PROGRAM HAMIL
1 November 2017

Ibu Hamil Makan Sate, Bolehkah?

Ketahuilah bahaya makan sate saat hamil!
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh (katri.dyah)
Disunting oleh (katri.dyah)

Sate adalah salah satu metode memasak tertua dan paling klasik. Namun menurut dr. Mariono Reksoprodjo, Sp.OG., dari Klinik Bersalin Seruni, Jakarta, meskipun sate mengandung protein dan vitamin yang tinggi, tetapi ibu hamil perlu berhati-hati untuk makan sate saat hamil.

Manfaat Kesehatan Makan Sate saat Hamil

Makan sate saat hamil memberikan berbagai manfaat kesehatan, yaitu:

1. Kaya akan sumber protein

Olahan daging bakar mengandung semua protein penting selama kehamilan karena merupakan nutrisi yang dibutuhkan untuk membangun sel-sel baru, menjaga jaringan tubuh dalam kondisi baik, dan menyintesis protein baru untuk kelancaran fungsi tubuh.

2. Memenuhi kebutuhan vitamin dan mineral

Sate cenderung mempertahankan semua mineral dan vitamin yang penting bagi kesehatan serta pertumbuhan dan perkembangan janin.

3. Asupan lemak terkontrol

Saat memanggang sate, kelebihan lemak akan menetes dari daging dan lemak cenderung berkurang sehingga kadar kolesterol tetap terkontrol.

Amankah Bila Ibu Hamil Makan Sate?

Ya, tentu saja! Mama bisa makan sate saat hamil, asalkan daging atau ikan tersebut dimasak sampai matang seluruhnya. Hindari makan sate setengah matang, sebab daging atau ikan yang tidak matang sempurna:

  • Mengandung bakteri berbahaya yang tumbuh dan berkembang biak sehingga dapat memengaruhi kesehatan Mama dan bayi yang belum lahir.
  • Mengakibatkan keracunan makanan akibat bakteri seperti salmonella, E. coli atau campylobacter.
  • Menyebabkan parasit dan mikroorganisme lain yang terkandung di dalamnya tidak akan mati karena melewati pemanasan yang tidak sempurna. Jadi, ingatlah agar Mama perlu memanggang daging atau ikan lebih lama dengan suhu tinggi dari biasanya.
shutterstock 729097486

Bahaya Makan Sate saat Hamil & Toksoplasma

Jika cara pengolahan daging atau ikan tidak tepat, akan menyebabkan bakteri dan mikroorganisme lainnya termasuk toksoplasma berkembang biak.

Ini sangat berbahaya bagi pertumbuhan fisik janin dan terkadang dapat menyebabkan masalah mata dan bahkan kerusakan otak. Dalam beberapa kasus, toksoplasma bisa menyebabkan keguguran atau kematian bayi saat lahir.

Parasit toksoplasma berkembang biak awalnya dari kotoran kucing yang kemudian terpapar ke tumbuh-tumbuhan dan rerumputan yang merupakan makanan hewan ternak, seperti sapi, kambing, atau ayam. Dari situlah hewan ternak tersebut dapat terinfeksi toksoplasma.

Jika ibu hamil makan sate daging yang terinfeksi virus ini, ia juga serta-merta akan terjangkit toksoplasma. Parasit tersebut lalu berkembang biak hingga kemudian mengganggu pertumbuhan janin yang dikandungnya.

Baca juga: 6 Kesalahan Ini Tak Boleh Dilakukan Ibu Hamil

Tips Makan Sate Saat Hamil

shutterstock 270543266

Meskipun tetap aman makan sate saat hamil, Mama perlu berhati-hati saat membakar dan memakannya. Berikut adalah beberapa tips aman yang berguna untuk mencegah risiko bahaya makan sate saat hamil.

  • Hindari makan daging mentah.
  • Cuci tangan dengan sabun dan air hangat setiap kali selesai menyentuh daging mentah.
  • Simpanlah daging matang maupun mentah dalam wadah terpisah dan kedap udara.
  • Gunakan alat masak yang berbeda untuk daging mentah maupun matang.
  • Cairkan daging beku dengan tepat sebelum memasaknya.
  • Masaklah daging sampai matang seluruhnya.

Apakah Mama senang makan sate saat hamil? Apakah Mama memiliki resep sate khusus untuk ibu hamil? Bagikan kepada kami, ya!

Artikel Terkait