KEHAMILAN
21 September 2020

Bolehkah Ibu Hamil Makan Kerang? Simak di Sini!

Memenuhi nutrisi ibu hamil adalah makan berbagai macam makanan bergizi, tapi bagaimana dengan kerang?
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Amelia Puteri
Disunting oleh Ikhda Rizky Nurbayu

Selama hamil, Moms diwajibkan untuk makan-makanan yang tepat.

Hal ini benar adanya karena makanan yang sehat dapat membantu menyediakan nutrisi yang Moms butuhkan termasuk untuk Si Kecil dalam kandungan.

Bahkan, makanan yang sehat bisa menghindari serta mencegah risiko terpapar racun dan bakteri yang berdampak pada perkembangan janin.

Akan tetapi, keinginan untuk makan makanan yang sehat berbanding terbalik ketika Moms merasakan ngidam. Salah satunya makan kerang. Lalu, bolehkah ibu hamil makan kerang?

Mengidam membuat sebagian ibu hamil menginginkan makanan yang harus mereka hindari selama kehamilan. Bukan rahasia lagi bahwa kerang sangat lezat. Tapi, apakah aman ibu hamil makan kerang?

Cari tahu jawabannya berikut ini, Moms.

Baca Juga:Ibu Hamil Makan Nangka, Apa Manfaat dan Efek Sampingnya?

Bolehkah Ibu Hamil Makan Kerang?

bolehkah ibu hamil makan kerang.jpg

Foto: publichealthinsider.com

Kerang dapat menjadi sumber banyak vitamin dan mineral, serta protein, tetapi mereka juga memiliki potensi bakteri berbahaya. Lalu, bolehkah ibu hamil makan kerang?

Kerang, termasuk tiram, kepiting, udang, dan lobster, aman dikonsumsi pada kehamilan tetapi hanya jika sudah matang, tidak boleh dimakan mentah karena berisiko keracunan makanan.

Menurut National Health Service (NHS), dengan memasak kerang maka bakteri atau virus apa pun biasanya mampu hilang. Namun, jika ada racun, mereka tidak akan sepenuhnya bisa terhapus dengan memasak.

Saat Moms tidak memasak makanan, semua bakteri yang semula ada pada hewan atau tumbuhan akan masuk ke sistem pencernaan utamanya berbahaya saat kehamilan.

Kerang termasuk makanan rendah lemak, sumber selenium, seng, yodium, dan tembaga. Menurut Food and Drugs Administration, menganjurkan untuk makan kerang dua hingga tiga kali seminggu.

Akan tetapi, bagi ibu hamil ada baiknya berbicara terlebih dulu kepada dokter kandungan untuk memastikan boleh atau tidaknya mengonsumsi.

Sementara itu, berdasarkan artikel dari Palo Alto Medical Foundation, porsi ibu hamil makan kerang dengan aman yaitu makan 12 ons yang dimasak per minggu, dengan ukuran porsi khas antara tiga hingga enam ons.

Namun, sebelum ibu hamil makan kerang, ada beberapa hal yang perlu diingat. Moms sebaiknya menggunakan kerang yang segar daripada yang didinginkan. Selain itu, saat memasak kerang, pastikan mereka matang secara menyeluruh.

Penting juga untuk menjauhkan ibu hamil makan kerang terutama pada trimester pertama dan terakhir, karena ini merupakan periode kehamilan yang berisiko tinggi.

Selain itu, dalam Journal of Midwifery & Women's Health, disebutkan bahwa ibu hamil makan kerang mentah atau setengah matang kemungkinan besar mengandung parasit dan bakteri berbahaya.

Memakan ikan mentah seperti yang ditemukan di sushi, dan kerang mentah seperti kerang dan tiram tidak boleh dimakan selama kehamilan karena dapat menyebabkan penyakit bawaan makanan seperti listeriosis, toksoplasmosis, dan salmonella.

Kehamilan mengubah sistem kekebalan tubuh. Hal ini membuat tubuh lebih sulit melawan mikroorganisme bawaan makanan yang menyebabkan penyakit ini.

Selain itu, sistem kekebalan bayi yang sedang berkembang tidak cukup maju untuk menjaga dirinya sendiri. Mengonsumsi makanan laut mentah atau setengah matang dapat menyebabkan cacat lahir atau keguguran.

Baca Juga:Keracunan Makanan? Redakan dengan 5 Bahan Alami Berikut Ini

Apa Efek Samping Makan Kerang Mentah?

efek samping ibu hamil makan kerang.jpg

Foto: thespruceeats.com

Apabila ibu hamil makan kerang dalam keadaan mentah ada efek samping tertentu yang tidak diinginkan, berikut ini beberapa di antaranya:

1. Risiko Mengalami Masalah Gastrointestinal

Karena kerang mungkin tidak cukup matang atau umumnya mentah, ada kemungkinan mereka mengandung bakteri yang dapat menginfeksi saluran pencernaan dan area lain di dalam tubuh.

Kadang-kadang, bakteri dan jamur yang menyebabkan infeksi mungkin berbahaya bagi janin, menyebabkan keguguran atau kerusakan parah pada otak.

2. Kekebalan yang Tidak Efektif Selama Kehamilan

Karena bayi tumbuh di dalam tubuh, sistem kekebalan mengambil langkah-turun untuk menjaga semua proses berfungsi sebagaimana mestinya.

Sayangnya, ini meningkatkan kemungkinan mengalami keracunan makanan, terutama dari makanan laut seperti kerang. Kadang-kadang, bahkan dapat memicu reaksi alergi sebagai hasil dari respon akhir sistem kekebalan tubuh.

Ketika Moms tengah hamil, perubahan hormon dalam tubuh menurunkan sistem kekebalan tubuh yang dapat membuatnya lebih sulit untuk melawan penyakit dan infeksi.

Kerang mentah mungkin mengandung bakteri yang berbahaya bagi Moms dan bayi yang belum lahir. Untuk alasan ini, penting untuk memastikan bahwa Moms hanya dapat makan kerang segar yang dimasak dengan baik.

Memaparkan bayi pada tingkat merkuri yang tidak aman adalah perhatian utama saat makan makanan laut selama kehamilan.

Tubuh dengan mudah menyerap merkuri dari makanan laut, dan paparan selama kehamilan dapat membahayakan perkembangan janin, mengganggu pertumbuhan otak dan sistem saraf janin.

Kabar baiknya, kadar merkuri dalam kerang dan tiram sangat rendah. Ini membuat ibu hamil makan kerang dengan aman sebagai bagian dari makanan sehat, dengan tetap memerhatikan porsinya agar tak berlebihan.

Baca Juga:Waspada Keracunan Makanan saat Hamil, Berbahaya!

Seperti Apa Tips Ibu Hamil Makan Kerang?

tips ibu hamil makan kerang.jpg

Foto: healthyeating.sfgate.com

Agar dapat makan kerang atau makanan laut lainnya dengan aman, Moms perlu memerhatikan beberapa tips berikut ini yang bisa membantu menghindari bakteri atau virus berbahaya pada seafood.

Mengutip Mayo Clinic, berikut ini tips jika ibu hamil makan kerang.

1. Hindari Konsumsi Makanan Laut Mentah

Tidak hanya mengetahui bolehkah ibu hamil makan kerang, penting dicatat bahwa Moms perlu menghindari makanan laut mentah. Contohnya termasuk sushi, sashimi, ceviche, dan tiram mentah, atau kerang.

Mengutip Healthy Eating SF Gate, kerang dikatakan segar bila cangkangnya tertutup, yang berarti masih hidup. Cangkang kerang akan terbuka saat dimasak.

Hindari makan kerang mati dengan cangkang yang tampak terbuka sebelum dimasak.

Saat mengukus kerang, pastikan Moms mengukusnya dengan api sedang-besar setidaknya selama lima menit sampai kerang terbuka. Pada saat itu, ibu hamil siap untuk menikmati kerang tersebut.

2. Hindari Makanan Laut yang Tidak Dimasak dan Dibekukan

Contohnya termasuk makanan laut berlabel nova style, lox, kippered, smoked atau dendeng. Tidak apa-apa makan seafood asap jika itu adalah bahan dalam casserole atau hidangan matang lainnya.

Makan makanan laut Versi kalengan juga aman bagi ibu hamil yang ingin makan kerang.

3. Pahami Saran dari Masyarakat Setempat

Jika Moms makan makanan laut dari perairan lokal, perhatikan saran penduduk setempat, terutama jika polusi air menjadi perhatian.

Bila Moms tidak yakin tentang keamanan dari makanan laut yang hendak dimakan, jangan makan di waktu tersebut untuk menghindari risiko di masa kehamilan.

4. Masak Seafood dengan Benar

Masak ikan dengan suhu internal 63 derajat Celcius menjadi tips ibu hamil makan kerang selanjutnya.

Masak udang, lobster, dan kerang hingga berwarna putih susu. Masak kerang, remis, dan tiram sampai cangkangnya terbuka. Buang makanan laut bercangkang yang tidak terbuka.

5. Batasi Asupan Kerang Selama Kehamilan

Risiko kadar merkuri dalam kerang dan ikan bergantung pada seberapa banyak yang dimakan. Meskipun kerang mengandung merkuri yang sangat rendah, Moms tetap perlu membatasi asupannya.

Disarankan untuk mengonsumsi dua hingga tiga porsi ikan atau kerang rendah merkuri per minggu, dengan takaran satu porsi sekitar 6 ons.

Jika Moms memilih untuk mengonsumsi kerang, masukkan ke dalam total jatah ikan dan kerang selama seminggu, untuk memastikan Moms tetap berada dalam kisaran yang aman.

Ingatlah bahwa hampir semua ikan dan kerang mengandung jejak merkuri, jadi penting untuk melindungi janin yang sedang tumbuh dari paparan ke tingkat yang tidak aman.

Baca Juga: Bolehkah Makan Steak Saat Hamil? Perhatikan Hal Berikut Ini

Apa Saja Manfaat Ibu Hamil Makan Kerang?

manfaat ibu hamil makan kerang.jpg

Foto: demandstudios.com

Produk daging apa pun yang disajikan mentah atau tidak disiapkan dengan proses memasak yang matang umumnya tidak aman bagi wanita hamil.

Namun, ibu hamil yang makan kerang memang memiliki berbagai kandungan yang bisa sangat bermanfaat bagi ibu hamil. Mengutip Parenting First Cry, berikut ini manfaat dari kerang di masa kehamilan.

1. Kandungan Vitamin dan Mineral yang Bagus di Masa Kehamilan

Proporsi vitamin E, kalium, magnesium, dan berbagai asam omega 3 pada tiram cukup besar. Semua nutrisi ini sangat direkomendasikan untuk wanita hamil, yang dapat menjaga kesehatan jantungnya dan juga memeriksa peradangan apa pun.

2. Membantu Perkembangan Neurologis Anak

Di antara banyak elemen yang dibutuhkan untuk menjaga perkembangan neurologis anak yang sedang tumbuh pada jalurnya, seng adalah salah satu yang cukup penting. Ibu hamil makan kerang dapat membantu memberikan asupan seng.

Meskipun mungkin hadir dalam jumlah kecil di berbagai makanan, kerang memiliki kandungan seng yang cukup banyak, menjadikannya pilihan yang bagus selama kehamilan.

3. Tinggi Protein dan Rendah Kalori

Asupan protein merupakan faktor lain yang perlu diperhitungkan untuk wanita hamil. Tiram kaya akan protein dan sangat rendah lemak serta kalori sehingga cocok bagi ibu hamil yang makan kerang.

Kandungan ini menjadikan tambahan yang sempurna untuk wanita hamil, yang berjuang untuk menjaga berat badan mereka tetap terkendali.

Baca Juga: Amankah Ibu Hamil Mengonsumsi Minuman Ion?

Jenis Kerang yang Aman Dikonsumsi Selama Kehamilan

jenis kerang yang bisa dikonsumsi.jpg

Foto: giantmommy.com

Supaya Moms bisa yakin apa yang dimakan baik-baik saja selama kehamilan, berikut beberapa hidangan populer atau cara menyajikan kerang, dan apa yang harus diperiksa atau dicari, mengutip Pregnancy Food Checker.

1. Kerang Kalengan

Kerang kalengan ini aman untuk dimakan, panas atau dingin jika dapat disimpan di rak (bukan di lemari es).

Kerang dengan kemasan ini biasanya ada di dalam kaleng atau toples. Pilihan ibu hamil makan kerang ini aman karena kerang sudah matang dan steril, jadi tidak masalah jika sedang hamil.

2. Jus Kerang

Jus kerang aman dikonsumsi saat hamil jika berasal dari stoples yang diproduksi secara komersial, karena produknya akan disterilkan.

Jus kerang segar biasanya berasal dari proses mengukus atau menumis kerang, jadi jika disajikan panas, aman bagi ibu hamil makan kerang. Jus kerang yang digunakan sebagai bahan dasar sup, semur atau saus juga aman karena dipanaskan.

3. Kerang Goreng

Kerang goreng atau irisan kerang aman dikonsumsi selama kehamilan jika sudah matang sepenuhnya.

Jika kerang cukup besar, Moms dapat memotongnya menjadi satu menjadi dua dan periksa apakah masih mengepul panas dan matang sepenuhnya, dan semuanya akan baik-baik saja.

4. Kerang Isian

Kerang isian juga bisa menjadi opsi ibu hamil yang ingin makan kerang. Olahan kerang ini biasanya berupa kerang dengan cangkang setengah, ditutup dengan isian, diatapi remah roti atau keju dan dipanggang dalam oven.

Seperti banyak hidangan kerang lainnya yang disebutkan di sini, kerang isi aman untuk dimakan jika sudah matang sepenuhnya.

Penggunaan keju dan topping lainnya aman jika proses pemanasan yang sama dilakukan dengan memanggangnya dalam oven.

Mencegah penyakit bawaan makanan dan melindungi diri dari risiko makanan lain selama kehamilan sangat penting.

Terutama bila ibu hamil makan kerang, ada baiknya untuk berbicara terlebih dulu dengan bidan atau dokter kandungan untuk memasukkannya dalam menu harian.

Artikel Terkait