pada sistem kardiovaskular.

5. Melindungi Penglihatan

Beta-karoten adalah salah satu antioksidan yang ditemukan dalam salak, yang memiliki kaitan langsung dengan kesehatan penglihatan.

Mendapatkan asupan beta-karoten yang cukup dalam makanan dapat menurunkan risiko degenerasi makula dan memperlambat perkembangan katarak seiring bertambahnya usia.

6. Mengelola Diabetes

Menurut penelitian hewan terbaru oleh Asian Pacific Journal of Tropical Medicine, cuka olahan buah salak dengan kandungan polifenol yang tinggi memiliki efek yang signifikan pada profil lipid subjek diabetes yang dirawat.

Selain itu, diamati bahwa kadar glukosa darah juga menurun. Hal ini dapat menjadi manfaat salak untuk ibu hamil yang lainnya.

7. Meredakan Mulas

Salak secara tradisional telah digunakan untuk sakit maag juga di banyak penduduk asli Asia yang menganggapnya sebagai bagian penting dari makanan mereka selama ratusan tahun.

Baca Juga: 5 Pantangan Makanan Ibu Hamil Muda, Sebaiknya Hindari ya Moms!

Efek Samping Makan Salak untuk Ibu Hamil

Amankah Ibu Hamil Makan Salak-3.jpg

Foto: 360healthyways.com

Sebaiknya, hindari makan salak ketika Moms sedang sembelit, karena bisa memperparah keadaan yang sudah ada.

Hal ini disebabkan salak memiliki kandungan serat yang tinggi. Selain itu, menurut jurnal berjudul Promising Tropical Fruits High in Folates, salak memang disebut sebagai buah tropikal dengan kandungan folat paling rendah.

Padahal, ibu hamil membutuhkan asam folat yang bertujuan untuk perkembangan dan pertumbuhan janin.

Jadi, sebaiknya imbangi nutrisi lainnya dengan makanan kaya asam folat seperti sayuran berdaun hijau, asparagus, brokoli, buah bit dan buah sitrus lainnya.

Itu dia Moms beberapa penjelasan mengenai nutrisi dan manfaat salak untuk ibu hamil yang dapat diketahui.

Yuk, jaga kesehatan kandungan dengan memerhatikan fakta yang ada. Jangan sampai termakan mitos kesehatan yang tidak jelas sumbernya, ya, Moms!

Artikel Terkait